Ribuan Pegawai dan Masyarakat Gowa Lepas AdnanKio
Kamis, 20 Feb 2025 08:27
Iring-iringan ribuan warga Kabupaten Gowa melepas AdnanKio yang purna tugas sebagai Bupati-Wakil Bupati pada 19 Februari 2025. Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
GOWA - Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dan Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni dilepas ribuan pegawai dan masyarakat Kabupaten Gowa.
Hal itu terlihat saat dilaksanakannya Apel Besar Pelepasan Masa Tugas Bupati dan Wakil Bupati Gowa Periode 2016-2025 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Rabu (19/2).
“Hari ini merupakan hari terakhir kami berkantor sebelum memasuki purna tugas, karena tanggal 20 Februari, Bupati dan Wakil Bupati Gowa Terpilih hasil Pilkada 2024 akan dilantik sehingga secara otomatis kepemimpinan kami bersama pak wabup juga akan berakhir,” ungkapnya di hadapan ribuan pegawai lingkup Pemkab Gowa, organisasi dan masyarakat Kabupaten Gowa.
Dirinya mengaku, kerja sama, dukungan dan kolaborasi selalu didapatkan dari seluruh pihak yang ada, sehingga sampai saat ini Pemkab Gowa dibawah kepemimpinannya bersama Abd Rauf Malaganni telah meraih penghargaan sebanyak 243 baik internasional, nasional, maupun provinsi.
“Kami izin pamit, kami yakin dan percaya bahwa kondisi Kabupaten Gowa seperti sekarang ini karena kerja sama dan kolaborasi kita semua. Terima kasih dan mohon maaf sebesar-besarnya apabila selama 9 tahun menjabat ada kesalahan kata dan perbuatan. Tiada lain itu karena keinginan kami dalam membawa Gowa menjadi daerah yang lebih maju di Sulsel bahkan di Indonesia,” tambahnya.
Olehnya dirinya berharap seluruh capaian dan program baik yang telah diraih mampu dilanjutkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Gowa Terpilih. Sehingga dirinya meminta seluruh pegawai mampu bekerja dengan baik dalam mewujudkan seluruh program keberlanjutan yang telah dicanangkan Hati Damai.
“Mari tingkatkan kolaborasi ini bersama ibu Husniah dan Pak Dharmawansyah. Mereka telah berkomitmen melanjutkan program yang telah ada sehingga bantu beliau menepati janji-janjinya kepada masyarakat karena kami hanyalah masa lalu dan mereka adalah masa depan Kabupaten Gowa,” harapnya.
Salah satu masyarakat, Nurhidayah mengaku sedih melepas AdnanKio. Menurutnya mereka merupakan kepala daerah yang sangat dicintai oleh masyarakat.
“Pasti kami berat dan sangat sedih melepas beliau, karena kami merasa dibawah kepemimpinannya banyak kemajuan yang di Kabupaten Gowa ,” katanya usai ikut melepas AdnanKio.
Sementara salah satu ASN Gowa, Sulkifli mengaku juga merasakan hal yang sama. Dirinya sebagai tenaga pendidik merasakan kepedulian AdnanKio terhadap pendidikan di Kabupaten Gowa yang terbukti dijadikannya sebagai salah satu program prioritasnya.
“Sebagai seorang pendidik tentunya saya sangat merasakan dampak perubahan di dunia pendidikan Kabupaten Gowa, diangkatan kedua P3K kami ada 726 orang honorer yang dulunya hanya bergantung dari dana BOS atau dana yayasan yang kemudian diangkat dan diberikan kesejahteraan. Alhamdulillah berkat bapak kami sekarang sudah menjalani kehidupan yang lebih layak sekarang. Terima kasih pak, kami tidak bisa membayangkan jika bukan bapak yang menjadi bupati dan wabup mungkin semua ini belum tercapai,” katanya penuh haru.
Usai mengikuti apel besar, AdnanKio diarak dan diantar oleh ribuan pegawai dan masyarakat ke Rumah Jabatan Bupati Gowa. Bahkan sepanjang jalan Masjid Raya dipenuhi masyarakat yang ingin melepas langsung masa tugas pasangan kepala daerah yang dikenal sangat mesra ini.
Hal itu terlihat saat dilaksanakannya Apel Besar Pelepasan Masa Tugas Bupati dan Wakil Bupati Gowa Periode 2016-2025 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Rabu (19/2).
“Hari ini merupakan hari terakhir kami berkantor sebelum memasuki purna tugas, karena tanggal 20 Februari, Bupati dan Wakil Bupati Gowa Terpilih hasil Pilkada 2024 akan dilantik sehingga secara otomatis kepemimpinan kami bersama pak wabup juga akan berakhir,” ungkapnya di hadapan ribuan pegawai lingkup Pemkab Gowa, organisasi dan masyarakat Kabupaten Gowa.
Dirinya mengaku, kerja sama, dukungan dan kolaborasi selalu didapatkan dari seluruh pihak yang ada, sehingga sampai saat ini Pemkab Gowa dibawah kepemimpinannya bersama Abd Rauf Malaganni telah meraih penghargaan sebanyak 243 baik internasional, nasional, maupun provinsi.
“Kami izin pamit, kami yakin dan percaya bahwa kondisi Kabupaten Gowa seperti sekarang ini karena kerja sama dan kolaborasi kita semua. Terima kasih dan mohon maaf sebesar-besarnya apabila selama 9 tahun menjabat ada kesalahan kata dan perbuatan. Tiada lain itu karena keinginan kami dalam membawa Gowa menjadi daerah yang lebih maju di Sulsel bahkan di Indonesia,” tambahnya.
Olehnya dirinya berharap seluruh capaian dan program baik yang telah diraih mampu dilanjutkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Gowa Terpilih. Sehingga dirinya meminta seluruh pegawai mampu bekerja dengan baik dalam mewujudkan seluruh program keberlanjutan yang telah dicanangkan Hati Damai.
“Mari tingkatkan kolaborasi ini bersama ibu Husniah dan Pak Dharmawansyah. Mereka telah berkomitmen melanjutkan program yang telah ada sehingga bantu beliau menepati janji-janjinya kepada masyarakat karena kami hanyalah masa lalu dan mereka adalah masa depan Kabupaten Gowa,” harapnya.
Salah satu masyarakat, Nurhidayah mengaku sedih melepas AdnanKio. Menurutnya mereka merupakan kepala daerah yang sangat dicintai oleh masyarakat.
“Pasti kami berat dan sangat sedih melepas beliau, karena kami merasa dibawah kepemimpinannya banyak kemajuan yang di Kabupaten Gowa ,” katanya usai ikut melepas AdnanKio.
Sementara salah satu ASN Gowa, Sulkifli mengaku juga merasakan hal yang sama. Dirinya sebagai tenaga pendidik merasakan kepedulian AdnanKio terhadap pendidikan di Kabupaten Gowa yang terbukti dijadikannya sebagai salah satu program prioritasnya.
“Sebagai seorang pendidik tentunya saya sangat merasakan dampak perubahan di dunia pendidikan Kabupaten Gowa, diangkatan kedua P3K kami ada 726 orang honorer yang dulunya hanya bergantung dari dana BOS atau dana yayasan yang kemudian diangkat dan diberikan kesejahteraan. Alhamdulillah berkat bapak kami sekarang sudah menjalani kehidupan yang lebih layak sekarang. Terima kasih pak, kami tidak bisa membayangkan jika bukan bapak yang menjadi bupati dan wabup mungkin semua ini belum tercapai,” katanya penuh haru.
Usai mengikuti apel besar, AdnanKio diarak dan diantar oleh ribuan pegawai dan masyarakat ke Rumah Jabatan Bupati Gowa. Bahkan sepanjang jalan Masjid Raya dipenuhi masyarakat yang ingin melepas langsung masa tugas pasangan kepala daerah yang dikenal sangat mesra ini.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Pererat Sinergi Pemerintah dan Tokoh Adat, Bupati Gowa Lakukan Kunjungan Silaturahmi
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang bersama Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Jeneberang, Khaerul Aco melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Tokoh Adat, Andi Syamsuddin A. Idjo Patta Sassu
Rabu, 25 Mar 2026 11:05
Sulsel
Bupati Gowa Sebut Sinergi Bersama Media Dorong Pembangunan Daerah
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menerima kunjungan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gowa di Rumah Jabatan Bupati Gowa, Senin (23/3).
Selasa, 24 Mar 2026 08:06
Sulsel
Momentum Lebaran, Bupati Gowa Serap Aspirasi Tokoh Masyarakat
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang membangun kedekatan bersama tokoh-tokoh masyarakat lokal yang ada.
Senin, 23 Mar 2026 19:01
Sulsel
Idulfitri, Bupati Gowa Ajak Warga Perkuat Persatuan Untuk Pembangunan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memaknai pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Masjid Agung Syekh Yusuf, Sabtu (21/3), sebagai momentum penguatan nilai kebersamaan untuk arah pembangunan.
Sabtu, 21 Mar 2026 12:45
Sulsel
Bupati Gowa Bantah Isu Perselingkuhan, Tokoh Masyarakat Sarankan Jalur Hukum
Bupati Gowa, Hj. Husniah Talenrang, membantah keras pemberitaan salah satu portal berita yang menyinggung dugaan perselingkuhan dirinya.
Jum'at, 20 Mar 2026 10:32
Berita Terbaru