Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI untuk Anak-anak Maros
Jum'at, 13 Jun 2025 13:46
Pihak Kemensos RI, Bupati Maros, dan anak-anak penerima bantuan ATENSI berfoto di sela-sela kegiatan. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) untuk anak-anak di Kabupaten Maros.
Penyerahan bantuan dilakukan di Baruga B, Kantor Bupati Maros, dan dihadiri langsung oleh Bupati Maros, AS Chaidir Syam, bersama perwakilan Kementerian Sosial.
Chaidir mengatakan, ada 22 anak dari tujuh kecamatan menerima bantuan ini. Ketujuh kecamatan tersebut adalah Turikale, Lau, Mandai, Maros Baru, Marusu, Simbang, dan Bantimurung.
Dia menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat kepada anak-anak di wilayahnya.
"Bantuan ini menunjukkan perhatian nyata pemerintah pusat. Kemarin juga mereka memberikan bantuan kepada anak-anak di sekolah," ujarnya.
Program Mensos Go to School dilaksanakan di dua sekolah, yakni SMP Negeri 23 Simbang dan SMP Negeri 5 Mandai.
"Melalui program tersebut, ada 300 siswa menerima bantuan dari Kementerian Sosial," tutupnya.
Penyuluh Sosial dari Kementerian Sosial, Leny Eko Prihati menjelaskan, bantuan ATENSI diberikan berdasarkan hasil asesmen atau penilaian yang dilakukan oleh para pendamping sosial.
"Bantuan meliputi nutrisi, permainan edukasi, perlengkapan sekolah, dan kebutuhan kesehatan. Semua disesuaikan dengan kebutuhan anak," jelasnya.
Leny menegaskan penerima bantuan berasal dari keluarga tidak mampu.
Dia juga menekankan pentingnya tanggung jawab orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak.
"Sekarang ini tidak semua kebutuhan anak bisa dipenuhi oleh pemerintah. Orang tua tetap harus memegang peran utama dalam mengasuh dan memperhatikan anak-anaknya," katanya.
Dia juga mengakui saat ini belum semua kecamatan di Kabupaten Maros tersentuh program bantuan karena keterbatasan anggaran.
"Semua tergantung pada anggaran dan prioritas dari pemerintah. Ke depan kami berharap lebih banyak wilayah bisa dijangkau," tutupnya.
Penyerahan bantuan dilakukan di Baruga B, Kantor Bupati Maros, dan dihadiri langsung oleh Bupati Maros, AS Chaidir Syam, bersama perwakilan Kementerian Sosial.
Chaidir mengatakan, ada 22 anak dari tujuh kecamatan menerima bantuan ini. Ketujuh kecamatan tersebut adalah Turikale, Lau, Mandai, Maros Baru, Marusu, Simbang, dan Bantimurung.
Dia menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat kepada anak-anak di wilayahnya.
"Bantuan ini menunjukkan perhatian nyata pemerintah pusat. Kemarin juga mereka memberikan bantuan kepada anak-anak di sekolah," ujarnya.
Program Mensos Go to School dilaksanakan di dua sekolah, yakni SMP Negeri 23 Simbang dan SMP Negeri 5 Mandai.
"Melalui program tersebut, ada 300 siswa menerima bantuan dari Kementerian Sosial," tutupnya.
Penyuluh Sosial dari Kementerian Sosial, Leny Eko Prihati menjelaskan, bantuan ATENSI diberikan berdasarkan hasil asesmen atau penilaian yang dilakukan oleh para pendamping sosial.
"Bantuan meliputi nutrisi, permainan edukasi, perlengkapan sekolah, dan kebutuhan kesehatan. Semua disesuaikan dengan kebutuhan anak," jelasnya.
Leny menegaskan penerima bantuan berasal dari keluarga tidak mampu.
Dia juga menekankan pentingnya tanggung jawab orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak.
"Sekarang ini tidak semua kebutuhan anak bisa dipenuhi oleh pemerintah. Orang tua tetap harus memegang peran utama dalam mengasuh dan memperhatikan anak-anaknya," katanya.
Dia juga mengakui saat ini belum semua kecamatan di Kabupaten Maros tersentuh program bantuan karena keterbatasan anggaran.
"Semua tergantung pada anggaran dan prioritas dari pemerintah. Ke depan kami berharap lebih banyak wilayah bisa dijangkau," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Bupati Maros Bagi-bagi Masker ke ASN
Bupati Maros, AS Chaidir Syam membagi-bagikan masker kepada seluruh ASN. Pembagian masker dilakukan saat apel rutin Pemkab Maros di Lapangan Pallantikang, Senin (12/10/2026).
Senin, 12 Okt 2026 09:58
Sulsel
Kualitas Udara Memburuk, Bupati Maros Imbau Warga Pakai Masker
Kualitas Udara di Kabupaten Maros saat ini terindikasi buruk, yang diakibatkan kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.
Minggu, 11 Okt 2026 09:47
Sulsel
300 Ribu Warga Maros Terdampak Kekeringan, 5 Juta Liter Air Bersih Disalurkan
Kemarau panjang yang melanda hampir semua wilayah Sulawesi Selatan, berdampak pada kekeringan dan minimnya air bersih.
Rabu, 07 Okt 2026 13:03
Makassar City
Capaian Perlinsos Makassar di Posisi 24 Nasional, Dinsos Dorong Keaktifan Agen
Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar terus mematangkan pendataan program Perlindungan Sosial (Perlinsos) di seluruh wilayah, Senin (5/10/2026).
Senin, 05 Okt 2026 12:56
Makassar City
Kemensos Jadikan Makassar Pilot Project Gerakan Nasional Peduli Tetangga
Kementerian Sosial (Kemensos) RI meluncurkan Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk Perlindungan Sosial (Perlinsos) di GOR Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Minggu.
Minggu, 04 Okt 2026 20:39
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Teliti Kepemimpinan Transformasional, Tenaga Ahli Kemendagri Raih Gelar Magister di STIEM Bongaya
2
Executive Director 4 Pelindo Ulas Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di Unhas
3
Jelang Penilaian Adipura 2026, Bupati dan Wabup Bone Pantau Kebersihan Lingkungan
4
Sambut HLN ke-81, PLN Perluas Pemanfaatan Listrik untuk Pertanian
5
Kalla 10K 2026 Diikuti 4.500 Pelari, Robi Syianturi Raih Podium
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Teliti Kepemimpinan Transformasional, Tenaga Ahli Kemendagri Raih Gelar Magister di STIEM Bongaya
2
Executive Director 4 Pelindo Ulas Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di Unhas
3
Jelang Penilaian Adipura 2026, Bupati dan Wabup Bone Pantau Kebersihan Lingkungan
4
Sambut HLN ke-81, PLN Perluas Pemanfaatan Listrik untuk Pertanian
5
Kalla 10K 2026 Diikuti 4.500 Pelari, Robi Syianturi Raih Podium