Gowa Percepat Transformasi Digital Lewat Reviu Arsitektur dan Peta Rencana SPBE
Selasa, 21 Apr 2026 14:29
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin dalam sosialisasi dan penyerahan Dokumen Reviu Arsitektur serta Peta Rencana SPBE menuju PEMDI. Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menegaskan komitmennya mempercepat transformasi digital pemerintahan melalui sosialisasi dan penyerahan Dokumen Reviu Arsitektur serta Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuju Pemerintah Digital (PEMDI).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan terintegrasi.
Upaya tersebut sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE dan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital serta Keterpaduan Layanan Digital Nasional. Pemkab Gowa menilai SPBE sebagai fondasi penting dalam membangun layanan publik berbasis teknologi yang modern dan responsif.
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan bahwa digitalisasi pemerintahan bukan sekadar menghadirkan teknologi, melainkan perubahan budaya kerja menuju sistem yang lebih efisien dan akuntabel.
"Transformasi digital merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditunda. Masyarakat berhak mendapatkan layanan publik yang cepat, mudah, dan berkualitas," tegas Darmawangsyah.
Ia menjelaskan, dokumen reviu arsitektur dan peta rencana SPBE menjadi dasar utama dalam membangun ekosistem pemerintahan digital yang terintegrasi. Melalui arsitektur yang kuat, aliran data antarperangkat daerah diharapkan berjalan aman, saling terhubung, serta memudahkan masyarakat mengakses layanan kapan saja dan dari mana saja.
Dalam implementasinya, Pemkab Gowa memfokuskan pada tiga pilar utama, yakni tata kelola terstruktur, interoperabilitas sistem, serta keamanan data dan informasi. Ketiganya diharapkan mampu mengakhiri silo data antarperangkat daerah sekaligus menghadirkan transformasi digital yang terukur.
Darmawangsyah menegaskan, keberhasilan SPBE merupakan tanggung jawab seluruh perangkat daerah, bukan hanya Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian.
"Dokumen ini tidak boleh berhenti sebagai formalitas. Seluruh perangkat daerah harus menjadikannya sebagai pedoman dalam perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan program, sehingga seluruh data dan aplikasi dapat terintegrasi dalam satu sistem pemerintahan digital Kabupaten Gowa," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa yang juga Koordinator SPBE/PEMDI, Andy Azis Peter, menyampaikan bahwa penerapan SPBE di Gowa menunjukkan peningkatan signifikan. Pada 2023, indeks SPBE mencapai 2,70 dengan kategori Baik, meningkat 98,53 persen dibandingkan 2021.
Ia menambahkan, pada 2024 Pemkab Gowa memperkuat tata kelola melalui Peraturan Bupati Nomor 30 Tahun 2024 tentang Manajemen Keamanan Informasi SPBE. Selain itu, partisipasi dalam SPBE Summit 2024 menempatkan Gowa dalam tiga besar di Sulawesi Selatan serta menjadi satu-satunya kabupaten di Indonesia Timur yang meraih penghargaan.
Andy Azis menegaskan, implementasi PEMDI membutuhkan komitmen bersama seluruh perangkat daerah.
"Saya ingin menegaskan kepada seluruh kepala perangkat daerah dan kasubag perencanaan, setiap perencanaan program yang berkaitan dengan teknologi informasi harus mengacu pada Dokumen Reviu Arsitektur Pemerintah Digital yang telah ditetapkan. Tidak boleh ada pengembangan sistem yang berjalan sendiri-sendiri tanpa koordinasi," tegasnya.
Evaluator Eksternal Kementerian PANRB sekaligus Komisaris PT Digitama Sinergi Indonesia, Nanang Ruswianto, menilai penerapan SPBE di Kabupaten Gowa secara umum sudah sangat baik.
"Secara umum Pemkab Gowa sudah sangat baik dalam penerapan SPBE dan pemeringkatan. Namun yang terpenting bukan hanya keberadaan dokumen, melainkan kinerja nyata yang berdampak pada peningkatan kualitas layanan dan kepuasan masyarakat," ungkapnya.
Ia menambahkan, secara regional Gowa berada pada peringkat keempat di Sulawesi Selatan dan peringkat 119 dari 491 kabupaten/kota secara nasional.
"Pemeringkatan bukan tujuan utama, yang paling penting adalah tata kelola yang baik dan pengawasan yang konsisten agar transformasi digital benar-benar berjalan optimal," tutupnya.
Kegiatan ini merupakan kerja sama Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Gowa dengan PT Digitama Sinergi Indonesia. Turut hadir Kepala Dinas Kominfo Gowa, Emy Pratiwi Hosen, serta Direktur PT Digitama Sinergi Indonesia, Miftahudin Amin.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Gowa berharap sinergi antarperangkat daerah semakin kuat dalam mewujudkan pemerintahan digital yang modern, terintegrasi, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan terintegrasi.
Upaya tersebut sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE dan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital serta Keterpaduan Layanan Digital Nasional. Pemkab Gowa menilai SPBE sebagai fondasi penting dalam membangun layanan publik berbasis teknologi yang modern dan responsif.
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan bahwa digitalisasi pemerintahan bukan sekadar menghadirkan teknologi, melainkan perubahan budaya kerja menuju sistem yang lebih efisien dan akuntabel.
"Transformasi digital merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditunda. Masyarakat berhak mendapatkan layanan publik yang cepat, mudah, dan berkualitas," tegas Darmawangsyah.
Ia menjelaskan, dokumen reviu arsitektur dan peta rencana SPBE menjadi dasar utama dalam membangun ekosistem pemerintahan digital yang terintegrasi. Melalui arsitektur yang kuat, aliran data antarperangkat daerah diharapkan berjalan aman, saling terhubung, serta memudahkan masyarakat mengakses layanan kapan saja dan dari mana saja.
Dalam implementasinya, Pemkab Gowa memfokuskan pada tiga pilar utama, yakni tata kelola terstruktur, interoperabilitas sistem, serta keamanan data dan informasi. Ketiganya diharapkan mampu mengakhiri silo data antarperangkat daerah sekaligus menghadirkan transformasi digital yang terukur.
Darmawangsyah menegaskan, keberhasilan SPBE merupakan tanggung jawab seluruh perangkat daerah, bukan hanya Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian.
"Dokumen ini tidak boleh berhenti sebagai formalitas. Seluruh perangkat daerah harus menjadikannya sebagai pedoman dalam perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan program, sehingga seluruh data dan aplikasi dapat terintegrasi dalam satu sistem pemerintahan digital Kabupaten Gowa," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa yang juga Koordinator SPBE/PEMDI, Andy Azis Peter, menyampaikan bahwa penerapan SPBE di Gowa menunjukkan peningkatan signifikan. Pada 2023, indeks SPBE mencapai 2,70 dengan kategori Baik, meningkat 98,53 persen dibandingkan 2021.
Ia menambahkan, pada 2024 Pemkab Gowa memperkuat tata kelola melalui Peraturan Bupati Nomor 30 Tahun 2024 tentang Manajemen Keamanan Informasi SPBE. Selain itu, partisipasi dalam SPBE Summit 2024 menempatkan Gowa dalam tiga besar di Sulawesi Selatan serta menjadi satu-satunya kabupaten di Indonesia Timur yang meraih penghargaan.
Andy Azis menegaskan, implementasi PEMDI membutuhkan komitmen bersama seluruh perangkat daerah.
"Saya ingin menegaskan kepada seluruh kepala perangkat daerah dan kasubag perencanaan, setiap perencanaan program yang berkaitan dengan teknologi informasi harus mengacu pada Dokumen Reviu Arsitektur Pemerintah Digital yang telah ditetapkan. Tidak boleh ada pengembangan sistem yang berjalan sendiri-sendiri tanpa koordinasi," tegasnya.
Evaluator Eksternal Kementerian PANRB sekaligus Komisaris PT Digitama Sinergi Indonesia, Nanang Ruswianto, menilai penerapan SPBE di Kabupaten Gowa secara umum sudah sangat baik.
"Secara umum Pemkab Gowa sudah sangat baik dalam penerapan SPBE dan pemeringkatan. Namun yang terpenting bukan hanya keberadaan dokumen, melainkan kinerja nyata yang berdampak pada peningkatan kualitas layanan dan kepuasan masyarakat," ungkapnya.
Ia menambahkan, secara regional Gowa berada pada peringkat keempat di Sulawesi Selatan dan peringkat 119 dari 491 kabupaten/kota secara nasional.
"Pemeringkatan bukan tujuan utama, yang paling penting adalah tata kelola yang baik dan pengawasan yang konsisten agar transformasi digital benar-benar berjalan optimal," tutupnya.
Kegiatan ini merupakan kerja sama Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Gowa dengan PT Digitama Sinergi Indonesia. Turut hadir Kepala Dinas Kominfo Gowa, Emy Pratiwi Hosen, serta Direktur PT Digitama Sinergi Indonesia, Miftahudin Amin.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Gowa berharap sinergi antarperangkat daerah semakin kuat dalam mewujudkan pemerintahan digital yang modern, terintegrasi, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Hadiah Jutaan Rupiah Menanti, Pelajar Gowa Diajak Tulis Surat untuk Bupati Gowa
Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gowa menggelar lomba penulisan surat bertema.
Selasa, 21 Apr 2026 16:16
Sulsel
Wabup Gowa Minta Pemprov Tidak Kurangi Anggaran Stunting dan Kemiskinan
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan tidak mengurangi anggaran untuk dua program prioritas, yakni penanganan kemiskinan dan intervensi stunting.
Senin, 20 Apr 2026 19:02
Sulsel
Bupati Gowa Ajak Alumni SMA 3 Gowa Perkuat Kebersamaan di Reuni Akbar
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengajak alumni SMA Negeri 3 Gowa untuk terus memperkuat kebersamaan dan menjaga nilai persaudaraan.
Senin, 20 Apr 2026 10:03
Sulsel
Prestasi Melonjak, Gowa Tembus Lima Besar MTQ XXXIV Sulsel
Kafilah Kabupaten Gowa mencatatkan prestasi membanggakan pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026.
Minggu, 19 Apr 2026 12:21
Sulsel
Kolaborasi Pemkab Gowa dan Lintas Sektor Berhasil Bedah Ratusan Rumah Warga
Pengentasan kemiskinan ekstrem menjadi salah satu program prioritas Pemkab Gowa di bawah kepemimpinan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang dan Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin.
Minggu, 19 Apr 2026 09:19
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Berkenalan dengan Nasywa, Kafilah Pangkep di MTQ Sulsel yang Jago Nulis Karya Ilmiah
2
Mahasiswa Enrekang Kibarkan Bendera Mapasse di Himalaya
3
Bukan Hanya Ditertibkan, PKL di Makassar Bakal Dapat Akses KUR
4
Andi Syahrum Ditunjuk jadi Plt Dirut PDAM Makassar
5
Pemkot Makassar Siapkan Rp124 M untuk Lahan dan Penimbunan Lokasi Stadion Untia
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Berkenalan dengan Nasywa, Kafilah Pangkep di MTQ Sulsel yang Jago Nulis Karya Ilmiah
2
Mahasiswa Enrekang Kibarkan Bendera Mapasse di Himalaya
3
Bukan Hanya Ditertibkan, PKL di Makassar Bakal Dapat Akses KUR
4
Andi Syahrum Ditunjuk jadi Plt Dirut PDAM Makassar
5
Pemkot Makassar Siapkan Rp124 M untuk Lahan dan Penimbunan Lokasi Stadion Untia