Kolaborasi PKK Gowa dan Bank Sulselbar Perkuat Pencegahan Stunting
Minggu, 18 Jan 2026 10:55
Penyerahan bantuan makanan kepada salah satu warga. Foto: Istimewa
GOWA - TP PKK Kabupaten Gowa bersama Bank Sulselbar mendorong penguatan pencegahan stunting di daerah.
Hal ini dilakukan melalui kerja sama antar keduanya pada program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Sulselbar melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) Tahun 2026.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi membantu Pemerintah Kabupaten Gowa dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting.
"Semoga bantuan ini dapat berguna dan bermanfaat bagi masyarakat, serta menjadi amal ibadah bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi," ujarnya, saat menghadiri penyerahan bantuan Bank Sulselbar di Aula Kantor Desa Kampili, Kecamatan Pallangga, Jumat (16/1).
Ia berharap bantuan yang disalurkan melalui Program Genting tersebut dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh anak-anak dan keluarga penerima.
"Terutama lagi dalam mendukung tumbuh kembang anak agar terhindar dari stunting," harap istri Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin.
Terpisah, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Gowa, Sofyan Daud menjelaskan, peran Dinas PPKB dalam program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) adalah dengan memberikan edukasi, advokasi, sosialisasi kepada masyarakat luas. Termasuk pihak swasta di dalamnya, salah satunya itu perbankan untuk ikut serta dalam pelaksanaan pencegahan dan penurunan stunting dengan memanfaatkan CSR-nya.
"Di mana sasaran utama dalam penerimaan bantuan CSR adalah keluarga yang berisiko stunting. Mulai dari ibu hamil dan anak usia 6 - 23 bulan (Baduta) dimana usia 1000 hari pertama kehidupan (1000 HPK) adalah sasaran yang paling rentan anaknya stunting, apalagi kalau tergolong keluarga miskin," jelasnya.
Tidak hanya itu dirinya juga menjelaskan, mekanisme penyalurannya adalah dengan menggunakan data pendataan di tingkat desa. Karena bantuannya terbatas, maka dipilihlah keluarga berisiko stunting, kemudian Tim Pendamping Keluarga (TPK) harus bertanggung jawab dalam pendataan, penyaluran dan memastikan bahwa bantuan tersebut dimakan oleh sasaran.
Dirinya berharap, Bank Sulselbar yang beroperasi di Gowa bisa menjadi orang tua asuh dengan memberikan CSR nya kepada Keluarga yang berisiko stunting.
"Penanganan stunting tidak cukup kalau pemerintah saja. Pihak swasta dan bank dihimbau untuk ikut serta berkontribusi dengan memberikan CSR. Kalau gotong royong semuanya akan mudah dalam pencegahan dan penurunan stunting di Gowa," katanya.
Hal ini dilakukan melalui kerja sama antar keduanya pada program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Sulselbar melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) Tahun 2026.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi membantu Pemerintah Kabupaten Gowa dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting.
"Semoga bantuan ini dapat berguna dan bermanfaat bagi masyarakat, serta menjadi amal ibadah bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi," ujarnya, saat menghadiri penyerahan bantuan Bank Sulselbar di Aula Kantor Desa Kampili, Kecamatan Pallangga, Jumat (16/1).
Ia berharap bantuan yang disalurkan melalui Program Genting tersebut dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh anak-anak dan keluarga penerima.
"Terutama lagi dalam mendukung tumbuh kembang anak agar terhindar dari stunting," harap istri Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin.
Terpisah, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Gowa, Sofyan Daud menjelaskan, peran Dinas PPKB dalam program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) adalah dengan memberikan edukasi, advokasi, sosialisasi kepada masyarakat luas. Termasuk pihak swasta di dalamnya, salah satunya itu perbankan untuk ikut serta dalam pelaksanaan pencegahan dan penurunan stunting dengan memanfaatkan CSR-nya.
"Di mana sasaran utama dalam penerimaan bantuan CSR adalah keluarga yang berisiko stunting. Mulai dari ibu hamil dan anak usia 6 - 23 bulan (Baduta) dimana usia 1000 hari pertama kehidupan (1000 HPK) adalah sasaran yang paling rentan anaknya stunting, apalagi kalau tergolong keluarga miskin," jelasnya.
Tidak hanya itu dirinya juga menjelaskan, mekanisme penyalurannya adalah dengan menggunakan data pendataan di tingkat desa. Karena bantuannya terbatas, maka dipilihlah keluarga berisiko stunting, kemudian Tim Pendamping Keluarga (TPK) harus bertanggung jawab dalam pendataan, penyaluran dan memastikan bahwa bantuan tersebut dimakan oleh sasaran.
Dirinya berharap, Bank Sulselbar yang beroperasi di Gowa bisa menjadi orang tua asuh dengan memberikan CSR nya kepada Keluarga yang berisiko stunting.
"Penanganan stunting tidak cukup kalau pemerintah saja. Pihak swasta dan bank dihimbau untuk ikut serta berkontribusi dengan memberikan CSR. Kalau gotong royong semuanya akan mudah dalam pencegahan dan penurunan stunting di Gowa," katanya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Bupati Gowa Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai sarana memperkuat persatuan.
Selasa, 16 Jun 2026 14:41
Sulsel
Pemkab Gowa Harap IDAI Sulsel Ambil Peran Lebih Besar dalam Kesehatan Anak
Pemerintah Kabupaten Gowa berharap IDAI Sulsel terus memperkuat perannya dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak, termasuk melalui penguatan kapasitas tenaga kesehatan.
Minggu, 14 Jun 2026 16:15
Ekbis
Pemkab Gowa Dorong Retail Modern Alokasikan 30 Persen Display untuk UMKM
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan seluruh retail modern yang beroperasi di Kabupaten Gowa wajib memberikan ruang yang lebih besar bagi produk UMKM lokal.
Jum'at, 12 Jun 2026 18:55
Sulsel
Pegiat Lingkungan Asal Gowa Raih Penghargaan Kalpataru 2026 Kategori Perintis
Kabupaten Gowa kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pegiat lingkungan asal Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolopao, Jamaluddin, meraih Penghargaan Kalpataru 2026 kategori Perintis.
Jum'at, 12 Jun 2026 18:50
Sulsel
Komitmen Hadirkan Data Akurat, Pemkab Gowa Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Pemerintah Kabupaten Gowa menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang bertujuan menghadirkan data ekonomi akurat.
Jum'at, 12 Jun 2026 18:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
1 Muharram: Jangan Ganti Kalender Kalau Mentalitas Masih Sama
2
Hanura Sulsel Kukuhkan 4 Ketua DPC Kabupaten/kota Termasuk Selayar
3
Viral Kembali Berjualan, Bangunan Pedagang di Jalan Sunu Dibongkar Lagi
4
Polisi Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Parepare
5
PLN UIP Sulawesi Amankan Lahan GITET Andowia, Perkuat Kelistrikan Sultra
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
1 Muharram: Jangan Ganti Kalender Kalau Mentalitas Masih Sama
2
Hanura Sulsel Kukuhkan 4 Ketua DPC Kabupaten/kota Termasuk Selayar
3
Viral Kembali Berjualan, Bangunan Pedagang di Jalan Sunu Dibongkar Lagi
4
Polisi Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Parepare
5
PLN UIP Sulawesi Amankan Lahan GITET Andowia, Perkuat Kelistrikan Sultra