DPRD Sulsel Tinjau Proyek Jalan Malino dan Sapaya-Malakaji di Gowa
Jum'at, 10 Okt 2025 20:22
Komisi D DPRD Sulsel melakukan kunjungan kerja ke sejumlah titik yang menjadi sasaran proyek pembangunan jalan melalui skema anggaran multiyears di Kabupaten Gowa. Foto: Istimewa
GOWA - Komisi D DPRD Sulsel melakukan kunjungan kerja ke sejumlah titik yang menjadi sasaran proyek pembangunan jalan melalui skema anggaran multiyears di Kabupaten Gowa dan Takalarpada Jumat (10/10/2025).
Salah satu ruas yang dikunjungi adalah jalan poros provinsi Malino dan Sapaya-Malakaji di Kabupaten Gowa.
Anggota Komisi D DPRD Sulsel, Lukman B Kady mengatakan pihaknya meninjau langsung kondisi jalan yang akan dikerjakan, khususnya di ruas Sapaya–Malakaji dan Malino.
“Secara keseluruhan, jalan yang masuk dalam paket satu dan dua sudah kami tinjau. Setelah dari Gowa, saya lanjutkan ke Takalar, tepatnya di wilayah Galesong yang juga masuk dalam dua paket pengerjaan tersebut. Kita harapkan semua bisa rampung dengan baik melalui anggaran multiyears ini," katanya.
Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel itu menambahkan, rampungnya pembangunan infrastruktur jalan di wilayah tersebut sangat penting untuk mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan komoditas warga.
Ia mencontohkan, selama ini warga harus memutar hingga ke Jeneponto akibat kerusakan jalan, yang berdampak pada penurunan kualitas dan nilai jual produk.
“Jika akses sudah baik, maka distribusi hasil pertanian dari wilayah atas bisa lebih cepat ke kota. Tidak lagi membusuk di perjalanan karena rute yang terlalu jauh,” ujarnya.
Memasuki usia ke-356 tahun Sulawesi Selatan, LBK berharap pembangunan infrastruktur yang telah direncanakan dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.
“Harapan kami sebagai wakil rakyat di DPRD Provinsi adalah agar pembangunan infrastruktur yang telah dicanangkan ini bisa terealisasi dengan baik dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutupnya.
Sebagai informasi, proyek pembangunan jalan multiyears 2025–2027 di Sulsel terbagi dalam lima paket pekerjaan dengan total anggaran sebesar Rp2,5 triliun yang dikucurkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Salah satu ruas yang dikunjungi adalah jalan poros provinsi Malino dan Sapaya-Malakaji di Kabupaten Gowa.
Anggota Komisi D DPRD Sulsel, Lukman B Kady mengatakan pihaknya meninjau langsung kondisi jalan yang akan dikerjakan, khususnya di ruas Sapaya–Malakaji dan Malino.
“Secara keseluruhan, jalan yang masuk dalam paket satu dan dua sudah kami tinjau. Setelah dari Gowa, saya lanjutkan ke Takalar, tepatnya di wilayah Galesong yang juga masuk dalam dua paket pengerjaan tersebut. Kita harapkan semua bisa rampung dengan baik melalui anggaran multiyears ini," katanya.
Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel itu menambahkan, rampungnya pembangunan infrastruktur jalan di wilayah tersebut sangat penting untuk mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan komoditas warga.
Ia mencontohkan, selama ini warga harus memutar hingga ke Jeneponto akibat kerusakan jalan, yang berdampak pada penurunan kualitas dan nilai jual produk.
“Jika akses sudah baik, maka distribusi hasil pertanian dari wilayah atas bisa lebih cepat ke kota. Tidak lagi membusuk di perjalanan karena rute yang terlalu jauh,” ujarnya.
Memasuki usia ke-356 tahun Sulawesi Selatan, LBK berharap pembangunan infrastruktur yang telah direncanakan dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.
“Harapan kami sebagai wakil rakyat di DPRD Provinsi adalah agar pembangunan infrastruktur yang telah dicanangkan ini bisa terealisasi dengan baik dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutupnya.
Sebagai informasi, proyek pembangunan jalan multiyears 2025–2027 di Sulsel terbagi dalam lima paket pekerjaan dengan total anggaran sebesar Rp2,5 triliun yang dikucurkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Hasil Pengawasan, DPRD Sulsel Toleransi 3,8 Cm Ketebalan Aspal Jalan Hertasning
Rombongan Komisi D DPRD Sulawesi Selatan melakukan evaluasi dan pengecekan proyek multi years di Jalan Hertasning, Makassar, Kamis (05/03/2026).
Kamis, 05 Mar 2026 17:12
Sulsel
Sultan Tajang Soroti Rehab Masjid 99 Kubah: Sudah Dianggarkan Rp4,5 Miliar, Kok Masih Bocor
Anggota Komisi D DPRD Sulsel, Sultan Tajang, menegaskan bahwa dengan anggaran Rp4,5 miliar, persoalan atap seharusnya dapat dituntaskan.
Rabu, 04 Mar 2026 22:16
Sulsel
Anggaran Perbaikan Rp4,5 Miliar Masjid 99 Kubah Disorot: Bukan Perbaiki, Malah Tambah Bocor
Komisi D DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) menyoroti penggunaan anggaran sebesar Rp4,5 miliar untuk rehabilitasi Masjid 99 Kubah Asmaul Husna yang dinilai tidak efektif.
Rabu, 04 Mar 2026 16:37
Sulsel
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Ketidakprofesionalan Pengerjaan Proyek Jalan Hertasning
DPRD Sulawesi Selatan melalui Komisi D melakukan kunjungan lapangan terhadap pengerjaan Jalan Hertasning, Kota Makassar, Selasa (03/03/2026).
Selasa, 03 Mar 2026 18:33
Sulsel
Silaturahmi FD-PNI, Cicu Gaungkan Keadilan untuk Daerah Penghasil Nikel
Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi menyuarakan pentingnya keadilan bagi daerah penghasil nikel, baik dari sisi manfaat ekonomi maupun dampak lingkungan yang ditimbulkan.
Senin, 02 Mar 2026 21:34
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Fadel Tauphan Ansar Dilantik Ketua KNPI Sulsel, Tiga Kepala Daerah dan Ketua DPRD Hadir
2
Kasus Korupsi Bibit Nanas, Kejati Sulsel Tahan Mantan Pj Gubernur Sulsel
3
Satu Islam, Banyak Ekspresi
4
Parkir Ruko Diamond Panakkukang Dikeluhkan, Mahal Tetapi Tak Berizin
5
Di Forum OECD, OJK Paparkan Penguatan Sistem Dana Pensiun Nasional
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Fadel Tauphan Ansar Dilantik Ketua KNPI Sulsel, Tiga Kepala Daerah dan Ketua DPRD Hadir
2
Kasus Korupsi Bibit Nanas, Kejati Sulsel Tahan Mantan Pj Gubernur Sulsel
3
Satu Islam, Banyak Ekspresi
4
Parkir Ruko Diamond Panakkukang Dikeluhkan, Mahal Tetapi Tak Berizin
5
Di Forum OECD, OJK Paparkan Penguatan Sistem Dana Pensiun Nasional