Wabup Gowa Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor Lewat Pelatihan
Rabu, 15 Apr 2026 11:59
Wabup Gowa, Darmawangsyah Muin bersama pelaku UMKM. Foto: Istimewa
GOWA - Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas pasar hingga ke tingkat internasional.
Hal tersebut disampaikan saat membuka Pelatihan Pengenalan Ekspor bagi Pelaku UMKM di Hotel Traveller, Makassar, Selasa (14/4).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku usaha terkait prosedur serta peluang ekspor produk lokal.
"Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar mampu menembus pasar internasional," ungkap Wabup Gowa ini.
Ia menyebutkan, Kabupaten Gowa memiliki berbagai potensi hasil pertanian dan perkebunan yang telah menembus pasar ekspor, salah satunya getah pinus yang telah diekspor ke India.
Menurutnya, potensi tersebut perlu terus dikembangkan agar memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Darmawangsyah juga berharap Dinas Perdagangan dan Perindustrian dapat berperan sebagai mediator strategis dalam memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya pada bidang peternakan, perikanan, dan pertanian. Upaya ini dinilai berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Melalui pelatihan ini, ia berharap pelaku UMKM dan calon eksportir memahami standar kualitas produk serta prosedur ekspor, sehingga mampu bersaing di pasar global.
Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, khususnya pada komoditas getah pinus, agar tetap memberikan manfaat ekonomi tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Gowa turut mendorong pengembangan komoditas unggulan lain seperti markisa Malino, porang, serta berbagai hasil pertanian yang memiliki potensi ekspor.
"Kami harap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dengan menghadirkan praktisi, mentor, serta pelaku usaha yang telah sukses dalam bidang ekspor. Sehingga dapat memberikan inspirasi dan pengetahuan praktis bagi pelaku usaha daerah," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Gowa, Muh Fajaruddin, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan dasar ekspor, mengidentifikasi potensi daerah, serta membuka peluang kerja sama dalam pengembangan produk unggulan.
"Kami laporkan kepada Bapak Wakil Bupati bahwa jumlah peserta pelatihan hari ini sebanyak 105 orang. Peserta terdiri dari pelaku usaha, petani, peternak, dan kelompok UMKM dari berbagai kecamatan di Kabupaten Gowa," ujar Fajaruddin.
Ia berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi pelaku usaha, sehingga peluang menembus pasar ekspor semakin besar. Adapun komoditas yang telah dan berpotensi dikembangkan untuk ekspor antara lain porang, nilam, ubi jalar, bunga krisan, getah pinus, sayur sawi, madu, serta markisa Malino.
Menurutnya, pengembangan markisa Malino juga diharapkan dapat mendukung sektor pariwisata sekaligus meningkatkan PAD Kabupaten Gowa.
Kegiatan pembukaan pelatihan ini turut dihadiri Kepala Dinas Perikanan, Sekretaris Dinas Peternakan, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura, Camat Pattallassang, serta para narasumber.
Hal tersebut disampaikan saat membuka Pelatihan Pengenalan Ekspor bagi Pelaku UMKM di Hotel Traveller, Makassar, Selasa (14/4).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku usaha terkait prosedur serta peluang ekspor produk lokal.
"Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar mampu menembus pasar internasional," ungkap Wabup Gowa ini.
Ia menyebutkan, Kabupaten Gowa memiliki berbagai potensi hasil pertanian dan perkebunan yang telah menembus pasar ekspor, salah satunya getah pinus yang telah diekspor ke India.
Menurutnya, potensi tersebut perlu terus dikembangkan agar memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Darmawangsyah juga berharap Dinas Perdagangan dan Perindustrian dapat berperan sebagai mediator strategis dalam memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya pada bidang peternakan, perikanan, dan pertanian. Upaya ini dinilai berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Melalui pelatihan ini, ia berharap pelaku UMKM dan calon eksportir memahami standar kualitas produk serta prosedur ekspor, sehingga mampu bersaing di pasar global.
Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, khususnya pada komoditas getah pinus, agar tetap memberikan manfaat ekonomi tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Gowa turut mendorong pengembangan komoditas unggulan lain seperti markisa Malino, porang, serta berbagai hasil pertanian yang memiliki potensi ekspor.
"Kami harap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dengan menghadirkan praktisi, mentor, serta pelaku usaha yang telah sukses dalam bidang ekspor. Sehingga dapat memberikan inspirasi dan pengetahuan praktis bagi pelaku usaha daerah," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Gowa, Muh Fajaruddin, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan dasar ekspor, mengidentifikasi potensi daerah, serta membuka peluang kerja sama dalam pengembangan produk unggulan.
"Kami laporkan kepada Bapak Wakil Bupati bahwa jumlah peserta pelatihan hari ini sebanyak 105 orang. Peserta terdiri dari pelaku usaha, petani, peternak, dan kelompok UMKM dari berbagai kecamatan di Kabupaten Gowa," ujar Fajaruddin.
Ia berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi pelaku usaha, sehingga peluang menembus pasar ekspor semakin besar. Adapun komoditas yang telah dan berpotensi dikembangkan untuk ekspor antara lain porang, nilam, ubi jalar, bunga krisan, getah pinus, sayur sawi, madu, serta markisa Malino.
Menurutnya, pengembangan markisa Malino juga diharapkan dapat mendukung sektor pariwisata sekaligus meningkatkan PAD Kabupaten Gowa.
Kegiatan pembukaan pelatihan ini turut dihadiri Kepala Dinas Perikanan, Sekretaris Dinas Peternakan, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura, Camat Pattallassang, serta para narasumber.
(MAN)
Berita Terkait
News
Perusahaan Kanada Siapkan Investasi Rp1,3 T Bangun Pengolahan Sampah Modern
Dalam pertemuan yang digelar, Selasa (28/7/26), Portage Energy memaparkan konsep proyek yang mengubah sampah menjadi energi listrik sekaligus mendukung pengurangan emisi karbon dan penerapan ekonomi sirkular.
Rabu, 29 Jul 2026 16:12
News
Bertemu HNSI, Wabup Gowa Komitmen Kembangkan Potensi Nelayan dan Pariwisata
Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin menerima audiensi pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Gowa di Ruang Rapat Wakil Bupati Gowa, Selasa (28/7/2026).
Rabu, 29 Jul 2026 05:44
News
Perusahaan Energi Asal Kanada Tertarik Berinvestasi di Gowa
Pemerintah Kabupaten Gowa membuka peluang investasi di sektor pengelolaan sampah dan energi terbarukan melalui rencana pengembangan fasilitas waste-to-energy bersama Portage Energy.
Senin, 27 Jul 2026 18:55
News
Pemkab Gowa Siap Kolaborasi Wujudkan Sekolah Nasional Terintegrasi
Pemerintah Kabupaten Gowa menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).
Kamis, 23 Jul 2026 17:24
Sulsel
Wabup Gowa Serahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ke DPRD
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menyerahkan Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Gowa Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gowa.
Rabu, 22 Jul 2026 19:40
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Suzuki XL7 Terbaru Resmi Hadir di Makassar, Tampilan & Fitur Lebih Modern dengan Harga Kompetitif
2
Pemkab Lutim Tegaskan Mayoritas Warga di Dusun Laoli Sudah Terima Santunan
3
Mahasiswa KKN Unhas Latih Warga Desa Kalempang Olah Limbah Dapur Jadi Pupuk
4
Appi Tegaskan Kebijakan Pemilahan Sampah Berlaku Mulai 1 Agustus
5
Pelindo Regional 4 Gandeng Stakeholder Perkuat Budaya Antipenyuapan di Pelabuhan Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Suzuki XL7 Terbaru Resmi Hadir di Makassar, Tampilan & Fitur Lebih Modern dengan Harga Kompetitif
2
Pemkab Lutim Tegaskan Mayoritas Warga di Dusun Laoli Sudah Terima Santunan
3
Mahasiswa KKN Unhas Latih Warga Desa Kalempang Olah Limbah Dapur Jadi Pupuk
4
Appi Tegaskan Kebijakan Pemilahan Sampah Berlaku Mulai 1 Agustus
5
Pelindo Regional 4 Gandeng Stakeholder Perkuat Budaya Antipenyuapan di Pelabuhan Makassar