Bupati Andi Rosman Apresiasi Komitmen DPRD Provinsi Atas Perbaikan Infrastruktur di Wajo
Senin, 15 Sep 2025 21:43
Bupati Wajo, Andi Rosman terima kunjungan kerja Wakil Ketua DPRD Provinsi, Sufriadi Arif di Ruang Lounge Kantor Bupati Wajo, Senin (15/9/2025). Foto: Reza Pahlevi
WAJO - Bupati Wajo, Andi Rosman menerima kunjungan kerja Wakil Ketua DPRD Provinsi, Sufriadi Arif di Ruang Lounge Kantor Bupati Wajo, Senin (15/09/2025).
Kunjungan Sufriadi Arif dan sejumlah anggota Komisi D DPRD Provinsi itu dalam rangka peninjauan Jalan Poros Provinsi yang ada di Kabupaten Wajo.
Bupati Andi Rosman terlebih dahulu memberi apresiasi atas perhatian Komisi D DPRD Provinsi yang berkunjung ke Kabupaten Wajo.
"Alhamdulillah semoga pertemuan kita hari ini menjadi berkah. Kita tahu bersama Kabupaten Wajo menjadi yang terpanjang jalan Provinsi dan Nasionalnya. Ini menjadi atensi kita bersama anggota dewan guna ditindaklanjuti," tuturnya.
Selain itu, mengingat Kabupaten Wajo akan menjadi tuan rumah agenda Nasional, Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) di Ponpes As'adiyah Macanang.
Hal itulah yang menjadi target utama kita memperbaiki infrastruktur menuju ke lokasi kegiatan.
"Kami memohon perhatian khusus kepada anggota DPRD Provinsi. Bulan Oktober nanti, kita kedatangan tamu baik dari luar kota maupun luar negeri. Semog ini menjadi catatan penting bagi kita semua," ungkap Andi Rosman.
Tak sampai di situ, Kabupaten Wajo juga menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan (Porprov) XVIII Sulsel.
"Kita semua punya peranan penting di sini. Sebagai tuan rumah tentu kami ingin memberikan yang terbaik bagi tamu kita. Pemkab Wajo juga siap menjemput bola, kalau diberikan kesempatan, kami siap untuk itu," sebutnya.
Sementara, Sufriadi Arif mengaku berkomitmen bakal memprioritaskan infrastruktur Jalan yang ada di Kabupaten Wajo.
"Tahun 2025 dan 2026 kita akan selesaikan lima ruas Jalan Provinsi yang ada di Kabupaten Wajo. Selain itu soal Irigasi di Kecamatan Sabbangparu Desa Liu dan Kecamatan Pammana Desa Lagosi sudah disetujui anggarannya Rp70 miliar," paparnya.
Bahkan, Sufriadi menegaskan infrastruktur jembatan di Kabupaten Wajo juga bakal dikerjakan.
"Secara lisan Pak Gubernur juga sudah setuju perbaikan Infrastruktur Jembatan. Seperti Cenranae-Sajoanging, Maniangpajo yakni Impa-Impa Anabanua, Anabanua-Wele dan beberapa lainnya. Kami akan kawal bantuan keuangan untuk masuk ke Wajo soal perbaikan jembatan," urainya.
Dalam waktu dekat, kata Sufriadi bakal menyelesaikan persoalan infrastruktur yang ada di Kabupaten Wajo
"Teman-teman Komisi D berkomitmen menyelesaikan apa yang menjadi persoalan di Kabupaten Wajo, itu menjadi atensi kami," pungkasnya
Kunjungan Sufriadi Arif dan sejumlah anggota Komisi D DPRD Provinsi itu dalam rangka peninjauan Jalan Poros Provinsi yang ada di Kabupaten Wajo.
Bupati Andi Rosman terlebih dahulu memberi apresiasi atas perhatian Komisi D DPRD Provinsi yang berkunjung ke Kabupaten Wajo.
"Alhamdulillah semoga pertemuan kita hari ini menjadi berkah. Kita tahu bersama Kabupaten Wajo menjadi yang terpanjang jalan Provinsi dan Nasionalnya. Ini menjadi atensi kita bersama anggota dewan guna ditindaklanjuti," tuturnya.
Selain itu, mengingat Kabupaten Wajo akan menjadi tuan rumah agenda Nasional, Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) di Ponpes As'adiyah Macanang.
Hal itulah yang menjadi target utama kita memperbaiki infrastruktur menuju ke lokasi kegiatan.
"Kami memohon perhatian khusus kepada anggota DPRD Provinsi. Bulan Oktober nanti, kita kedatangan tamu baik dari luar kota maupun luar negeri. Semog ini menjadi catatan penting bagi kita semua," ungkap Andi Rosman.
Tak sampai di situ, Kabupaten Wajo juga menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan (Porprov) XVIII Sulsel.
"Kita semua punya peranan penting di sini. Sebagai tuan rumah tentu kami ingin memberikan yang terbaik bagi tamu kita. Pemkab Wajo juga siap menjemput bola, kalau diberikan kesempatan, kami siap untuk itu," sebutnya.
Sementara, Sufriadi Arif mengaku berkomitmen bakal memprioritaskan infrastruktur Jalan yang ada di Kabupaten Wajo.
"Tahun 2025 dan 2026 kita akan selesaikan lima ruas Jalan Provinsi yang ada di Kabupaten Wajo. Selain itu soal Irigasi di Kecamatan Sabbangparu Desa Liu dan Kecamatan Pammana Desa Lagosi sudah disetujui anggarannya Rp70 miliar," paparnya.
Bahkan, Sufriadi menegaskan infrastruktur jembatan di Kabupaten Wajo juga bakal dikerjakan.
"Secara lisan Pak Gubernur juga sudah setuju perbaikan Infrastruktur Jembatan. Seperti Cenranae-Sajoanging, Maniangpajo yakni Impa-Impa Anabanua, Anabanua-Wele dan beberapa lainnya. Kami akan kawal bantuan keuangan untuk masuk ke Wajo soal perbaikan jembatan," urainya.
Dalam waktu dekat, kata Sufriadi bakal menyelesaikan persoalan infrastruktur yang ada di Kabupaten Wajo
"Teman-teman Komisi D berkomitmen menyelesaikan apa yang menjadi persoalan di Kabupaten Wajo, itu menjadi atensi kami," pungkasnya
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
DPRD Sulsel Tegaskan Persoalan Syamsuriati Tak Bisa Disamakan dengan Kasus Guru Lutra
Keputusan ini Disepakati dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kantor sementara DPRD Sulsel pada Senin (02/02/2026). Syamsuriati melakukan pengaduan kepada Komisi E DPRD Sulsel agar nama baiknya bisa dipulihkan.
Senin, 02 Feb 2026 22:24
Sulsel
Mesin Sering Rusak! DPRD Sulsel Minta Segera Ganti KMP Balibo untuk Penyeberangan Bira-Pamatata
Komisi D DPRD Sulsel mengusulkan penambahan dan pergantian armada kapal untuk penyeberangan Bira-Pamatata. Kebijakan ini diperlukan untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.
Senin, 02 Feb 2026 20:34
Sulsel
DPRD Sulsel Minta Pemprov Perhatikan Pelabuhan Penyeberangan Bira
Komisi D DPRD Sulsel melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Penyeberangan Bira di Bulukumba.
Rabu, 28 Jan 2026 13:30
Sulsel
DPRD Sulsel Dalami Persoalan Dampak Penghentian Dana Sharing Bantuan PBI BPJS di Jeneponto
Kunjungan yang dipimpin oleh Ketua Komisi E, Andi Tenri Indah ini dilakukan untuk mendalami permasalahan dampak penghentian dana sharing bantuan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang diberlakukan mulai tahun 2026.
Selasa, 27 Jan 2026 15:20
News
Jalan Berstatus Provinsi, Derita Menjadi Milik Kabupaten
Maka, Jalan provinsi di Gowa dan Luwu maupun di kabupaten lainnya mampu mengajarkan satu hal penting kepada kita bahwa status boleh berada di provinsi, tetapi penderitaan selalu bermukim di kabupaten.
Minggu, 25 Jan 2026 13:31
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto Lumpuhkan Spesialis Pencuri Kuda
2
Maros Masuk Kandidat Kabupaten Antikorupsi 2026
3
Bukan Plh, Prof Faridah Patittingi Diperkenalkan sebagai Plt Rektor UNM
4
Percepat Pemulihan Distribusi BBM dan LPG di Luwu Utara dan Luwu Timur
5
PT Vale Dorong Jurnalisme Profesional Lewat Uji Kompetensi Wartawan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto Lumpuhkan Spesialis Pencuri Kuda
2
Maros Masuk Kandidat Kabupaten Antikorupsi 2026
3
Bukan Plh, Prof Faridah Patittingi Diperkenalkan sebagai Plt Rektor UNM
4
Percepat Pemulihan Distribusi BBM dan LPG di Luwu Utara dan Luwu Timur
5
PT Vale Dorong Jurnalisme Profesional Lewat Uji Kompetensi Wartawan