Kunjungi DPRD Sulsel, Kementerian PU Anggarkan Rp99 Miliar Perbaikan Gedung Tower
Selasa, 16 Sep 2025 10:40
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya meninjau kondisi Gedung DPRD Sulsel pasca-dibakar. Foto: Humas DPRD Sulsel
MAKASSAR - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya meninjau kondisi Gedung DPRD Sulsel pasca-dibakar saat aksi demonstrasi anarkis beberapa waktu lalu.
Kunjungan dilakukan oleh Dirjen Cipta Karya, Dewi Chomistriana bersama rombongan. Ia didampingi Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, wakil ketua, serta anggota dewan pada Selasa (16/09/2025).
Dalam kunjungannya, Dewi menegaskan bahwa Kementerian PU siap melakukan rehabilitasi gedung yang mengalami kerusakan ringan agar dapat difungsikan kembali pada akhir 2025. Gedung yang dimaksud ialah tower tempat komisi.
“Hitungan secara kasar bagi bangunan yang mengalami rusak ringan atau sedang sekitar Rp99 miliar. Kami harapkan pada Desember 2025 gedung yang rusak ringan sudah bisa digunakan untuk berkantor," ujarnya.
Sementara itu, dua bangunan yang mengalami rusak berat yakni gedung sekretariat dan gedung utama, baru diproyeksikan rampung Desember 2026.
“Soal anggarannya belum bisa dipastikan sebab masih dalam proses perhitungan. Kami harus menghitung dulu karena bangun ulang, apalagi ini dibangun sejak tahun 1978,” jelas Dewi.
Selain itu, Gedung Sekretariat DPRD yang berada di bagian belakang dinilai perlu dibangun baru. Menurut Dewi, kapasitas gedung sudah tidak lagi memadai untuk menampung kebutuhan ruang bagi 85 anggota dewan.
“Kami juga akan mengakomodasi penambahan ruangan sesuai kebutuhan fraksi dan sekretariat. Perbaikan nantinya juga akan memperhatikan struktur bangunan sesuai standar ketahanan gempa serta aturan bangunan gedung yang berlaku,” tambahnya.
Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi atau yang akrab disapa Cicu, menyampaikan apresiasi atas respon cepat Kementerian PU dalam menangani pemulihan gedung parlemen Sulsel.
“Ini bentuk kesyukuran bagi kami, karena kementerian langsung turun mengecek apa yang dibutuhkan. Secara kasat mata sudah terlihat gambaran kebutuhan perbaikan. Hal-hal teknis seperti asuransi nantinya bisa digunakan untuk interior, mebel, dan perlengkapan lainnya agar anggarannya lebih tepat sasaran,” kata Cicu.
Ia menambahkan, aspek keselamatan bangunan seperti jalur evakuasi dan standar ketahanan gempa juga akan menjadi bagian dari perencanaan perbaikan. Sementara urusan administratif dan klaim asuransi akan ditangani oleh Sekretariat DPRD Sulsel.
Kunjungan dilakukan oleh Dirjen Cipta Karya, Dewi Chomistriana bersama rombongan. Ia didampingi Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, wakil ketua, serta anggota dewan pada Selasa (16/09/2025).
Dalam kunjungannya, Dewi menegaskan bahwa Kementerian PU siap melakukan rehabilitasi gedung yang mengalami kerusakan ringan agar dapat difungsikan kembali pada akhir 2025. Gedung yang dimaksud ialah tower tempat komisi.
“Hitungan secara kasar bagi bangunan yang mengalami rusak ringan atau sedang sekitar Rp99 miliar. Kami harapkan pada Desember 2025 gedung yang rusak ringan sudah bisa digunakan untuk berkantor," ujarnya.
Sementara itu, dua bangunan yang mengalami rusak berat yakni gedung sekretariat dan gedung utama, baru diproyeksikan rampung Desember 2026.
“Soal anggarannya belum bisa dipastikan sebab masih dalam proses perhitungan. Kami harus menghitung dulu karena bangun ulang, apalagi ini dibangun sejak tahun 1978,” jelas Dewi.
Selain itu, Gedung Sekretariat DPRD yang berada di bagian belakang dinilai perlu dibangun baru. Menurut Dewi, kapasitas gedung sudah tidak lagi memadai untuk menampung kebutuhan ruang bagi 85 anggota dewan.
“Kami juga akan mengakomodasi penambahan ruangan sesuai kebutuhan fraksi dan sekretariat. Perbaikan nantinya juga akan memperhatikan struktur bangunan sesuai standar ketahanan gempa serta aturan bangunan gedung yang berlaku,” tambahnya.
Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi atau yang akrab disapa Cicu, menyampaikan apresiasi atas respon cepat Kementerian PU dalam menangani pemulihan gedung parlemen Sulsel.
“Ini bentuk kesyukuran bagi kami, karena kementerian langsung turun mengecek apa yang dibutuhkan. Secara kasat mata sudah terlihat gambaran kebutuhan perbaikan. Hal-hal teknis seperti asuransi nantinya bisa digunakan untuk interior, mebel, dan perlengkapan lainnya agar anggarannya lebih tepat sasaran,” kata Cicu.
Ia menambahkan, aspek keselamatan bangunan seperti jalur evakuasi dan standar ketahanan gempa juga akan menjadi bagian dari perencanaan perbaikan. Sementara urusan administratif dan klaim asuransi akan ditangani oleh Sekretariat DPRD Sulsel.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
4 Paket MYP Sulsel Tertinggal, Muhammad Sadar Desak Percepatan Pengerjaan
Anggota Komisi D DPRD Sulawesi Selatan, Muhammad Sadar, menyoroti progres pengerjaan proyek Multiyears Project (MYP) Pemprov Sulsel yang belum mencapai target pada sebagian besar paket pekerjaan hingga September 2026.
Kamis, 01 Okt 2026 15:38
News
Ratusan Ojol Datangi DPRD Sulsel, Tolak Perubahan Status Mitra Menjadi Pekerja
Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Aliansi Ojol Bersatu Sulawesi Selatan mendatangi Kantor DPRD Sulsel, Jumat (25/9/2026).
Jum'at, 25 Sep 2026 20:51
Sulsel
Komisi E DPRD Sulsel Soroti Minimnya Anggaran Perlindungan Perempuan dan Anak
Komisi E DPRD Sulsel mendorong DP3A-Dalduk KB Sulsel untuk membangun koordinasi dengan Kaukus Perempuan Parlemen DPRD Sulsel membahas program yang dianggap mendesak dan penting.
Rabu, 23 Sep 2026 17:47
Sulsel
Heriwawan Dorong Disbudpar Sulsel Proaktif Kejar Dana IndonesiaRaya dari Kementerian
Anggota Komisi B DPRD Sulsel, Heriwawan mendorong Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (Disbudpar) Provinsi Sulawesi Selatan untuk proaktif mengejar Program Dana IndonesiaRaya milik Kementerian Kebudayaan.
Kamis, 17 Sep 2026 14:43
Sulsel
DPRD Sulsel Terbitkan 4 Poin Rekomendasi untuk Tenaga Kerja Buruh Bagasi di Pelabuhan Makassar
Komisi E dan D DPRD Sulsel menggelar rapat dengar pendapat (RDP) membahas permasalahan yang terjadi di wilayah Pelabuhan Makassar yang tidak pro kepada buruh Tenaga Kerja (TK) bagasi Pelabuhan. Rapat berlangsung di kantor sementara dewan di Makassar pada Selasa (15/09/2026).
Selasa, 15 Sep 2026 19:12
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Sulsel Perpanjang Masa Kepengurusan Appi dan 21 Golkar Kabupaten/kota
2
Jaga Silaturahmi Senat, Prof Hasmyati: Hubungan Baik Jauh Lebih Penting
3
Dansat Brimob Temui Dirut PDAM Makassar, Bahas Sinergi Kegiatan Sosial
4
Australia Experience Day Indosat Buka Akses Pendidikan & Perjalanan bagi Warga Makassar
5
DPO Penyiraman Cabai Jeneponto Ditangkap di Rumah Kadis Pendidikan Bantaeng
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Sulsel Perpanjang Masa Kepengurusan Appi dan 21 Golkar Kabupaten/kota
2
Jaga Silaturahmi Senat, Prof Hasmyati: Hubungan Baik Jauh Lebih Penting
3
Dansat Brimob Temui Dirut PDAM Makassar, Bahas Sinergi Kegiatan Sosial
4
Australia Experience Day Indosat Buka Akses Pendidikan & Perjalanan bagi Warga Makassar
5
DPO Penyiraman Cabai Jeneponto Ditangkap di Rumah Kadis Pendidikan Bantaeng