Daftar Bacaleg, Kader PAN dan Ummat Bertemu di Halaman KPU Sulsel
Sabtu, 13 Mei 2023 22:55

Kader PAN dan Ummat Sulsel saat menunggu di halaman KPU Sulsel. Foto: Sindo Makassar
MAKASSAR - Pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg) DPRD Provinsi di Sulsel diwarnai momen menarik. Kader PAN dan Ummat malah bertemu di halaman KPU Sulsel.
Baik PAN dan Ummat sama-sama datang ke KPU Sulsel pada Sabtu, 13 Mei 2023 siang hari. Jadwal pengajuan Bacaleg mereka memang hampir bersamaan.
Partai Ummat dijadwalkan memasukkan berkas Bacaleg pada pukul 13.30 WITA. Sementara PAN punya jadwal pada pukul 14.00 WITA.
Makanya, kedatangan mereka juga hampir bersamaan. Kader dan Ketua Ummat yang datang langsung masuk ke halaman KPU Sulsel. Mereka menunggu antrian di sana. Karena KPU Sulsel masih melayani pengajuan Bacaleg PBB di dalam ruangan.
Tak berselang lama, rombongan PAN Sulsel datang. Kedatangan mereka jauh lebih banyak. Mereka bahkan datang sambil diiringi musik. Membuat suasana makin riuh.
“Kami juga tidak tahu jadwal kita hampir bersamaan. Karena yang atur jadwal kan LO (Liaison Officer),” kata Jubir DPW Ummat Sulsel, Syahruddin Yasen yang ditemui di lokasi.
Terlihat Ketua DPW Ummat Sulsel, Abdul Hakim memilih masuk ke kantor KPU Sulsel. Ia sendirian bergegas ke ruang tunggu.
Sementara itu, dipimpin langsung Ketua DPW PAN Sulsel, Ashabul Kahfi, mereka hendak memasuki kantor KPU Sulsel. Namun rombongan ini ditahan pihak pengamanan. Sebab masih ada PBB yang juga menunggu di dalam.
Mendengar perkataan pihak pengamanan KPU, Kahfi meminta kader PAN Sulsel untuk menahan diri. “Semuanya mundur dulu,” ucap Kahfi kepada rombongannya.
Di sini lah kader PAN dan Ummat bertemu. Mereka diminta menunggu di halaman KPU Sulsel, yang telah disediakan tempat duduk dan tenda.
Asal tahu saja, Partai Ummat ialah pecahan dari Partai PAN. Tak sedikit pengurus Ummat Sulsel, ialah kader PAN sebelumnya yang dipimpin Kahfi selama 4 periode.
Sejarahnya, Partai Ummat dibentuk oleh Amien Rais. Partai ini didirikan karena Amien mengaku dikeluarkan dari partai yang dipimpin Zulkifli Hasan itu. Sementara Amien juga ialah salah satu tokoh yang mendirikan PAN di era reformasi.
Dalam suasana menunggu itu, beberapa kader PAN dan Ummat saling ngobrol. Wajar saja, mereka memang teman seperjuangan saat sama-sama di PAN. Sebelum Partai Ummat ada.
Seperti saat kader PAN, Andi Irwandi Natsir berbincang dengan kader Ummat perempuan. “Bedami baju ta kita’,” ucap anggota DPRD Sulsel ini sambil menunjuk baju kader Ummat yang berwarna hitam.
“Tidak ji, baju memang beda. Tapi perjuang tetap sama,” jawab kader Ummat perempuan itu, menjawab candaan Irwandi.
Tak berselang lama, rombongan PKB Sulsel datang. Meski mereka datang belakangan, namun Azhar Arsyad dkk masuk ke ruang tunggu lebih dulu.
Sebab jadwal mereka lebih cepat dari PAN dan Ummat yakni pukul 13.00 WITA. Rombongan PAN dan Ummat pun harus menunggu lebih lama lagi.
Setelah PKB masuk mengajukan Bacaleg, PAN yang berada di ruang tunggu. Meski jadwal mereka belakangan dari Ummat. Sementara Ummat masih tetap berada di halaman KPU.
“Itu saudara tua kita (PAN). Kita ini kan saudara muda, karena kita (parpol) masih baru,” celetuk kader perempuan dari Ummat yang sedang ngobrol dengan temannya.
Hingga pada akhirnya, PAN masuk mengajukan Bacaleg ke KPU pada pukul 15.00 WITA. Sementara Ummat masuk ruangan pukul 15.37 WITA.
Baik PAN dan Ummat sama-sama datang ke KPU Sulsel pada Sabtu, 13 Mei 2023 siang hari. Jadwal pengajuan Bacaleg mereka memang hampir bersamaan.
Partai Ummat dijadwalkan memasukkan berkas Bacaleg pada pukul 13.30 WITA. Sementara PAN punya jadwal pada pukul 14.00 WITA.
Makanya, kedatangan mereka juga hampir bersamaan. Kader dan Ketua Ummat yang datang langsung masuk ke halaman KPU Sulsel. Mereka menunggu antrian di sana. Karena KPU Sulsel masih melayani pengajuan Bacaleg PBB di dalam ruangan.
Tak berselang lama, rombongan PAN Sulsel datang. Kedatangan mereka jauh lebih banyak. Mereka bahkan datang sambil diiringi musik. Membuat suasana makin riuh.
“Kami juga tidak tahu jadwal kita hampir bersamaan. Karena yang atur jadwal kan LO (Liaison Officer),” kata Jubir DPW Ummat Sulsel, Syahruddin Yasen yang ditemui di lokasi.
Terlihat Ketua DPW Ummat Sulsel, Abdul Hakim memilih masuk ke kantor KPU Sulsel. Ia sendirian bergegas ke ruang tunggu.
Sementara itu, dipimpin langsung Ketua DPW PAN Sulsel, Ashabul Kahfi, mereka hendak memasuki kantor KPU Sulsel. Namun rombongan ini ditahan pihak pengamanan. Sebab masih ada PBB yang juga menunggu di dalam.
Mendengar perkataan pihak pengamanan KPU, Kahfi meminta kader PAN Sulsel untuk menahan diri. “Semuanya mundur dulu,” ucap Kahfi kepada rombongannya.
Di sini lah kader PAN dan Ummat bertemu. Mereka diminta menunggu di halaman KPU Sulsel, yang telah disediakan tempat duduk dan tenda.
Asal tahu saja, Partai Ummat ialah pecahan dari Partai PAN. Tak sedikit pengurus Ummat Sulsel, ialah kader PAN sebelumnya yang dipimpin Kahfi selama 4 periode.
Sejarahnya, Partai Ummat dibentuk oleh Amien Rais. Partai ini didirikan karena Amien mengaku dikeluarkan dari partai yang dipimpin Zulkifli Hasan itu. Sementara Amien juga ialah salah satu tokoh yang mendirikan PAN di era reformasi.
Dalam suasana menunggu itu, beberapa kader PAN dan Ummat saling ngobrol. Wajar saja, mereka memang teman seperjuangan saat sama-sama di PAN. Sebelum Partai Ummat ada.
Seperti saat kader PAN, Andi Irwandi Natsir berbincang dengan kader Ummat perempuan. “Bedami baju ta kita’,” ucap anggota DPRD Sulsel ini sambil menunjuk baju kader Ummat yang berwarna hitam.
“Tidak ji, baju memang beda. Tapi perjuang tetap sama,” jawab kader Ummat perempuan itu, menjawab candaan Irwandi.
Tak berselang lama, rombongan PKB Sulsel datang. Meski mereka datang belakangan, namun Azhar Arsyad dkk masuk ke ruang tunggu lebih dulu.
Sebab jadwal mereka lebih cepat dari PAN dan Ummat yakni pukul 13.00 WITA. Rombongan PAN dan Ummat pun harus menunggu lebih lama lagi.
Setelah PKB masuk mengajukan Bacaleg, PAN yang berada di ruang tunggu. Meski jadwal mereka belakangan dari Ummat. Sementara Ummat masih tetap berada di halaman KPU.
“Itu saudara tua kita (PAN). Kita ini kan saudara muda, karena kita (parpol) masih baru,” celetuk kader perempuan dari Ummat yang sedang ngobrol dengan temannya.
Hingga pada akhirnya, PAN masuk mengajukan Bacaleg ke KPU pada pukul 15.00 WITA. Sementara Ummat masuk ruangan pukul 15.37 WITA.
(UMI)
Berita Terkait

Sulsel
KPU Aktivasi Kembali PPK dan PPS untuk PSU Pilwalkot Palopo
KPU Palopo sedang menggodok perekrutan badan Adhoc untuk pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU). Jajaran PPK dan PPS sedang diaktivasi kembali.
Senin, 24 Mar 2025 03:52

Sulsel
DKPP Periksa KPU Barru, Buntut Pemberhentian Debat Publik Pilkada 2024
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memeriksa lima komisioner Kabupaten Barru yakni Abdul Syafah B, Busman A Gani, Ilham, Abdul Mannan dan Arham dalam sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) untuk perkara Nomor 319-PKE-DKPP/XII/2024 di Kantor Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Kota Makassar pada Kamis (13/03/2025).
Kamis, 13 Mar 2025 19:16

Sulsel
Serius Pimpin DPW PAN, Chaidir Syam Kembalikan Formulir Pendaftaran
AS Chaidir Syam membuktikan keseriusannya untuk turut bertarung dalam pemilihan Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Sulsel.
Kamis, 13 Mar 2025 16:59

Sulsel
Mantap Maju Muswil, Chaidir Klaim Dukungan 20 DPD PAN
Langkah Ketua DPD PAN Maros, AS Chaidir Syam semakin mantap untuk maju dalam Musyawarah Daerah (Musda) PAN Maros.
Selasa, 11 Mar 2025 18:18

News
Taufan Pawe: 24 Daerah Alami PSU Bukti KPU Tak Profesional dalam Pilkada Serentak
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menilai dengan adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk meminta adanya Pemungutan Suara Ulang (PSU) menandakan KPU tidak professional dalam menyelenggarakan Pilkada Serentak 2024.
Senin, 10 Mar 2025 22:56
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Taklukkan Wakil Vietnam, PSM Makassar Selangkah Lagi ke Final
2

Seorang Wanita Ditemukan Meninggal Tak Wajar Dalam Kamar Kontrakan
3

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
4

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
5

Waspada! Modus Penipuan Bantuan Donasi Catut Nama Gubernur Andi Sudirman
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Taklukkan Wakil Vietnam, PSM Makassar Selangkah Lagi ke Final
2

Seorang Wanita Ditemukan Meninggal Tak Wajar Dalam Kamar Kontrakan
3

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
4

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
5

Waspada! Modus Penipuan Bantuan Donasi Catut Nama Gubernur Andi Sudirman