Peringatan Hari Otonomi Daerah, Wabup Gowa Tekankan Kolaborasi Pemerintah
Senin, 27 Apr 2026 15:47
Wabup Gowa, Darmawangsyah Muin memimpin upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (OTODA) ke-30 Tahun 2026. Foto: Istimewa
GOWA - Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan nasional yang merata dan berkelanjutan.
"Tanpa koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah, tujuan besar pembangunan tidak akan dapat tercapai secara optimal," katanya saat membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian, pada Peringatan Hari Otonomi Daerah (OTODA) ke-30 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Gowa di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Senin (27/4).
Ia menyampaikan, otonomi daerah merupakan instrumen strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Peringatan Hari Otonomi Daerah merupakan momentum bagi kita semua untuk memperkokoh komitmen dan peran dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Darmawangsyah Muin.
Tema Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026, yakni “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, dinilai mencerminkan kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal, sekaligus mendukung terwujudnya visi pembangunan nasional melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.
Dalam sambutan tersebut, disampaikan sejumlah langkah strategis yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah. Di antaranya, integrasi perencanaan dan penganggaran nasional dan daerah, reformasi birokrasi berbasis hasil (outcomes) yang diperkuat dengan digitalisasi, serta penguatan kemandirian fiskal daerah.
Selain itu, pemerintah daerah juga didorong memperkuat kolaborasi antarwilayah dan lebih fokus pada pemenuhan layanan dasar masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, air bersih, sanitasi, dan perlindungan sosial.
"Tujuan utama pembangunan adalah memastikan terpenuhinya layanan dasar masyarakat sekaligus mengurangi ketimpangan antar wilayah," ungkapnya.
Dalam menghadapi berbagai tantangan global, pemerintah daerah juga diminta menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. Hal itu mencakup upaya mewujudkan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan, serta penguatan kewirausahaan dan pengembangan UMKM.
Di bidang tata kelola pemerintahan, pemerintah daerah diharapkan terus mendorong reformasi birokrasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
"Reformasi birokrasi harus diarahkan pada terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel," tambahnya.
Ia juga mengingatkan seluruh pemerintah daerah agar tetap mengedepankan prinsip efisiensi dan penghematan anggaran dalam setiap pelaksanaan kegiatan pemerintahan.
"Setiap penggunaan anggaran harus memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan menghindari pemborosan yang tidak berdampak langsung pada pelayanan publik," tegasnya.
Melalui momentum Hari Otonomi Daerah ke-30 ini, Pemerintah Kabupaten Gowa diharapkan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menjalankan kebijakan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Upacara tersebut turut dihadiri perwakilan Forkopimda Kabupaten Gowa, para asisten, staf ahli, pimpinan SKPD, kabag, camat, serta jajaran ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa.
Menurutnya, sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan nasional yang merata dan berkelanjutan.
"Tanpa koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah, tujuan besar pembangunan tidak akan dapat tercapai secara optimal," katanya saat membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian, pada Peringatan Hari Otonomi Daerah (OTODA) ke-30 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Gowa di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Senin (27/4).
Ia menyampaikan, otonomi daerah merupakan instrumen strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Peringatan Hari Otonomi Daerah merupakan momentum bagi kita semua untuk memperkokoh komitmen dan peran dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Darmawangsyah Muin.
Tema Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026, yakni “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, dinilai mencerminkan kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal, sekaligus mendukung terwujudnya visi pembangunan nasional melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.
Dalam sambutan tersebut, disampaikan sejumlah langkah strategis yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah. Di antaranya, integrasi perencanaan dan penganggaran nasional dan daerah, reformasi birokrasi berbasis hasil (outcomes) yang diperkuat dengan digitalisasi, serta penguatan kemandirian fiskal daerah.
Selain itu, pemerintah daerah juga didorong memperkuat kolaborasi antarwilayah dan lebih fokus pada pemenuhan layanan dasar masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, air bersih, sanitasi, dan perlindungan sosial.
"Tujuan utama pembangunan adalah memastikan terpenuhinya layanan dasar masyarakat sekaligus mengurangi ketimpangan antar wilayah," ungkapnya.
Dalam menghadapi berbagai tantangan global, pemerintah daerah juga diminta menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. Hal itu mencakup upaya mewujudkan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan, serta penguatan kewirausahaan dan pengembangan UMKM.
Di bidang tata kelola pemerintahan, pemerintah daerah diharapkan terus mendorong reformasi birokrasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
"Reformasi birokrasi harus diarahkan pada terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel," tambahnya.
Ia juga mengingatkan seluruh pemerintah daerah agar tetap mengedepankan prinsip efisiensi dan penghematan anggaran dalam setiap pelaksanaan kegiatan pemerintahan.
"Setiap penggunaan anggaran harus memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan menghindari pemborosan yang tidak berdampak langsung pada pelayanan publik," tegasnya.
Melalui momentum Hari Otonomi Daerah ke-30 ini, Pemerintah Kabupaten Gowa diharapkan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menjalankan kebijakan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Upacara tersebut turut dihadiri perwakilan Forkopimda Kabupaten Gowa, para asisten, staf ahli, pimpinan SKPD, kabag, camat, serta jajaran ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa.
(MAN)
Berita Terkait
News
Menjemput Takdir Sejarah di Tanah Bersejarah
Begitulah Darmawangsyah Muin, yang akrab disingkat DM, menjemput takdir politiknya di tanah bersejarah, Gowa. Pada 28 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melantiknya sebagai Bupati Gowa ke-12.
Kamis, 29 Okt 2026 13:53
News
Darmawangsyah Prioritas Pelunasan Utang Daerah hingga Pembangunan
Penyelesaian utang daerah, pemenuhan hak aparatur, dan percepatan anggaran pembangunan menjadi prioritas Darmawangsyah Muin setelah resmi dilantik sebagai Bupati Gowa sisa masa jabatan 2025–2030.
Kamis, 29 Okt 2026 08:15
Sulsel
Plt Bupati Gowa Ajak Generasi Muda Jadi Pemimpin Masa Depan yang Tangguh
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, mengajak generasi muda di Kabupaten Gowa untuk terus membangun karakter yang tangguh dan kuat sebagai bekal menjadi calon pemimpin masa depan.
Rabu, 28 Okt 2026 13:11
Sulsel
Pemkab Gowa Harap Operasi Patuh Pallawa 2026 Pacu Kesadaran Berkendara
Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Polresta Gowa memperkuat kolaborasi untuk menekan pelanggaran lalu lintas dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan melalui Operasi Patuh Pallawa 2026.
Senin, 26 Okt 2026 15:19
Sulsel
UMKM Gowa Didorong Tingkatkan Kualitas Produk hingga Tembus Pasar Internasional
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Gowa untuk terus meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar provinsi, nasional, hingga internasional.
Minggu, 25 Okt 2026 13:37
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Toyota Hadirkan bZ4X Touring dan Land Cruiser Hybrid di GIIAS Makassar
2
Bonus Peraih Emas Naik, Maros Bidik Tiga Besar Porprov
3
Inovasi GIZI, GO! Antarkan Puskesmas Patimpeng Raih Juara Nasional
4
Bosowa Berlian Motor Hadirkan Promo Menarik di GIIAS Makassar 2026
5
BYD Perkenalkan Inovasi Mobil Listrik di GIIAS Makassar, dari M6 hingga Denza
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Toyota Hadirkan bZ4X Touring dan Land Cruiser Hybrid di GIIAS Makassar
2
Bonus Peraih Emas Naik, Maros Bidik Tiga Besar Porprov
3
Inovasi GIZI, GO! Antarkan Puskesmas Patimpeng Raih Juara Nasional
4
Bosowa Berlian Motor Hadirkan Promo Menarik di GIIAS Makassar 2026
5
BYD Perkenalkan Inovasi Mobil Listrik di GIIAS Makassar, dari M6 hingga Denza