Kolaborasi Pemkab Gowa dan Lintas Sektor Berhasil Bedah Ratusan Rumah Warga
Minggu, 19 Apr 2026 09:19
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang bersama salah satu warga penerima bantuan perbaikan/bedah rumah. Foto: Istimewa
GOWA - Pengentasan kemiskinan ekstrem menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa di bawah kepemimpinan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang dan Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin (Hati Damai).
Upaya ini didorong melalui program Gowa Sejahtera dengan salah satu sub program yang didorong yakni perbaikan atau bedah rumah. Pada program ini berhasil melakukan bedah rumah kepada keluarga miskin ekstrem melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dengan sejumlah pihak, terutama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gowa.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Gowa dan Baznas Gowa telah melakukan perbaikan rumah yakni 62 unit dari kolaborasi pemerintah dengan pengembang, kemudian Baznas Gowa 35 unit dan 2 sementara berproses, Inisiatif Orang Tua Asuh (OTA) sebanyak 19 unit rumah, serta bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) berdasarkan Data aspirasi sebanyak 195 unit, dan data Kemensos sebanyak 137 unit.
Bupati Talenrang mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa akan terus bergerak dan berkomitmen menyelesaikan persoalan miskin ekstrem terutama dalam memberikan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat Kabupaten Gowa.
“Program ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Gowa untuk menghadirkan tempat tinggal yang layak, sehat, dan aman bagi masyarakat Kabupaten Gowa yang membutuhkan,” ujarnya, saat mengunjungi lokasi salah satu penerima bantuan bedah rumah di Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu, Sabtu (18/4).
Dalam pelaksanaan bedah rumah ini, Bupati Talenrang menyebutkan bahwa Pemkab Gowa melibatkan sejumlah pihak yaitu, Para pimpinan SKPD, pejabat, atau ASN yang ditunjuk menjadi orang tua asuh, Baznas Kabupaten Gowa (mitra kolaborasi pendanaan dan teknis masuk dalam program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) dan pihak ketiga/pengembang (mitra kolaborasi).
“Mudah-mudahan ini terus disupport oleh semua kalangan di Kabupaten Gowa bahkan dari luar. Kami mengajak semuanya untuk bergotong-royong, dan saling berkontribusi, berkolaborasi untuk Gowa maju,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Gowa, Abdullah Sirajuddin menyebutkan sumber pendanaan bedah rumah berasal kolaborasi dari berbagai pihak, seperti Baznas Kabupaten Gowa (Pilar Utama), sebagai sumber pendanaan yang paling konsisten. Dana berasal dari pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), khususnya yang dikumpulkan dari para ASN di lingkup Pemkab Gowa. Baznas bertindak sebagai penyalur dana untuk program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB).
Kemudian pihak ketiga atau sektor swasta (Corporate Social Responsibility - CSR). Pemerintah Gowa secara aktif menggandeng pengembang dan perusahaan swasta melalui dana CSR.
“Para pengembang di wilayah Gowa diarahkan untuk menyalurkan tanggung jawab sosial mereka dalam bentuk material bangunan atau pembiayaan penuh untuk satu atau lebih unit rumah (bedah rumah),” ujarnya.
Selain itu, Abdullah Sirajuddin menyebutkan sumber pendanaan juga bersumber dari kontribusi pribadi orang tua asuh yaitu Para pimpinan SKPD, pejabat, atau ASN yang ditunjuk menjadi Orang Tua Asuh bagi keluarga miskin ekstrem.
“Tidak jarang orang tua asuh menggunakan dana pribadi atau swadaya di internal instansi mereka untuk menambah kelengkapan rumah yang tidak ter-cover oleh bantuan pokok (misalnya untuk membeli perabotan, kasur, atau penyambungan listrik)” ungkapnya.
Selain itu, Abdullah Sirajuddin juga menjelaskan bahwa bedah rumah ini bertujuan untuk membantu keluarga keluar dari status kemiskinan ekstrem guna mencapai target Zero Percent di Kabupaten Gowa. Meningkatkan Kesehatan dengan mewujudkan hunian yang sehat (sanitasi dan ventilasi baik) untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup penghuni.
Kemudian menciptakan keamanan dan Layak Huni guna memberikan perlindungan fisik dan rasa aman bagi keluarga melalui standar bangunan yang kokoh, Keadilan Sosial yaitu mengembalikan harkat dan martabat masyarakat melalui pemenuhan hak atas tempat tinggal yang layak.
“Program ini juga untuk meningkatkan sinergitas, dan kolaborasi dan memperkuat budaya gotong royong antara pemerintah, pihak swasta (CSR), dan lembaga sosial (Baznas) serta menciptakan landasan hidup yang layak agar keluarga tersebut mampu berdaya dan mandiri di masa depan,” tambahnya.
Mirwan Idam, penerima bantuan bedah rumah yang dikunjungi, mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Gowa. Dengan adanya bantaun bedah rumah ini dirinya dan keluarga bisa merasakan tempat tinggal yang lebih layak.
“Alhamdulillah saya berterimakasih banyak kepada Ibu Bupati Gowa, Tim Baznas dan Perkimtan serta seluruh Pemerntah Kabupaten Gowa atas bantuan bedah rumah yang di berikan kepada saya dan keluarga,” ucapnya.
Upaya ini didorong melalui program Gowa Sejahtera dengan salah satu sub program yang didorong yakni perbaikan atau bedah rumah. Pada program ini berhasil melakukan bedah rumah kepada keluarga miskin ekstrem melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dengan sejumlah pihak, terutama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gowa.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Gowa dan Baznas Gowa telah melakukan perbaikan rumah yakni 62 unit dari kolaborasi pemerintah dengan pengembang, kemudian Baznas Gowa 35 unit dan 2 sementara berproses, Inisiatif Orang Tua Asuh (OTA) sebanyak 19 unit rumah, serta bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) berdasarkan Data aspirasi sebanyak 195 unit, dan data Kemensos sebanyak 137 unit.
Bupati Talenrang mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa akan terus bergerak dan berkomitmen menyelesaikan persoalan miskin ekstrem terutama dalam memberikan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat Kabupaten Gowa.
“Program ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Gowa untuk menghadirkan tempat tinggal yang layak, sehat, dan aman bagi masyarakat Kabupaten Gowa yang membutuhkan,” ujarnya, saat mengunjungi lokasi salah satu penerima bantuan bedah rumah di Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu, Sabtu (18/4).
Dalam pelaksanaan bedah rumah ini, Bupati Talenrang menyebutkan bahwa Pemkab Gowa melibatkan sejumlah pihak yaitu, Para pimpinan SKPD, pejabat, atau ASN yang ditunjuk menjadi orang tua asuh, Baznas Kabupaten Gowa (mitra kolaborasi pendanaan dan teknis masuk dalam program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) dan pihak ketiga/pengembang (mitra kolaborasi).
“Mudah-mudahan ini terus disupport oleh semua kalangan di Kabupaten Gowa bahkan dari luar. Kami mengajak semuanya untuk bergotong-royong, dan saling berkontribusi, berkolaborasi untuk Gowa maju,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Gowa, Abdullah Sirajuddin menyebutkan sumber pendanaan bedah rumah berasal kolaborasi dari berbagai pihak, seperti Baznas Kabupaten Gowa (Pilar Utama), sebagai sumber pendanaan yang paling konsisten. Dana berasal dari pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), khususnya yang dikumpulkan dari para ASN di lingkup Pemkab Gowa. Baznas bertindak sebagai penyalur dana untuk program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB).
Kemudian pihak ketiga atau sektor swasta (Corporate Social Responsibility - CSR). Pemerintah Gowa secara aktif menggandeng pengembang dan perusahaan swasta melalui dana CSR.
“Para pengembang di wilayah Gowa diarahkan untuk menyalurkan tanggung jawab sosial mereka dalam bentuk material bangunan atau pembiayaan penuh untuk satu atau lebih unit rumah (bedah rumah),” ujarnya.
Selain itu, Abdullah Sirajuddin menyebutkan sumber pendanaan juga bersumber dari kontribusi pribadi orang tua asuh yaitu Para pimpinan SKPD, pejabat, atau ASN yang ditunjuk menjadi Orang Tua Asuh bagi keluarga miskin ekstrem.
“Tidak jarang orang tua asuh menggunakan dana pribadi atau swadaya di internal instansi mereka untuk menambah kelengkapan rumah yang tidak ter-cover oleh bantuan pokok (misalnya untuk membeli perabotan, kasur, atau penyambungan listrik)” ungkapnya.
Selain itu, Abdullah Sirajuddin juga menjelaskan bahwa bedah rumah ini bertujuan untuk membantu keluarga keluar dari status kemiskinan ekstrem guna mencapai target Zero Percent di Kabupaten Gowa. Meningkatkan Kesehatan dengan mewujudkan hunian yang sehat (sanitasi dan ventilasi baik) untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup penghuni.
Kemudian menciptakan keamanan dan Layak Huni guna memberikan perlindungan fisik dan rasa aman bagi keluarga melalui standar bangunan yang kokoh, Keadilan Sosial yaitu mengembalikan harkat dan martabat masyarakat melalui pemenuhan hak atas tempat tinggal yang layak.
“Program ini juga untuk meningkatkan sinergitas, dan kolaborasi dan memperkuat budaya gotong royong antara pemerintah, pihak swasta (CSR), dan lembaga sosial (Baznas) serta menciptakan landasan hidup yang layak agar keluarga tersebut mampu berdaya dan mandiri di masa depan,” tambahnya.
Mirwan Idam, penerima bantuan bedah rumah yang dikunjungi, mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Gowa. Dengan adanya bantaun bedah rumah ini dirinya dan keluarga bisa merasakan tempat tinggal yang lebih layak.
“Alhamdulillah saya berterimakasih banyak kepada Ibu Bupati Gowa, Tim Baznas dan Perkimtan serta seluruh Pemerntah Kabupaten Gowa atas bantuan bedah rumah yang di berikan kepada saya dan keluarga,” ucapnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
SPAM Mamminasata Mulai Beroperasi, Jangkau 20 Ribu Rumah di Gowa-Takalar
Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Mamminasata Provinsi Sulawesi Selatan mulai dioperasikan untuk tahap pertama di Jalan Malino Kelurahan Tamarunang, Kecmaatan Somba Opu, Jumat (11/9).
Sabtu, 12 Sep 2026 17:48
News
Pemkab Gowa Siapkan Rp1,5 Miliar Dukung Program TMMD di Bontonompo
Pemerintah Kabupaten Gowa memperkuat kolaborasi dengan TNI melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Tahun 2026.
Jum'at, 11 Sep 2026 08:33
Sulsel
Pemkab Gowa dan Taspen Kerja Sama Tingkatkan Kesejahteraan ASN
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menjalin kerja sama dengan PT Taspen untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Gowa.
Senin, 07 Sep 2026 16:12
Sulsel
Gowa Jadi Tuan Rumah, Darmawangsyah Apresiasi Kemah Pramuka Madrasah se-Sulsel
Kabupaten Gowa menjadi tuan rumah Kemah Pramuka Madrasah Provinsi (KPMP) Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang diikuti 2.389 peserta dari berbagai daerah di Sulsel.
Kamis, 03 Sep 2026 08:51
Sulsel
Workshop Bela Negara di Gowa Soroti Tantangan Nasionalisme di Era Digital
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan bahwa bela negara bukan semata-mata berkaitan dengan peperangan atau tugas TNI dan Polri. Menurutnya, bela negara merupakan tanggung jawab seluruh warga.
Kamis, 27 Agu 2026 20:11
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tuntaskan Rakortas di Makassar, Partai Gema Bangsa Kunci Strategi Pemenangan Pemilu 2029
2
Kuasa Hukum Pertanyakan Pencarian Tiga DPO Kasus Penyiraman Air Cabai di Jeneponto
3
SPAM Mamminasata Mulai Beroperasi, Jangkau 20 Ribu Rumah di Gowa-Takalar
4
FIFGROUP Edukasi 100 Siswa SMKS YAPTA Takalar soal Literasi Keuangan
5
Pertamina Pastikan Tidak Ada Pemangkasan Kuota Pengiriman BBM ke SPBU di Gowa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tuntaskan Rakortas di Makassar, Partai Gema Bangsa Kunci Strategi Pemenangan Pemilu 2029
2
Kuasa Hukum Pertanyakan Pencarian Tiga DPO Kasus Penyiraman Air Cabai di Jeneponto
3
SPAM Mamminasata Mulai Beroperasi, Jangkau 20 Ribu Rumah di Gowa-Takalar
4
FIFGROUP Edukasi 100 Siswa SMKS YAPTA Takalar soal Literasi Keuangan
5
Pertamina Pastikan Tidak Ada Pemangkasan Kuota Pengiriman BBM ke SPBU di Gowa