Gowa Target Jadi Lumbung Pangan Mandiri Sulsel
Minggu, 30 Nov 2025 16:45
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang mengemudikan mesin panen padi saat panen raya, Jumat akhir pekan lalu. Foto: Istimewa
GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa kembali menegaskan komitmennya sebagai lumbung pangan mandiri di Sulawesi Selatan melalui panen raya padi di Desa Romanglasa, Kecamatan Bontonompo, Jumat akhir pekan ini.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menampilkan keberhasilan petani serta konsistensi pemerintah dalam mendukung sektor pertanian sebagai penopang ekonomi Gowa.
Dalam sambutannya, Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menyampaikan bahwa Panen Raya adalah bagian penting dari perjalanan panjang Gowa sebagai daerah agraris.
“Pertanian adalah tulang punggung Gowa, sumber kehidupan yang sejak dulu membesarkan kita,” ujar Bupati Talenrang.
Bupati Gowa juga menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Gowa yang meningkat signifikan, dari 4,44 persen menjadi 7,68 persen pada Triwulan II 2025, tidak dapat dilepaskan dari kontribusi sektor pertanian. Peningkatan produktivitas padi yang diperkirakan mencapai 7,8 ton GKP per hektare menjadi bukti nyata efektivitas sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan para petani.
“Hari ini kita memanen padi sebagai bukti kerja keras seluruh unsur yang menjaga kekuatan sektor pertanian kita,” ucapnya.
Dalam acara tersebut, Bupati Gowa memaparkan tiga intervensi utama yang terus diperkuat pemerintah daerah, yaitu penyediaan benih unggul, penguatan pendampingan berbasis teknologi, serta peningkatan konektivitas pasar agar nilai jual komoditas petani semakin baik dan menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas utama pembangunan.
“Kemandirian petani adalah kunci untuk memastikan Gowa tetap menjadi lumbung pangan yang kuat dan berdaya saing tinggi,” pungkasnya.
Bupati Talenrang juga menegaskan pentingnya mengajak generasi muda untuk kembali menaruh minat pada sektor pertanian, terutama karena modernisasi alat dan teknologi telah membuka peluang baru yang lebih menjanjikan. Ia mengapresiasi para penyuluh, kelompok tani, serta seluruh pihak yang telah bekerja menjaga stabilitas produksi pangan daerah.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa, Fajaruddin menyampaikan bahwa potensi lahan yang besar didukung oleh support penuh pemerintah terbukti telah meningkatkan produksi padi dalam 3 tahun terakhir.
"Semoga panen raya ini menjadi motivasi untuk kita terus meningkatkan produktivitas pangan di Kabupaten Gowa sebagai lumbung pangan mandiri di Sulawesi Selatan," tegas Fajar.
Panen Raya ini juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan dan bantuan berupa motor penyuluh pertanian, benih, pupuk, traktor, power thresher, dan pompa air kepada sejumlah kelompok tani.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menampilkan keberhasilan petani serta konsistensi pemerintah dalam mendukung sektor pertanian sebagai penopang ekonomi Gowa.
Dalam sambutannya, Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menyampaikan bahwa Panen Raya adalah bagian penting dari perjalanan panjang Gowa sebagai daerah agraris.
“Pertanian adalah tulang punggung Gowa, sumber kehidupan yang sejak dulu membesarkan kita,” ujar Bupati Talenrang.
Bupati Gowa juga menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Gowa yang meningkat signifikan, dari 4,44 persen menjadi 7,68 persen pada Triwulan II 2025, tidak dapat dilepaskan dari kontribusi sektor pertanian. Peningkatan produktivitas padi yang diperkirakan mencapai 7,8 ton GKP per hektare menjadi bukti nyata efektivitas sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan para petani.
“Hari ini kita memanen padi sebagai bukti kerja keras seluruh unsur yang menjaga kekuatan sektor pertanian kita,” ucapnya.
Dalam acara tersebut, Bupati Gowa memaparkan tiga intervensi utama yang terus diperkuat pemerintah daerah, yaitu penyediaan benih unggul, penguatan pendampingan berbasis teknologi, serta peningkatan konektivitas pasar agar nilai jual komoditas petani semakin baik dan menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas utama pembangunan.
“Kemandirian petani adalah kunci untuk memastikan Gowa tetap menjadi lumbung pangan yang kuat dan berdaya saing tinggi,” pungkasnya.
Bupati Talenrang juga menegaskan pentingnya mengajak generasi muda untuk kembali menaruh minat pada sektor pertanian, terutama karena modernisasi alat dan teknologi telah membuka peluang baru yang lebih menjanjikan. Ia mengapresiasi para penyuluh, kelompok tani, serta seluruh pihak yang telah bekerja menjaga stabilitas produksi pangan daerah.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa, Fajaruddin menyampaikan bahwa potensi lahan yang besar didukung oleh support penuh pemerintah terbukti telah meningkatkan produksi padi dalam 3 tahun terakhir.
"Semoga panen raya ini menjadi motivasi untuk kita terus meningkatkan produktivitas pangan di Kabupaten Gowa sebagai lumbung pangan mandiri di Sulawesi Selatan," tegas Fajar.
Panen Raya ini juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan dan bantuan berupa motor penyuluh pertanian, benih, pupuk, traktor, power thresher, dan pompa air kepada sejumlah kelompok tani.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Pemkab Gowa Harap IDAI Sulsel Ambil Peran Lebih Besar dalam Kesehatan Anak
Pemerintah Kabupaten Gowa berharap IDAI Sulsel terus memperkuat perannya dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak, termasuk melalui penguatan kapasitas tenaga kesehatan.
Minggu, 14 Jun 2026 16:15
Ekbis
Pemkab Gowa Dorong Retail Modern Alokasikan 30 Persen Display untuk UMKM
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan seluruh retail modern yang beroperasi di Kabupaten Gowa wajib memberikan ruang yang lebih besar bagi produk UMKM lokal.
Jum'at, 12 Jun 2026 18:55
Sulsel
Pegiat Lingkungan Asal Gowa Raih Penghargaan Kalpataru 2026 Kategori Perintis
Kabupaten Gowa kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pegiat lingkungan asal Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolopao, Jamaluddin, meraih Penghargaan Kalpataru 2026 kategori Perintis.
Jum'at, 12 Jun 2026 18:50
Sulsel
Komitmen Hadirkan Data Akurat, Pemkab Gowa Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Pemerintah Kabupaten Gowa menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang bertujuan menghadirkan data ekonomi akurat.
Jum'at, 12 Jun 2026 18:45
Sulsel
Listrik PLN Pangkas Biaya Petani Bawang Enrekang hingga 60 Persen
Komitmen tersebut diwujudkan PT PLN (Persero) melalui program Electrifying Agriculture (EA) yang mendukung transformasi sektor pertanian menuju sistem budidaya yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Kamis, 11 Jun 2026 19:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
223 Siswa SMPIT-SMAIT Ar-Rahmah Ikuti Pengukuhan Bacaan dan Hafalan Al-Qur'an
2
Menteri Haji Takziah ke Rumah Jemaah Haji Maros yang Wafat di Tanah Suci
3
Gelar Penamatan, SMP Islam Athirah Makassar Konsisten Cetak Lulusan Berkarakter
4
Penguatan Peran Masjid untuk Ciptakan Gerakan Moral dan Sosial Masyarakat
5
40 WBM Lapas Polewali Ikut Program Hapus Tato Gratis
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
223 Siswa SMPIT-SMAIT Ar-Rahmah Ikuti Pengukuhan Bacaan dan Hafalan Al-Qur'an
2
Menteri Haji Takziah ke Rumah Jemaah Haji Maros yang Wafat di Tanah Suci
3
Gelar Penamatan, SMP Islam Athirah Makassar Konsisten Cetak Lulusan Berkarakter
4
Penguatan Peran Masjid untuk Ciptakan Gerakan Moral dan Sosial Masyarakat
5
40 WBM Lapas Polewali Ikut Program Hapus Tato Gratis