Fokus Layani Warga, Bupati Wajo Dorong Dinkes Maksimalkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Rabu, 19 Nov 2025 09:27
Bupati Wajo, Andi Rosman bersama wakilnya, dr Baso Rahmanuddin kembali berkomitmen mewujudkan misi Sehat Maradeka melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Foto: Istimewa
WAJO - Bupati Wajo, Andi Rosman bersama wakilnya, dr Baso Rahmanuddin kembali berkomitmen mewujudkan misi Sehat Maradeka melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Program ini merupakan atensi Presiden Prabowo melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Sehingga, kata Andi Rosman penting bagi masyarakat Wajo mengikuti CKG yang telah disediakan Dinas Kesehatan Wajo di berbagai lokasi.
“Selain atensi Bapak Presiden, ini juga sebagai salah satu wujud nyata menjalankan misi Sehat Maradeka. Kami sudah intruksikan Dinas Kesehatan agar intens melakukan program itu, kalau perlu kita harus target ribuan warga di akhir Desember 2025,” ungkapnya.
Lanjut, kata dia program cek kesehatan gratis sebagai langkah meningkatkan kesadaran masyarakat mendeteksi penyakit sedari dini.
“Kami ingin warga Wajo sadar akan pentingnya kesehatan, bagian dari upaya promotif (mendorong gaya hidup sehat) dan preventif (tindakan pencegahan),” paparnya.
Bahkan, program ini juga salah satu akses meningkatkan derajat kesehatan masyarakat agar prosuktifitas masyarakat ikut meningkat secara sosial dan ekonomi.
Di samping itu, Kepala Dinas Kesehatan Wajo, drg Armin mengaku pemeriksaan kesehatan dilaksanakan setiap hari. Terutama setelah puncak musim pancaroba akhir September hingga awal Oktober 2025.
“Jadwalnya setiap hari, seperti di Puskesmas, sekolah, pondok pesantren, posyandu se-Kabupaten Wajo, termasuk Kantor Bupati, itu kami rolling,” jelasnya.
Dinkes menargetkan warga Wajo, sekitar 410,7 ribu jiwa (sumber: BPS Wajo), mengikuti program ini.
Hingga November 2025, baru 66.712 warga yang telah ikut porgram CKG, pihaknya pun berkomitmen memassifkan hingga akhir tahun.
“Kami target hingga akhir Desember semuanya ikut,” tandasnya.
Program ini merupakan atensi Presiden Prabowo melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Sehingga, kata Andi Rosman penting bagi masyarakat Wajo mengikuti CKG yang telah disediakan Dinas Kesehatan Wajo di berbagai lokasi.
“Selain atensi Bapak Presiden, ini juga sebagai salah satu wujud nyata menjalankan misi Sehat Maradeka. Kami sudah intruksikan Dinas Kesehatan agar intens melakukan program itu, kalau perlu kita harus target ribuan warga di akhir Desember 2025,” ungkapnya.
Lanjut, kata dia program cek kesehatan gratis sebagai langkah meningkatkan kesadaran masyarakat mendeteksi penyakit sedari dini.
“Kami ingin warga Wajo sadar akan pentingnya kesehatan, bagian dari upaya promotif (mendorong gaya hidup sehat) dan preventif (tindakan pencegahan),” paparnya.
Bahkan, program ini juga salah satu akses meningkatkan derajat kesehatan masyarakat agar prosuktifitas masyarakat ikut meningkat secara sosial dan ekonomi.
Di samping itu, Kepala Dinas Kesehatan Wajo, drg Armin mengaku pemeriksaan kesehatan dilaksanakan setiap hari. Terutama setelah puncak musim pancaroba akhir September hingga awal Oktober 2025.
“Jadwalnya setiap hari, seperti di Puskesmas, sekolah, pondok pesantren, posyandu se-Kabupaten Wajo, termasuk Kantor Bupati, itu kami rolling,” jelasnya.
Dinkes menargetkan warga Wajo, sekitar 410,7 ribu jiwa (sumber: BPS Wajo), mengikuti program ini.
Hingga November 2025, baru 66.712 warga yang telah ikut porgram CKG, pihaknya pun berkomitmen memassifkan hingga akhir tahun.
“Kami target hingga akhir Desember semuanya ikut,” tandasnya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Bupati Andi Rosman Komitmen Lakukan Pencegahan Korupsi di Lingkup Pemkab Wajo
Bupati Wajo, Andi Rosman menyampaikan komitmennya untuk melakukan pencegahan korupsi di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo.
Kamis, 09 Jul 2026 18:29
Sulsel
Pemkab Wajo Serius Lindungi Kekayaan Intelektual Daerah
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Wajo resmi menandatangani nota kesepakatan di bidang Kekayaan Intelektual, komitmen bersama untuk memastikan kekayaan budaya dan inovasi Wajo
Rabu, 03 Jun 2026 17:00
News
Kisah Popo, Nenek 102 Tahun Kembali Berjalan Dua Hari Usai Operasi Pinggul
Kasus Popo kemudian ditangani melalui layanan Fracture Liaison Service (FLS), yakni sistem perawatan multidisiplin khusus pasien lansia dengan patah tulang yang dimiliki Sunway Medical Centre.
Minggu, 24 Mei 2026 17:33
Sulsel
Polisi Segera Periksa Eks Sekwan Wajo soal Dugaan Korupsi Anggaran Reses DPRD
Kepolisian Resor (Polres) Wajo akan segera memeriksa mantan Sekretaris Dewan (Sekwan), Sainal Hayat soal kasus dugaan korupsi anggaran makan minum reses Anggota DPRD Wajo tahun 2023
Rabu, 20 Mei 2026 13:44
Sulsel
Eks Sekwan DPRD Wajo Siap Bantu Penyelidikan Polisi soal Kasus Anggaran Makan Minum Dewan
Mantan Sekretariat Dewan (Sekwan) DPRD Wajo , Sainal Hayat mempersilahkan aparat kepolisian untuk masuk mengusut kasus dugaan korupsi anggaran makan minum reses anggota DPRD Wajo tahun 2023, Senin (18/5/2026).
Senin, 18 Mei 2026 16:20
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Warga Binaan Rutan Kelas IIB Sengkang Bakal Ikut Program Hapus Tato
2
Polisi Armenia Selidiki Kematian TKI Asal Maros, Pemulangan Jenazah Tertunda
3
Hadapi Krisis Air, PDAM Makassar Siapkan 3 Langkah Pulihkan Distribusi
4
Satlantas Lutim Ingatkan Warga Bayar Pajak Tepat Waktu, Samsat Keliling Siap Melayani
5
Pemkab Maros Koordinasi DPR RI Pulangkan Jenazah WNI yang Meninggal di Armenia
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Warga Binaan Rutan Kelas IIB Sengkang Bakal Ikut Program Hapus Tato
2
Polisi Armenia Selidiki Kematian TKI Asal Maros, Pemulangan Jenazah Tertunda
3
Hadapi Krisis Air, PDAM Makassar Siapkan 3 Langkah Pulihkan Distribusi
4
Satlantas Lutim Ingatkan Warga Bayar Pajak Tepat Waktu, Samsat Keliling Siap Melayani
5
Pemkab Maros Koordinasi DPR RI Pulangkan Jenazah WNI yang Meninggal di Armenia