Apresiasi Guru, PGRI Parepare Gelar Festival Aksi Nyata
Minggu, 28 Mei 2023 17:34
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Parepare bersama Pemkot Parepare menggelar sejumlah kegiatan yang dirangkai dalam pagelaran Festival Aksi Nyata (Feksakta). Foto/Darwiaty Dalle
PAREPARE - Masih dalam rangkaian bulan pendidikan, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Parepare bersama Pemkot Parepare menggelar sejumlah kegiatan yang dirangkai dalam pagelaran Festival Aksi Nyata (Feksakta).
Ketua SLCC PGRI Parepare, Thamrin, mengatakan kegiatan diawali dengan Workshop Berbagi Praktik Baik Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), Lomba Penyajian Aksi Nyata hingga malam Anugerah Merdeka Belajar.
Kegiatan ini, kata dia, diinisiasi untuk memberikan motivasi dan apresiasi bagi guru yang telah berdedikasi dalam menerapkan dan menyebarkan pemahaman tentang program merdeka belajar.
"Para guru yang ikut dalam kegiatan mempresentasikan kurikulum merdeka, baik kepada murid maupun sesama guru. Setelah divalidasi oleh panitia, selanjutnya peserta dipanggil untuk mempresentasikan aksi nyata yang telah dilakukannya di hadapan dewan juri.
Pada guru yang ikut menjadi peserta diantaranya dari jenjang TK, SD, SMP, dan SMA/SMK, yang mempresentasikan aksi nyatanya di hadapan tim juri. "Ada tiga kategori penilaian yaitu Aksi Nyata belum diterapkan, Belum Divalidasi, dan Aksi Nyata Telah Divalidasi," ujarnya.
Ketua PGRI Kota Parepare, HM Makmur, sekaligus penggagas Feksakta mengatakan, kegiatan adalah upaya memeriahkan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2023 dengan mengusung tema Bergerak Bersama Semarakkan Merdeka Belajar di kota cinta.
Feksakta juga menjadi sebuah upaya PGRI Parepare berkolaborasi dengan Pemkot Parepare dan mitra untuk turut serta mengambil peran baik dalam Implementasi Kurikulum Merdeka, Belajar (IKM) dan Platform Merdeka Belajar (PMM).
"Ada beberapa kegiatan yang kita gelar seperti Pesantren PMM, Workshop Berbagi Praktik Baik, Lomba Aksi Nyata, Workshop Teknologi Pembelajaran (Canva dan Quiziz), Malam Anugerah PGRI Kota Parepare, dan Pidato Pendidikan," tandasnya.
Ketua SLCC PGRI Parepare, Thamrin, mengatakan kegiatan diawali dengan Workshop Berbagi Praktik Baik Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), Lomba Penyajian Aksi Nyata hingga malam Anugerah Merdeka Belajar.
Baca Juga: 6.000 Guru Ikut Ramaikan Porseni PGRI Gowa
Kegiatan ini, kata dia, diinisiasi untuk memberikan motivasi dan apresiasi bagi guru yang telah berdedikasi dalam menerapkan dan menyebarkan pemahaman tentang program merdeka belajar.
"Para guru yang ikut dalam kegiatan mempresentasikan kurikulum merdeka, baik kepada murid maupun sesama guru. Setelah divalidasi oleh panitia, selanjutnya peserta dipanggil untuk mempresentasikan aksi nyata yang telah dilakukannya di hadapan dewan juri.
Pada guru yang ikut menjadi peserta diantaranya dari jenjang TK, SD, SMP, dan SMA/SMK, yang mempresentasikan aksi nyatanya di hadapan tim juri. "Ada tiga kategori penilaian yaitu Aksi Nyata belum diterapkan, Belum Divalidasi, dan Aksi Nyata Telah Divalidasi," ujarnya.
Ketua PGRI Kota Parepare, HM Makmur, sekaligus penggagas Feksakta mengatakan, kegiatan adalah upaya memeriahkan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2023 dengan mengusung tema Bergerak Bersama Semarakkan Merdeka Belajar di kota cinta.
Feksakta juga menjadi sebuah upaya PGRI Parepare berkolaborasi dengan Pemkot Parepare dan mitra untuk turut serta mengambil peran baik dalam Implementasi Kurikulum Merdeka, Belajar (IKM) dan Platform Merdeka Belajar (PMM).
"Ada beberapa kegiatan yang kita gelar seperti Pesantren PMM, Workshop Berbagi Praktik Baik, Lomba Aksi Nyata, Workshop Teknologi Pembelajaran (Canva dan Quiziz), Malam Anugerah PGRI Kota Parepare, dan Pidato Pendidikan," tandasnya.
(TRI)
Berita Terkait
News
PGRI Jeneponto Desak Polisi Tahan Terduga Pelaku Pengeroyokan Guru di SDN 14 Tamalatea
Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Jeneponto, Zaidil Amin Karaeng Rangka, mendesak Polres Jeneponto segera mengambil langkah tegas terhadap terduga pelaku pengeroyokan seorang guru perempuan di UPT SD Negeri 14 Tamalatea.
Rabu, 19 Agu 2026 21:27
Sulsel
Guru SDN 14 Tamalatea Jeneponto Diduga Dianiaya Orang Tua Siswa di Sekolah
Kepala UPT SDN 14 Tamalatea, Saenab, angkat bicara terkait dugaan penganiayaan terhadap salah seorang guru di lingkungan sekolah. Ia menyayangkan aksi kekerasan yang disebut terjadi saat aktivitas penjemputan siswa berlangsung.
Kamis, 13 Agu 2026 23:19
News
TPN XIII Makassar-Gowa Perkuat Kolaborasi Guru & Ekosistem Pendidikan
TPN XIII menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari Bincang Pendidikan, Kelas Pendidik, Kelas Pemimpin, Kelas Kompetensi, hingga Cerdas Cermat Guru (CCG).
Rabu, 08 Jul 2026 15:33
Sulsel
Wabup Gowa Lepas Kontingen Porsenijar, Targetkan Juara Umum di Sidrap
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, secara resmi melepas kontingen Kabupaten Gowa yang akan mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Pelajar/PGRI (Porsenijar) 2026 di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Selasa, 30 Jun 2026 18:31
News
Temu Pendidik Nusantara XIII Perkuat Ekosistem Pendidikan dari Daerah
Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) kembali menggelar Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII sebagai ruang kolaborasi bagi para pendidik, sekolah, pemerintah, akademisi, dan komunitas pendidikan.
Senin, 29 Jun 2026 17:27
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Orang Tua Meninggal hingga Kehilangan Pekerjaan, UMI Bantu 121 Mahasiswa Selesaikan Kuliah
2
Pelindo dan IKM Perkuat Arus Logistik Nikel di Pelabuhan Kendari
3
Kapolda Sulsel Lepas 400 Peserta Bhayangkara Offroad Merdeka Seri V 2026
4
Wisuda 2.866 Lulusan, Rektor UMI Ungkap Peran Beasiswa Afirmasi
5
Hadapi Kemarau Panjang, Pemerintah Bantaeng Lakukan Salat Istisqa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Orang Tua Meninggal hingga Kehilangan Pekerjaan, UMI Bantu 121 Mahasiswa Selesaikan Kuliah
2
Pelindo dan IKM Perkuat Arus Logistik Nikel di Pelabuhan Kendari
3
Kapolda Sulsel Lepas 400 Peserta Bhayangkara Offroad Merdeka Seri V 2026
4
Wisuda 2.866 Lulusan, Rektor UMI Ungkap Peran Beasiswa Afirmasi
5
Hadapi Kemarau Panjang, Pemerintah Bantaeng Lakukan Salat Istisqa