Bupati Gowa Bantah Isu Perselingkuhan, Tokoh Masyarakat Sarankan Jalur Hukum
Jum'at, 20 Mar 2026 10:32
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang dalam sebuah kegiatan. Foto: Istimewa
GOWA - Bupati Gowa, Hj. Husniah Talenrang, membantah keras pemberitaan salah satu portal berita yang menyinggung dugaan perselingkuhan dirinya. Ia menegaskan informasi tersebut tidak benar.
"Itu berita bohong, itu tidak benar," tegasnya, Kamis (19/3).
Isu tersebut sebelumnya muncul dalam pemberitaan media daring yang menyinggung hubungan asmara antara Bupati Gowa dengan seseorang berinisial BK.
Husniah menilai narasi yang beredar tidak berdasar dan cenderung menyerang dirinya secara pribadi.
"Itu fitnah dan tidak mendasar. Ada yang mencoba membangun narasi dengan menjelek-jelekkan saya," tegasnya.
Di tengah polemik tersebut, sejumlah tokoh masyarakat, aktivis LSM, dan pemerhati media di Gowa mendesak agar persoalan ini dibawa ke jalur hukum.
Dua tokoh masyarakat Bontonompo, H. Amir Abdullah Dg Sila dan H. Agus Dg Bantang, meminta Bupati Gowa mengambil langkah tegas terhadap media yang menyebarkan isu tersebut.
"Saya meminta kepada Bupati, agar dapat menempuh jalur hukum terhadap media yang dengan sengaja membuat isu-isu 'perselingkuhan' yang belum tentu benar," ujar keduanya.
H. Amir menilai persoalan tersebut tidak lagi sekadar menyangkut jabatan, tetapi sudah menyentuh kehormatan pribadi.
"Ini sudah menyangkut harga diri, sudah tidak ada lagi urusan jabatan dan kekayaan. Ini sudah menikam hal yang paling mendasar," tegas H. Amir.
Ketua Yayasan Insan Cita, Syawaluddin Rala, juga mendorong agar perkara ini dibawa ke pengadilan untuk menguji kebenaran informasi yang beredar.
"Seret mereka kepengadilan, baik pemberi informasi maupun yang dijadikan sumber selama ini, sekaligus penyebar informasi, apakah itu cerita itu benar atau tidak," tegasnya.
Hal senada disampaikan Ketua Yayasan Makassar Mandiri, Rusli Kadir. Ia menilai selain melapor ke Dewan Pers, langkah hukum juga penting dilakukan untuk memperjelas persoalan yang sebenarnya.
"Kebusukan yang didesain sedemikian rupa, jika didiamkan akan menjadi kebenaran," ungkap Rusli Kadir.
"Itu berita bohong, itu tidak benar," tegasnya, Kamis (19/3).
Isu tersebut sebelumnya muncul dalam pemberitaan media daring yang menyinggung hubungan asmara antara Bupati Gowa dengan seseorang berinisial BK.
Husniah menilai narasi yang beredar tidak berdasar dan cenderung menyerang dirinya secara pribadi.
"Itu fitnah dan tidak mendasar. Ada yang mencoba membangun narasi dengan menjelek-jelekkan saya," tegasnya.
Di tengah polemik tersebut, sejumlah tokoh masyarakat, aktivis LSM, dan pemerhati media di Gowa mendesak agar persoalan ini dibawa ke jalur hukum.
Dua tokoh masyarakat Bontonompo, H. Amir Abdullah Dg Sila dan H. Agus Dg Bantang, meminta Bupati Gowa mengambil langkah tegas terhadap media yang menyebarkan isu tersebut.
"Saya meminta kepada Bupati, agar dapat menempuh jalur hukum terhadap media yang dengan sengaja membuat isu-isu 'perselingkuhan' yang belum tentu benar," ujar keduanya.
H. Amir menilai persoalan tersebut tidak lagi sekadar menyangkut jabatan, tetapi sudah menyentuh kehormatan pribadi.
"Ini sudah menyangkut harga diri, sudah tidak ada lagi urusan jabatan dan kekayaan. Ini sudah menikam hal yang paling mendasar," tegas H. Amir.
Ketua Yayasan Insan Cita, Syawaluddin Rala, juga mendorong agar perkara ini dibawa ke pengadilan untuk menguji kebenaran informasi yang beredar.
"Seret mereka kepengadilan, baik pemberi informasi maupun yang dijadikan sumber selama ini, sekaligus penyebar informasi, apakah itu cerita itu benar atau tidak," tegasnya.
Hal senada disampaikan Ketua Yayasan Makassar Mandiri, Rusli Kadir. Ia menilai selain melapor ke Dewan Pers, langkah hukum juga penting dilakukan untuk memperjelas persoalan yang sebenarnya.
"Kebusukan yang didesain sedemikian rupa, jika didiamkan akan menjadi kebenaran," ungkap Rusli Kadir.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Pemkab Gowa Percepat Sertifikasi 1.224 Bidang Aset Daerah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mempercepat penyelesaian sertifikasi aset tanah milik daerah melalui kolaborasi bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Selasa, 12 Mei 2026 16:50
Sulsel
DWP Gowa Ajak Orang Tua Bangun Karakter Anak Melalui Dongeng
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Gowa bersama Pokja Bunda PAUD Gowa menggelar kegiatan mendongeng bertema “Dengan Dongeng Aku Pintar, Aku Cerdas” di TK Pertiwi Sungguminasa, Senin (11/5).
Selasa, 12 Mei 2026 10:10
Sulsel
Pemkab Gowa Siap Tindaklanjuti Catatan DPRD atas LKPJ Bupati 2025
Pemerintah Kabupaten Gowa akan menjadikan rekomendasi DPRD atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Gowa Tahun Anggaran 2025 sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja perangkat daerah.
Selasa, 12 Mei 2026 10:04
Sulsel
Hari Buruh 2026, Pemkab Gowa Perkuat Perlindungan dan Peran Pekerja
Pemerintah Kabupaten Gowa menegaskan peran pekerja dan buruh sebagai salah satu penggerak utama pembangunan daerah pada peringatan Hari Buruh Internasional 2026.
Minggu, 10 Mei 2026 16:43
News
Busrah Abdullah Bakal Gugat DPP PAN ke PTUN Usai Pencopotan Husniah Talenrang
Keputusan DPP Partai Amanat Nasional (PAN) mencopot Husniah Talenrang dari jabatan Ketua DPW PAN Sulawesi Selatan dan menunjuk H. Ashabul Kahfi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) memicu polemik di internal partai.
Jum'at, 08 Mei 2026 23:01
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Siswa Berkebutuhan Khusus Athirah Bersinar di Pentas Inklusi
3
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
4
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
5
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Siswa Berkebutuhan Khusus Athirah Bersinar di Pentas Inklusi
3
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
4
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
5
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa