Syawalan Muhammadiyah Sulsel Digelar 28 Maret 2026, Hadirkan Mendikdasmen

Jum'at, 27 Mar 2026 06:11
Syawalan Muhammadiyah Sulsel Digelar 28 Maret 2026, Hadirkan Mendikdasmen
Rapat persiapan pelaksanaan Syawalan 1447 Hijriah yang digelar secara daring melalui Zoom oleh panitia, Kamis (26/3/2026). Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan (PWM Sulsel) memajukan pelaksanaan Syawalan 1447 Hijriah menjadi Sabtu, 28 Maret 2026. Jadwal tersebut lebih awal satu hari dari rencana semula.

Kegiatan akan berlangsung di Halaman Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulawesi Selatan mulai pukul 08.00 Wita. Acara ini akan menghadirkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof Abdul Mu’ti, yang juga Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, untuk menyampaikan Hikmah Syawalan.

Keputusan perubahan jadwal diambil dalam rapat panitia yang digelar secara daring melalui Zoom. Rapat dipandu Sekretaris Panitia, Prof Andi Sukri Syamsuri, serta dihadiri Bendahara Panitia Dr Ihyani Malik dan para koordinator divisi.

Dalam rapat tersebut, panitia mematangkan rangkaian kegiatan sekaligus memastikan kehadiran Abdul Mu’ti. Syawalan tahun ini diproyeksikan menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi warga Muhammadiyah di Sulawesi Selatan.

Ketua Panitia, Dr Abd Rakhim Nanda, menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh agar kegiatan berjalan tertib dan khidmat.

“Idulfitri adalah hari kemenangan setelah umat Islam berjuang melawan hawa nafsu. Ini bukan hanya tentang kembali makan, tetapi kembali pada kehidupan yang lebih baik,” ujarnya dalam pertemuan virtual, Kamis (26/3/2026).

Ia menambahkan bahwa Idulfitri merupakan momentum untuk kembali kepada fitrah, mempererat ukhuwah, dan membangun kehidupan sosial yang harmonis.

“Bagi Muhammadiyah, Syawalan merupakan ruang untuk meneguhkan persaudaraan setelah Ramadan, merekatkan hubungan sosial, dan meneguhkan semangat gerakan setelah sebulan penuh umat ditempa oleh Ramadan,” tandasnya.

Rakhim menyebutkan, ribuan peserta diperkirakan hadir dalam kegiatan tersebut. Panitia berharap cuaca mendukung pelaksanaan acara. Namun, langkah antisipasi juga telah disiapkan.

“Kalau pun hujan, Insyaallah, kita akan persiapkan Gedung Pusdam atau masjid sebagai lokasi Syawalan,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa tim protokoler Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah akan melakukan pengecekan lokasi.

“Kamis siang, tim protokoler akan mengecek kesiapan lokasi sekaligus berkoordinasi dengan panitia,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Prof Andi Sukri Syamsuri menilai kehadiran Abdul Mu’ti memberikan makna strategis bagi Muhammadiyah, khususnya dalam bidang pendidikan.

"Kehadiran Pak Menteri Dikdasmen yang juga kader Muhammadiyah menjadi peneguhan simbolik bahwa amal usaha pendidikan bukan sekadar aktivitas kelembagaan, melainkan bagian dari agenda besar membangun manusia Indonesia yang berilmu dan berkarakter, " ujarnya.

Bendahara Panitia, Dr Ihyani Malik, menekankan pentingnya kesiapan layanan bagi peserta.

“Kami ingin memastikan berapa jumlah peserta dari tiap daerah, agar persiapan pelayanan bisa lebih maksimal, mulai dari kesiapan tenda, kursi, hingga penyiapan konsumsi,” ujarnya.

Selain menjadi ajang silaturahmi, Syawalan juga dirancang sebagai momentum penguatan organisasi dan pelayanan umat. Sejumlah agenda pendukung telah disiapkan, antara lain peresmian Klinik Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulsel, pengukuhan Muallaf Learning Center Lembaga Dakwah Komunitas PWM Sulsel, serta serah terima pengelolaan tanah atau gedung wakaf kepada Muhammadiyah Sulsel.

Panitia juga akan meluncurkan buku berjudul “Tauhid sebagai Energi Spiritual dan Sosial Muhammadiyah (Bunga Rampai Pemikiran dan Aplikasinya)”. Buku tersebut merupakan kompilasi hasil Pengajian Ramadan PWM Sulsel yang digelar di Pesantren Darul Arqam Gombara pada pekan kedua Ramadan.

Berdasarkan susunan acara, Ketua Panitia akan menyampaikan laporan kegiatan, dilanjutkan sambutan Ketua PWM Sulsel Prof Dr Ambo Asse dan Gubernur Sulawesi Selatan. Acara kemudian ditutup dengan Hikmah Syawalan oleh Prof Abdul Mu’ti.

Syawalan 1447 Hijriah ini akan dihadiri ribuan peserta dari berbagai unsur persyarikatan, mulai dari pimpinan daerah Muhammadiyah se-Sulawesi Selatan, pimpinan amal usaha Muhammadiyah, organisasi otonom, hingga warga Muhammadiyah dari berbagai daerah.

Dengan komposisi tersebut, Syawalan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, tetapi juga forum konsolidasi Muhammadiyah Sulawesi Selatan pada momentum Syawal.
(MAN)
Berita Terkait
Ketegangan Jelang Lebaran Reda, Muhammadiyah Barru Luruskan Isu Daerah Intoleran
Sulsel
Ketegangan Jelang Lebaran Reda, Muhammadiyah Barru Luruskan Isu Daerah Intoleran
Pemerintah Kabupaten Barru menggelar rapat koordinasi dan mediasi terkait persoalan yang sempat mencuat menjelang Idulfitri di Masjid Nurul Tajdid, Kompleks BTN Pepabri. Rapat berlangsung di Ruang Data Kantor Bupati Barru, Rabu (25/03/2026).
Rabu, 25 Mar 2026 16:34
Muhammadiyah Barru Protes Pelarangan Salat Id di Masjid Nurul Tajdid, Soroti Peran Aparat
Sulsel
Muhammadiyah Barru Protes Pelarangan Salat Id di Masjid Nurul Tajdid, Soroti Peran Aparat
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Barru menyampaikan keprihatinan sekaligus protes keras atas insiden pelarangan pelaksanaan Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Masjid Nurul Tajdid, wilayah Pepabri, Kelurahan Coppo, Kecamatan Barru.
Jum'at, 20 Mar 2026 16:25
Bupati Jeneponto Terima Penghargaan dari Kemendikdasmen
News
Bupati Jeneponto Terima Penghargaan dari Kemendikdasmen
Pemerintah Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) menerima penghargaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Jakarta.
Jum'at, 26 Sep 2025 19:23
Pemkot Makassar Ajak Muhammadiyah Bersama Rancang Kurikulum Pendidikan
Makassar City
Pemkot Makassar Ajak Muhammadiyah Bersama Rancang Kurikulum Pendidikan
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan menyepakati penguatan kurikulum pendidikan agama sebagai fondasi karakter di tingkat Sekolah Dasar.
Selasa, 29 Jul 2025 23:36
Munas VI, Mendikdasmen Puji Kontribusi JSIT Tingkatkan Layanan Pendidikan Berkualitas di Indonesia
News
Munas VI, Mendikdasmen Puji Kontribusi JSIT Tingkatkan Layanan Pendidikan Berkualitas di Indonesia
Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-VI di Hotel Claro Makassar, Jumat (25/07/2025).
Jum'at, 25 Jul 2025 10:49
Berita Terbaru