Kolaborasi PT Vale & Dinkes Lutim Tekan Kasus Dengue

Jum'at, 22 Mei 2026 20:37
Kolaborasi PT Vale & Dinkes Lutim Tekan Kasus Dengue
PT Vale Indonesia memperkuat komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan dan pengendalian demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Luwu Timur. Foto/Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - PT Vale Indonesia kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan dan pengendalian demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Luwu Timur.

Bersama Dinas Kesehatan Luwu Timur, PT Vale menggelar Pertemuan Lintas Program sebagai langkah mengoptimalkan Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik (G1R1J) melalui Lomba Desa dan Sekolah Pengendali Jentik Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati Luwu Timur, Rabu (20/5/2026), itu menjadi penanda dimulainya kembali penguatan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang selama empat tahun terakhir dijalankan melalui kolaborasi PT Vale dan Dinas Kesehatan.

Tahun ini, lomba akan melibatkan sembilan desa skala dusun dan satu sekolah tingkat SMP/sederajat yang berada di wilayah binaan sembilan puskesmas di area pemberdayaan PT Vale Indonesia.

Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Luwu Timur, Wardan, mengatakan kolaborasi yang telah memasuki tahun keempat tersebut memberikan dampak positif terhadap penurunan kasus dengue di Luwu Timur. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa kondisi tersebut tidak boleh membuat semua pihak lengah.

"Luwu Timur merupakan daerah endemis. Virus dan nyamuk pembawanya masih ada di sekitar kita. Jika PSN mengendur, maka potensi lonjakan kasus bisa kembali terjadi," ujarnya.

Menurut Wardan, lomba tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi merupakan strategi untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat melalui penguatan Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik.

Ia menjelaskan, lomba desa difokuskan untuk memperkuat peran keluarga sebagai garda terdepan dalam pencegahan dengue, sedangkan lomba sekolah bertujuan menanamkan kesadaran kepada para siswa agar menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang bebas jentik nyamuk.

"Kompetisi ini adalah langkah awal untuk membangun kemandirian masyarakat dalam menjaga lingkungan bebas jentik," katanya.

Dalam pertemuan tersebut, Dinas Kesehatan Luwu Timur dan PT Vale Indonesia juga menandatangani Berita Acara Komitmen Bersama sebagai dasar pelaksanaan Lomba Desa dan Sekolah Pengendali Jentik Tahun 2026.

Penandatanganan itu menandai dimulainya rangkaian kegiatan yang diharapkan semakin memperkuat kolaborasi dalam menekan risiko penyebaran dengue di Kabupaten Luwu Timur.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru