Darmawangsyah Minta Lurah Camat Aktif dalam Gowa Annangkasi
Jum'at, 28 Mar 2025 10:59
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin turun langsung memantau progres kebersihan di depan Kantor ATR/BPN Gowa, Rabu (26/3). Foto: Istimewa
GOWA - Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan pentingnya membangun kebiasaan membuang sampah pada tempatnya demi menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman. Pesan ini ia sampaikan saat turun langsung memantau progres kebersihan di depan Kantor ATR/BPN Gowa, Rabu (26/3).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam menegakkan program Gowa Annangkasi atau Gowa Bersih, yang menjadi salah satu prioritas dalam 100 hari kerja Bupati Gowa, Husniah Talenrang dan Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin.
Darmawangsyah mengungkapkan bahwa kebiasaan membuang sampah sembarangan masih banyak ditemukan di berbagai titik di Gowa. Oleh karena itu, ia merasa perlu turun langsung untuk memastikan kebersihan di wilayahnya tetap terjaga.
"Saya imbau kepada masyarakat Kabupaten Gowa untuk tidak membiasakan membuang sampah sembarangan. Bukankah kalau Gowa bersih kita semua nyaman untuk tinggal dan beraktivitas di Gowa? Lihat sampah, langsung ambil dan masukkan ke tempat sampah," tegasnya.
Program Gowa Annangkasi terus digalakkan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk pemerintah desa, kelurahan, hingga komunitas lokal.
Dalam kesempatan itu, Darmawangsyah menekankan pentingnya peran aktif dari lurah, RT, dan RW dalam menangani masalah sampah di lingkungannya masing-masing.
"Kepada para lurah dan camat, pastikan RT dan RW di wilayah Anda berperan aktif dalam program Gowa Annangkasi. Jika ada yang tidak peduli terhadap kebersihan, silakan ambil tindakan tegas, bahkan pemberhentian jika diperlukan," sambung Darmawangsyah.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa lingkungan yang bersih dapat mencegah penyebaran penyakit, meningkatkan kualitas hidup dan hanya bisa terwujud dengan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan secara disiplin dan berkelanjutan.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa, Azhari Azis, mengapresiasi langkah yang diambil Wakil Bupati dalam menjaga kebersihan daerah. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program kebersihan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada kesadaran dan partisipasi masyarakat.
"Kami dari Dinas Lingkungan Hidup mendukung penuh Program Gowa Annangkasi yang digagas oleh Ibu Bupati dan Bapak Wakil Bupati. Kami juga berharap masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama karena dengan lingkungan yang bersih, kesehatan masyarakat juga lebih terjaga," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Gowa berharap, dengan adanya program dan pengawasan ketat ini, kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya semakin meningkat, sehingga Gowa bisa menjadi daerah yang bersih, sehat, dan semakin nyaman untuk ditinggali.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir mendampingi, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, Staf Khusus Bupati, Rismawati Kadir Nyampa, dan Kepala Kantor ATR/BPN Gowa, Achmad. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam menegakkan program Gowa Annangkasi atau Gowa Bersih, yang menjadi salah satu prioritas dalam 100 hari kerja Bupati Gowa, Husniah Talenrang dan Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin.
Darmawangsyah mengungkapkan bahwa kebiasaan membuang sampah sembarangan masih banyak ditemukan di berbagai titik di Gowa. Oleh karena itu, ia merasa perlu turun langsung untuk memastikan kebersihan di wilayahnya tetap terjaga.
"Saya imbau kepada masyarakat Kabupaten Gowa untuk tidak membiasakan membuang sampah sembarangan. Bukankah kalau Gowa bersih kita semua nyaman untuk tinggal dan beraktivitas di Gowa? Lihat sampah, langsung ambil dan masukkan ke tempat sampah," tegasnya.
Program Gowa Annangkasi terus digalakkan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk pemerintah desa, kelurahan, hingga komunitas lokal.
Dalam kesempatan itu, Darmawangsyah menekankan pentingnya peran aktif dari lurah, RT, dan RW dalam menangani masalah sampah di lingkungannya masing-masing.
"Kepada para lurah dan camat, pastikan RT dan RW di wilayah Anda berperan aktif dalam program Gowa Annangkasi. Jika ada yang tidak peduli terhadap kebersihan, silakan ambil tindakan tegas, bahkan pemberhentian jika diperlukan," sambung Darmawangsyah.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa lingkungan yang bersih dapat mencegah penyebaran penyakit, meningkatkan kualitas hidup dan hanya bisa terwujud dengan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan secara disiplin dan berkelanjutan.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa, Azhari Azis, mengapresiasi langkah yang diambil Wakil Bupati dalam menjaga kebersihan daerah. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program kebersihan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada kesadaran dan partisipasi masyarakat.
"Kami dari Dinas Lingkungan Hidup mendukung penuh Program Gowa Annangkasi yang digagas oleh Ibu Bupati dan Bapak Wakil Bupati. Kami juga berharap masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama karena dengan lingkungan yang bersih, kesehatan masyarakat juga lebih terjaga," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Gowa berharap, dengan adanya program dan pengawasan ketat ini, kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya semakin meningkat, sehingga Gowa bisa menjadi daerah yang bersih, sehat, dan semakin nyaman untuk ditinggali.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir mendampingi, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, Staf Khusus Bupati, Rismawati Kadir Nyampa, dan Kepala Kantor ATR/BPN Gowa, Achmad. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Pelayanan PBG Gowa Tertinggi di Sulsel, Persentase Penerbitan Capai 95,03%
Pelayanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) Pemerintah Kabupaten Gowa mencatat capaian tertinggi di Sulawesi Selatan sepanjang 2025.
Minggu, 17 Mei 2026 11:31
Sulsel
Wabup Gowa Sebut Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat hingga tingkat desa.
Minggu, 17 Mei 2026 08:27
Sulsel
Pemkab Gowa Percepat Sertifikasi 1.224 Bidang Aset Daerah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mempercepat penyelesaian sertifikasi aset tanah milik daerah melalui kolaborasi bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Selasa, 12 Mei 2026 16:50
Sulsel
DWP Gowa Ajak Orang Tua Bangun Karakter Anak Melalui Dongeng
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Gowa bersama Pokja Bunda PAUD Gowa menggelar kegiatan mendongeng bertema “Dengan Dongeng Aku Pintar, Aku Cerdas” di TK Pertiwi Sungguminasa, Senin (11/5).
Selasa, 12 Mei 2026 10:10
Sulsel
Pemkab Gowa Siap Tindaklanjuti Catatan DPRD atas LKPJ Bupati 2025
Pemerintah Kabupaten Gowa akan menjadikan rekomendasi DPRD atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Gowa Tahun Anggaran 2025 sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja perangkat daerah.
Selasa, 12 Mei 2026 10:04
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
RS Ibnu Sina YW-UMI Tegaskan Komitmen Layanan Tanpa Libur di Usia ke-22
2
Pemkot Makassar Bantah Isu Anggaran Rp10 Miliar untuk Konsumsi Wali Kota
3
Pelayanan PBG Gowa Tertinggi di Sulsel, Persentase Penerbitan Capai 95,03%
4
Klinik Bayi Tabung dengan Teknologi AI Kini Hadir di Makassar, Pertama di KTI
5
Wabup Gowa Sebut Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
RS Ibnu Sina YW-UMI Tegaskan Komitmen Layanan Tanpa Libur di Usia ke-22
2
Pemkot Makassar Bantah Isu Anggaran Rp10 Miliar untuk Konsumsi Wali Kota
3
Pelayanan PBG Gowa Tertinggi di Sulsel, Persentase Penerbitan Capai 95,03%
4
Klinik Bayi Tabung dengan Teknologi AI Kini Hadir di Makassar, Pertama di KTI
5
Wabup Gowa Sebut Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa