Polda Sulsel Siagakan 5.268 Personel Gabungan untuk Operasi Ketupat 2026

Minggu, 08 Mar 2026 19:46
Polda Sulsel Siagakan 5.268 Personel Gabungan untuk Operasi Ketupat 2026
Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Tahun 2026 menjelang Idulfitri. Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan menyiagakan 5.268 personel gabungan dalam Operasi Kepolisian Terpusat bersandi “Ketupat-2026” untuk mengamankan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kesiapan operasi tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Tahun 2026 yang dipimpin langsung Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, di Hotel Harper Makassar, Minggu (8/3/2026).

Rakor ini digelar untuk mematangkan strategi pengamanan sekaligus menyinergikan langkah antara jajaran kepolisian dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Selatan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., para pejabat utama Polda Sulsel, serta para Kapolres jajaran.

Kapolda Sulsel menyampaikan bahwa Rakor Lintas Sektoral ini digelar sebagai langkah sinkronisasi instruksi pemerintah pusat dalam menghadapi arus mudik dan rangkaian kegiatan masyarakat selama Idul Fitri.

Menurutnya, Operasi Ketupat merupakan operasi pemeliharaan keamanan yang mengedepankan pendekatan kemanusiaan melalui langkah preemtif dan preventif.

“Melalui operasi ini diharapkan masyarakat dapat melaksanakan rangkaian ibadah serta merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” ujarnya dalam sambutan.

Kapolda menjelaskan, Operasi Ketupat 2026 dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

"Sebanyak 5.268 personel gabungan akan dilibatkan oleh Polda Sulsel, terdiri atas 2.583 anggota Polri, 546 prajurit TNI, dan 2.139 personel instansi terkait lainnya," sebutnya.

Untuk mendukung kelancaran operasi, Polda Sulsel menyiapkan 108 pos pengamanan yang tersebar di sejumlah titik strategis.

Pos tersebut terdiri atas 61 pos pengamanan, 22 pos pelayanan, serta 25 pos terpadu.

"Pos-pos tersebut akan beroperasi di berbagai titik strategis seperti masjid, tempat wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, serta bandara," lanjut Irjen Pol. Djuhandhani.

Melalui rapat koordinasi ini, Kapolda Sulsel menekankan pentingnya kesatuan pandangan dan penguatan kolaborasi antarinstansi guna memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 berjalan optimal.

“Saya berharap melalui rapat koordinasi ini kita dapat menyatukan persepsi serta memberikan masukan terkait langkah-langkah strategis yang akan dilaksanakan sehingga dapat mensukseskan operasi yang segera kita gelarkan,” harapnya.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru