Pemkab Luwu Timur Perkuat Program MBG, SPPG Puncak Indah Jadi Percontohan

Rabu, 07 Jan 2026 15:45
Pemkab Luwu Timur Perkuat Program MBG, SPPG Puncak Indah Jadi Percontohan
Grand opening Area Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Rabu (07/01/26). Foto: Humas Pemkab Lutim
Comment
Share
Makassar - Komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam mendukung Program Presiden Prabowo Subianto Makanan Bergizi Gratis (MBG) terus diperkuat.

Hal ini ditandai dengan grand opening Area Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Rabu (07/01/26).

SPPG yang dikelola Yayasan Alam Semesta Berbagi tersebut mengoperasikan dua dapur makanan bergizi yang dibangun sesuai standar nasional Badan Gizi Nasional (BGN).

Peresmian ini dihadiri Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Ani Nurbani yang memiliki tugas pengawasan terkait SPPG di wilayah Luwu Raya, unsur Forkopimda, pemerintah desa, serta seluruh camat se-Kabupaten Luwu Timur.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam mengungkapkan hingga Januari 2026, telah terdapat 9 SPPG yang beroperasi, dan Pemkab menargetkan 11 SPPG aktif dalam waktu dekat.

"Berdasarkan laporan koordinator wilayah dan ketua satgas, ada 30 SPPG di Luwu Timur yang kami upayakan seluruhnya bisa beroperasi paling lambat bulan Maret hingga April, dan pada Mei sudah berjalan optimal," ungkap Irwan.

Selain itu, program MBG juga menjangkau wilayah terpencil, terluar, dan tertinggal (3T) dengan alokasi 15 titik khusus.

Dengan demikian, total SPPG di Luwu Timur mencapai 45 titik, terdiri dari 30 mitra yayasan, 9 yang telah beroperasi, dan 15 di wilayah 3T.

Menurut Irwan, program MBG memiliki dampak strategis, mulai dari pemenuhan gizi anak, percepatan penanganan stunting, hingga penguatan ekonomi lokal.

"Program MBG ini sangat terintegrasi. Kebutuhan gizi terpenuhi, stunting bisa ditekan, dan ekonomi masyarakat ikut bergerak. Insya Allah, kalau skema ini dijalankan dengan baik, dampaknya akan terasa langsung di daerah masing-masing," jelasnya.

Ia juga menegaskan SPPG Desa Puncak Indah akan dijadikan model percontohan bagi dapur MBG lainnya, baik di Luwu Timur maupun luar daerah.

"Kalau mau melihat dapur yang benar-benar standar, ini contohnya. Dari desain, bangunan luar hingga bagian dalam, semuanya sudah sesuai standar nasional BGN," tegasnya.
(UMI)
Berita Terkait
Berita Terbaru