Semarak HUT Parepare, Puskesmas Lumpue Tampil Beda dengan Pakaian Adat
Selasa, 14 Apr 2026 13:50
Puskesmas Lumpue Kota Parepare menggunakan pakaian adat khas Sulawesi Selatan dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Foto: Istimewa
PAREPARE - Berbeda dari hari biasanya, bagian pelayanan di Puskesmas Lumpue Kota Parepare menggunakan pakaian adat khas Sulawesi Selatan dalam memberikan pelayanan kepada pasien.
Penggunaan pakaian adat ini merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Parepare Ke-66 sekaligus menyambut pengatan Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April setiap tahunnya.
"Sebagai tindak lanjut dari instruksi pimpinan dalam memperingati hari ulang tahun Kota Parepare yang Ke-66 sekaligus menyambut hari kartini, kami pada hari ini menggunakan pakaian adat khas Sulawesi Selatan," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Puskesmas Lumpue Kota Parepare, Uais Alqarni pada Selasa (14/04/2026).
Uais mengatakan bahwa, pihaknya tidak hanya menggunakan pakaian adat dalam memberikan pelayanan kepada pasien, pihaknya juga membagikan bingkisan kepad pasien sebagai bentuk kepedulian Puskesmas Lumpue kepada pengguna layanan.
"Kami juga membagikan bingkisan kepada pasien-pasien yang datang berobat pada hari ini. Bingkisan itu merupakan wujud kepedulian kami kepada pengguna layanan," jelasnya.
Lebih lanjut, Uais mengatakan bahwa pakaian adat yang digunakan oleh unit layanan di Puskesmas Lumpue merupakan pakaian adat khas Sulawesi Selatan.
"Untuk pakaian adat sendiri, kami memakai pakaian adat khas Sulawesi Selatan yang mencerminkan identitas kami yang merupakan warga Sulawesi Selatan. Kami juga sengaja memilih warna yang cerah sebagai simbol suasana hati kami," tandasnya.
Penggunaan pakaian adat ini merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Parepare Ke-66 sekaligus menyambut pengatan Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April setiap tahunnya.
"Sebagai tindak lanjut dari instruksi pimpinan dalam memperingati hari ulang tahun Kota Parepare yang Ke-66 sekaligus menyambut hari kartini, kami pada hari ini menggunakan pakaian adat khas Sulawesi Selatan," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Puskesmas Lumpue Kota Parepare, Uais Alqarni pada Selasa (14/04/2026).
Uais mengatakan bahwa, pihaknya tidak hanya menggunakan pakaian adat dalam memberikan pelayanan kepada pasien, pihaknya juga membagikan bingkisan kepad pasien sebagai bentuk kepedulian Puskesmas Lumpue kepada pengguna layanan.
"Kami juga membagikan bingkisan kepada pasien-pasien yang datang berobat pada hari ini. Bingkisan itu merupakan wujud kepedulian kami kepada pengguna layanan," jelasnya.
Lebih lanjut, Uais mengatakan bahwa pakaian adat yang digunakan oleh unit layanan di Puskesmas Lumpue merupakan pakaian adat khas Sulawesi Selatan.
"Untuk pakaian adat sendiri, kami memakai pakaian adat khas Sulawesi Selatan yang mencerminkan identitas kami yang merupakan warga Sulawesi Selatan. Kami juga sengaja memilih warna yang cerah sebagai simbol suasana hati kami," tandasnya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Gempa Magnitudo 4,9 di Polewali Mandar Terasa Hingga ke Kota Parepare
Gempa yang berkekuatan magnitudo 4,9 di 50 kilometer barat daya Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat di kedalaman 10 Kilometer dirasakan hingga Kota Parepare.
Kamis, 09 Jul 2026 13:22
Sulsel
Truk Tabrak Motor di Parepare, Satu Orang Dilarikan ke RS
Kecelakaan antara truk dengan sepeda motor di depan Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Parepare, Jalan Jenderal Ahmad Yani sekitar pukul 08.05 WITA, Selasa (07/07/2026).
Selasa, 07 Jul 2026 14:57
Sulsel
Peringati 10 Muharram, Warga Parepare Borong Baskom hingga Ember
Setiap memperingati 10 muharram, masyarakat Kota Parepare berbondong-bondong untuk membeli perlengkapan yang baru sebagai simbol menampung rezeki. Hal tersebut sudah menjadi tradisi yang dilakukan sejak dulu.
Kamis, 25 Jun 2026 11:22
Sulsel
Polisi Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Parepare
Polemik tunjangan perumahan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare terus bergulir. Dari hasil audit yang dilakukan pihak kepolisian, ditemukan kerugian negara mencapai Rp4 milyar rupiah.
Senin, 15 Jun 2026 18:57
Sulsel
Ekosistem EV di Parepare Kian Matang: Charging Cepat, Menunggu Nyaman
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Parepare tidak hanya hadir sebagai tempat pengisian daya, tetapi juga berkembang menjadi ruang tunggu yang nyaman bagi pengguna.
Rabu, 10 Jun 2026 15:29
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Senyum Polisi hingga Dokter Cilik Warnai MPLS SIT Alif Cendekia Gowa
2
Kuota Haji 2027 Kabupaten Maros Capai 453 Orang, Baru 90% yang Melapor
3
HNSI Sulsel Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Turunkan Harga BBM Nelayan
4
Polisi Gagalkan Peredaran 500 Liter Ballo di Jeneponto, Dua Warga Gowa Diamankan
5
Bupati Gowa Husniah Talenrang Tinggalkan Sidang Hak Angket di DPRD
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Senyum Polisi hingga Dokter Cilik Warnai MPLS SIT Alif Cendekia Gowa
2
Kuota Haji 2027 Kabupaten Maros Capai 453 Orang, Baru 90% yang Melapor
3
HNSI Sulsel Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Turunkan Harga BBM Nelayan
4
Polisi Gagalkan Peredaran 500 Liter Ballo di Jeneponto, Dua Warga Gowa Diamankan
5
Bupati Gowa Husniah Talenrang Tinggalkan Sidang Hak Angket di DPRD