Mahasiswa KKN Unhas Penyuluhan Tata Kelola Sampah Prinsip 3R ke Siswa SD di Sidrap
Minggu, 18 Jan 2026 08:17
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Daerah Gelombang 115 Universitas Hasanuddin (Unhas), melakukan Penyuluhan Tata Kelola Sampah Menggunakan Prinsip 3R (Reduce, Reuse and Recycle)
MAKASSAR - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Daerah Gelombang 115 Universitas Hasanuddin (Unhas), melakukan Penyuluhan Tata Kelola Sampah Menggunakan Prinsip 3R (Reduce, Reuse and Recycle).
Kegiatan ini digelar di Kelurahan Lalebata, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang, tepatnya di dua sekolah yaitu SD Negeri 7 Rappang dan SD Negeri 8 Rappang pada tanggal 14 – 15 Januari 2026.
Jenifa Julia Linsangan Penanggung jawab dari kegiatan tersebut, dari Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis menyebutkan bahwa penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan khususnya bagi siswa sekolah dasar.
Melalui seminar program kerja yang diadakan beberapa waktu lalu, ia menyebutkan alasannya menyasar siswa sekolah dasar karena ingin menanamkan kebiasaan baik sejak kecil agar terbawa hingga dewasa nantinya.
Untuk mencapai tujuan tersebut, materi yang disampaikan dalam penyuluhan ini adalah masalah sampah, pengenalan jenis-jenis sampah, prinsip 3R, contoh penerapan di lingkungan sekolah dan manfaat prinsip tersebut.
Program ini turut mendukung program unggulan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang yaitu Sidrap Bersih yang berupaya untuk menanamkan inisiatif dalam menjaga kebersihan. Maka dari itu, penyuluhan yang berlangsung selama dua hari ini disambut baik oleh semua pihak.
”Penyuluhan ini sangat sesuai mengingat sampah adalah masalah yang menjadi fokus utama di Sidrap, terkhusus Kelurahan Lalebata” ujar Yusmiati Yusuf, Lurah Lalebata.
Penyuluhan ini mengajak siswa untuk mengenal prinsip 3R melalui pemberian materi dan kuis interaktif. Selain itu, para siswa juga diberikan contoh konkret penerapan 3R dalam aktivitas sehari-hari baik di sekolah maupun di rumah. Pihak sekolah juga sangat mendukung program edukatif seperti ini.
”Kami dari pihak sekolah sangat terbuka menerima mahasiswa yang ingin melakukan kegiatan bermanfaat seperti ini” ujar Kepala SD Negeri 7 Rappang, Amiruddin.
Harapannya, program ini dapat menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang peduli lingkungan dan bertanggung jawab terhadap pengelolaan sampah dalam kegiatan sehari-harinya sehingga tercipta Kelurahan Lalebata yang bersih dan sehat.
Kegiatan ini digelar di Kelurahan Lalebata, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang, tepatnya di dua sekolah yaitu SD Negeri 7 Rappang dan SD Negeri 8 Rappang pada tanggal 14 – 15 Januari 2026.
Jenifa Julia Linsangan Penanggung jawab dari kegiatan tersebut, dari Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis menyebutkan bahwa penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan khususnya bagi siswa sekolah dasar.
Melalui seminar program kerja yang diadakan beberapa waktu lalu, ia menyebutkan alasannya menyasar siswa sekolah dasar karena ingin menanamkan kebiasaan baik sejak kecil agar terbawa hingga dewasa nantinya.
Untuk mencapai tujuan tersebut, materi yang disampaikan dalam penyuluhan ini adalah masalah sampah, pengenalan jenis-jenis sampah, prinsip 3R, contoh penerapan di lingkungan sekolah dan manfaat prinsip tersebut.
Program ini turut mendukung program unggulan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang yaitu Sidrap Bersih yang berupaya untuk menanamkan inisiatif dalam menjaga kebersihan. Maka dari itu, penyuluhan yang berlangsung selama dua hari ini disambut baik oleh semua pihak.
”Penyuluhan ini sangat sesuai mengingat sampah adalah masalah yang menjadi fokus utama di Sidrap, terkhusus Kelurahan Lalebata” ujar Yusmiati Yusuf, Lurah Lalebata.
Penyuluhan ini mengajak siswa untuk mengenal prinsip 3R melalui pemberian materi dan kuis interaktif. Selain itu, para siswa juga diberikan contoh konkret penerapan 3R dalam aktivitas sehari-hari baik di sekolah maupun di rumah. Pihak sekolah juga sangat mendukung program edukatif seperti ini.
”Kami dari pihak sekolah sangat terbuka menerima mahasiswa yang ingin melakukan kegiatan bermanfaat seperti ini” ujar Kepala SD Negeri 7 Rappang, Amiruddin.
Harapannya, program ini dapat menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang peduli lingkungan dan bertanggung jawab terhadap pengelolaan sampah dalam kegiatan sehari-harinya sehingga tercipta Kelurahan Lalebata yang bersih dan sehat.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Bupati Bantaeng Apresiasi Inovasi Mahasiswa UGM Lewat Program KKN-PPM
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menghadiri Seminar Akhir Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Unit Letta dan Unit Lamalaka yang digelar di Kantor Kecamatan Bantaeng, Rabu, 5 Agustus 2026.
Rabu, 05 Agu 2026 17:17
News
Mahasiswa KKN-T Unhas Ajak Siswa SD Belajar Peduli Lingkungan Lewat Ecoprint
Mahasiswa KKN-T Pengelolaan Sampah Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) mengajak siswa UPTD SD Negeri 56 Parepare belajar mencintai lingkungan melalui Workshop Pelatihan dan Pembuatan Tote Bag Ecoprint.
Selasa, 04 Agu 2026 15:05
News
Mahasiswa KKN Unhas Latih Warga Desa Kalempang Olah Limbah Dapur Jadi Pupuk
Mahasiswa KKN Gelombang 116 Tematik Inovasi Desa Universitas Hasanuddin menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC) dari limbah dapur di Desa Kalempang, Senin (27/7/2026).
Rabu, 29 Jul 2026 18:13
Sulsel
Mahasiswa KKN Unhas Edukasi dan Skrining Hipertensi bagi Ibu Hamil di Sidrap
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin menggelar program BUMIL SIAGA: Edukasi dan Skrining Hipertensi untuk Ibu dan Bayi Sehat di Pustu Desa Teppo, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sabtu (25/7/2026).
Sabtu, 25 Jul 2026 22:33
Sulsel
Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Ibu Hamil Cegah Anemia Lewat Tablet Tambah Darah
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Gelombang 116 Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Desa Teppo menggelar edukasi mengenai pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sebagai upaya mencegah anemia pada ibu hamil.
Sabtu, 25 Jul 2026 16:54
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
4
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
5
Transformasi Danantara Dongkrak Laba Pupuk Indonesia, Bukukan Rp8,51 Triliun
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
4
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
5
Transformasi Danantara Dongkrak Laba Pupuk Indonesia, Bukukan Rp8,51 Triliun