Pemkab dan PKK Gowa Gencarkan Imunisasi Zero Dose
Minggu, 19 Apr 2026 09:10
Wabup Gowa, Darmawangsyah Muin memberikan imunisasi zero dose kepada anak. Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Gowa terus memperkuat upaya perlindungan kesehatan anak melalui program imunisasi Zero Dose.
Hal ini dilakukan dengan menyasar anak-anak yang belum pernah menerima imunisasi dasar. Kali ini kegiatan tersebut digelar di Posyandu Bunga Masamba, Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu, Sabtu (18/4).
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin menegaskan bahwa imunisasi merupakan langkah penting untuk melindungi anak dari berbagai penyakit berbahaya. Sekaligus meluruskan informasi keliru yang berkembang di masyarakat terkait keamanan imunisasi.
Menurutnya, berbagai isu yang menyebutkan imunisasi berbahaya tidak memiliki dasar yang benar. Justru sebaliknya, imunisasi membantu membentuk kekebalan tubuh anak sehingga tidak mudah terserang penyakit.
"Saya turun langsung untuk memastikan target imunisasi anak dapat terpenuhi. Jangan mudah percaya informasi yang tidak benar. Imunisasi sangat penting agar anak-anak kita memiliki daya tahan tubuh yang kuat dan terhindar dari penyakit atau virus," ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa imunisasi menjadi kebutuhan penting bagi anak, tidak hanya untuk kesehatan, tetapi juga untuk mendukung kebutuhan administrasi kependudukan hingga pendidikan di masa depan.
Untuk itu, Pemkab Gowa terus mendorong partisipasi masyarakat agar membawa anak ke Posyandu atau Puskesmas terdekat guna mendapatkan imunisasi lengkap.
Selain itu, Darmawangsyah meminta seluruh jajaran pemerintah kecamatan hingga desa dan kelurahan aktif melakukan pendataan anak yang belum pernah diimunisasi, sehingga intervensi dapat dilakukan secara tepat sasaran.
"Kami ingin tidak ada lagi anak di Kabupaten Gowa yang lahir tanpa imunisasi. Peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk saling mengingatkan dan menyampaikan informasi yang benar tentang imunisasi," tegasnya.
Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah mengungkapkan, hingga saat ini masih ada anak yang belum mendapatkan imunisasi dasar. Hal ini pun menjadi tantangan tersendiri bagi TP PKK dan pemerintah daerah.
"Imunisasi merupakan proses berkelanjutan yang harus dilakukan secara bertahap sejak bayi hingga anak memasuki usia sekolah, sesuai jadwal yang telah ditetapkan tenaga kesehatan," ungkapnya.
Di Kecamatan Tombolo, TP PKK bersama kader Posyandu aktif melakukan pendataan anak yang belum diimunisasi. Dari data awal, tercatat sebanyak 128 anak masuk kategori sasaran, namun sebagian besar telah berhasil mendapatkan imunisasi.
Secara data awal, di wilayah Tombolo masih ada 128 anak yang belum diimunisasi, tapi setelah melakukan pengecekan langsung terdapat bahwa 90 anak sudah imunisasi menjalani lengkap sehingga masih ada 38 anak lagi uang yang perlu dilengkapi pemberian imunisasinya.
"Sehingga jika memungkinkan kami dan Kader Posyandu yang turun langsung untuk mendatangi rumah orang tua anak yang belum sama sekali di imunisasi. Hal itu untuk memastikan jika belum atau sudah berpindah tempat tinggal sehingga dapat kami laporkan ke pusat," ujarnya.
Program imunisasi Zero Dose menjadi salah satu strategi penting Pemkab Gowa dalam meningkatkan cakupan imunisasi dasar sekaligus memastikan setiap anak mendapatkan hak perlindungan kesehatan sejak dini.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, TP PKK, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan tidak ada lagi anak yang tertinggal dari layanan imunisasi, sehingga generasi mendatang dapat tumbuh lebih sehat dan terlindungi dari penyakit menular.
Hal ini dilakukan dengan menyasar anak-anak yang belum pernah menerima imunisasi dasar. Kali ini kegiatan tersebut digelar di Posyandu Bunga Masamba, Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu, Sabtu (18/4).
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin menegaskan bahwa imunisasi merupakan langkah penting untuk melindungi anak dari berbagai penyakit berbahaya. Sekaligus meluruskan informasi keliru yang berkembang di masyarakat terkait keamanan imunisasi.
Menurutnya, berbagai isu yang menyebutkan imunisasi berbahaya tidak memiliki dasar yang benar. Justru sebaliknya, imunisasi membantu membentuk kekebalan tubuh anak sehingga tidak mudah terserang penyakit.
"Saya turun langsung untuk memastikan target imunisasi anak dapat terpenuhi. Jangan mudah percaya informasi yang tidak benar. Imunisasi sangat penting agar anak-anak kita memiliki daya tahan tubuh yang kuat dan terhindar dari penyakit atau virus," ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa imunisasi menjadi kebutuhan penting bagi anak, tidak hanya untuk kesehatan, tetapi juga untuk mendukung kebutuhan administrasi kependudukan hingga pendidikan di masa depan.
Untuk itu, Pemkab Gowa terus mendorong partisipasi masyarakat agar membawa anak ke Posyandu atau Puskesmas terdekat guna mendapatkan imunisasi lengkap.
Selain itu, Darmawangsyah meminta seluruh jajaran pemerintah kecamatan hingga desa dan kelurahan aktif melakukan pendataan anak yang belum pernah diimunisasi, sehingga intervensi dapat dilakukan secara tepat sasaran.
"Kami ingin tidak ada lagi anak di Kabupaten Gowa yang lahir tanpa imunisasi. Peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk saling mengingatkan dan menyampaikan informasi yang benar tentang imunisasi," tegasnya.
Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah mengungkapkan, hingga saat ini masih ada anak yang belum mendapatkan imunisasi dasar. Hal ini pun menjadi tantangan tersendiri bagi TP PKK dan pemerintah daerah.
"Imunisasi merupakan proses berkelanjutan yang harus dilakukan secara bertahap sejak bayi hingga anak memasuki usia sekolah, sesuai jadwal yang telah ditetapkan tenaga kesehatan," ungkapnya.
Di Kecamatan Tombolo, TP PKK bersama kader Posyandu aktif melakukan pendataan anak yang belum diimunisasi. Dari data awal, tercatat sebanyak 128 anak masuk kategori sasaran, namun sebagian besar telah berhasil mendapatkan imunisasi.
Secara data awal, di wilayah Tombolo masih ada 128 anak yang belum diimunisasi, tapi setelah melakukan pengecekan langsung terdapat bahwa 90 anak sudah imunisasi menjalani lengkap sehingga masih ada 38 anak lagi uang yang perlu dilengkapi pemberian imunisasinya.
"Sehingga jika memungkinkan kami dan Kader Posyandu yang turun langsung untuk mendatangi rumah orang tua anak yang belum sama sekali di imunisasi. Hal itu untuk memastikan jika belum atau sudah berpindah tempat tinggal sehingga dapat kami laporkan ke pusat," ujarnya.
Program imunisasi Zero Dose menjadi salah satu strategi penting Pemkab Gowa dalam meningkatkan cakupan imunisasi dasar sekaligus memastikan setiap anak mendapatkan hak perlindungan kesehatan sejak dini.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, TP PKK, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan tidak ada lagi anak yang tertinggal dari layanan imunisasi, sehingga generasi mendatang dapat tumbuh lebih sehat dan terlindungi dari penyakit menular.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Pemkab Gowa Percepat Sertifikasi 1.224 Bidang Aset Daerah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mempercepat penyelesaian sertifikasi aset tanah milik daerah melalui kolaborasi bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Selasa, 12 Mei 2026 16:50
Sulsel
DWP Gowa Ajak Orang Tua Bangun Karakter Anak Melalui Dongeng
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Gowa bersama Pokja Bunda PAUD Gowa menggelar kegiatan mendongeng bertema “Dengan Dongeng Aku Pintar, Aku Cerdas” di TK Pertiwi Sungguminasa, Senin (11/5).
Selasa, 12 Mei 2026 10:10
Sulsel
Pemkab Gowa Siap Tindaklanjuti Catatan DPRD atas LKPJ Bupati 2025
Pemerintah Kabupaten Gowa akan menjadikan rekomendasi DPRD atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Gowa Tahun Anggaran 2025 sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja perangkat daerah.
Selasa, 12 Mei 2026 10:04
Sulsel
Hari Buruh 2026, Pemkab Gowa Perkuat Perlindungan dan Peran Pekerja
Pemerintah Kabupaten Gowa menegaskan peran pekerja dan buruh sebagai salah satu penggerak utama pembangunan daerah pada peringatan Hari Buruh Internasional 2026.
Minggu, 10 Mei 2026 16:43
News
Pemkab Gowa Perkuat Pengelolaan Irigasi dan Tata Tanam Hadapi Ancaman El Nino
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mendorong kolaborasi antar daerah dalam menghadapi perubahan iklim, khususnya ancaman El Nino yang berdampak pada sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Jum'at, 08 Mei 2026 11:23
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar