Dua Jemaah Haji Asal Luwu Meninggal Dunia di Tana Suci
Minggu, 16 Jul 2023 21:07

Kepala Kemenag Luwu, Nurul Haaq, menyampaikan dua jemaah hasil Kabupaten Luwu, meninggal dunia. Foto: Chaeruddin
LUWU - Dua orang Jemaah Hasil asal Kabupaten Luwu, meninggal di Tana Suci, saat melaksanakan ibadah haji tahun ini 1444 H.
Informasi yang dihimpun, dua orang jemaah hasil asal Luwu yang meninggal tersebut umurnya di atas 70 tahun.
"Dua Jemaah Haji kita asal Kabupaten Luwu meninggal dunia saat melaksanakan ibadah haji di Tana Suci. Keduanya sudah dimakamkan di Mekkah," ujar Kepala Kemenag Kabupaten Luwu Nurul Haaq, Minggu, (16/7/2023).
"Informasi yang bisa kami berikan saat ini, jemaah haji yang meninggal atas nama Hj Mari Manteren Nawo, umur 74 tahun alamat Pammanu Kecamatan Belopa Utara dan Hj Sitti Hawa Kalu, umur 79 tahun warga Kelurahan Larompong Kecamata Larompong," tambahnya.
Lanjut Nurul Haaq, Hj Mari Manteren Nawo, meninggal pada 10 Dzulhijjah usai wukuf di Arafah dan Hj Sitti Hawa Kalu, meninggal pada 20 Dzulhijjah usai tawaf wadah, atau tawaf lamitan.
Kepala Kemenag mengakui, keduanya meninggal karena kelelahan dan sakit. "Memang kelelahan dan sakit. Karena perjalanan dari Arafah ke Musdalifah lanjut ke Mina itu selama empat hari dari tanggal 9 hingga 12 Dzulhijjah dan tiba di Mina lanjut melontar jumrah selama tiga hari," terangnya.
Diketahui, Bupati Luwu, Basmin Mattayang, menyambut 284 jamaah haji asal Kabupaten Luwu kloter 12 di Aula Rujab Bupati Luwu, Kelurahan Pammanu, Belopa Utara, Sabtu (15/07/2023).
Bacs Juga: Kloter Pertama Debarkasi Makassar Tiba di Tanah Air, Satu Jemaah Haji Wafat
Jemaah haji Kabupaten Luwu, tiba menggunakan 11 bus disambut ribuan keluarga jamaah yang antusias menanti di halaman sejak siang hari.
Tangis dan haru tak terbendung saat jamaah haji bergantian turun dari bus dan masuk ke Aula Rujab Bupati Luwu.
Basmin menjelaskan tugas berat dalam pelaksanaan haji tahun ini ialah karena kurang lebih 80% jamaah adalah lansia yang usianya diatas 60 tahun.
“Ada dua orang yang dipanggil oleh Allah SWT dan keduanya itu kalau saya tidak salah sudah melaksanakan wukuf di Arafah yang berarti sudah haji," ujarnya.
"Tentu kita harap mudah-mudahan Allah mengampuni segala dosanya, menerima segala amal ibadahnya, Allah menempatkan pada tempat yang layak di sisi-Nya yaitu surga Allah SWT,” doa Basmin Mattayang, yang diaminkan yang hadir.
Untuk diketahui, jamaah haji yang berasal dari Kabupaten Luwu sebanyak 286 orang terdiri 95 laki-laki dan 191 perempuan.
Informasi yang dihimpun, dua orang jemaah hasil asal Luwu yang meninggal tersebut umurnya di atas 70 tahun.
"Dua Jemaah Haji kita asal Kabupaten Luwu meninggal dunia saat melaksanakan ibadah haji di Tana Suci. Keduanya sudah dimakamkan di Mekkah," ujar Kepala Kemenag Kabupaten Luwu Nurul Haaq, Minggu, (16/7/2023).
"Informasi yang bisa kami berikan saat ini, jemaah haji yang meninggal atas nama Hj Mari Manteren Nawo, umur 74 tahun alamat Pammanu Kecamatan Belopa Utara dan Hj Sitti Hawa Kalu, umur 79 tahun warga Kelurahan Larompong Kecamata Larompong," tambahnya.
Lanjut Nurul Haaq, Hj Mari Manteren Nawo, meninggal pada 10 Dzulhijjah usai wukuf di Arafah dan Hj Sitti Hawa Kalu, meninggal pada 20 Dzulhijjah usai tawaf wadah, atau tawaf lamitan.
Kepala Kemenag mengakui, keduanya meninggal karena kelelahan dan sakit. "Memang kelelahan dan sakit. Karena perjalanan dari Arafah ke Musdalifah lanjut ke Mina itu selama empat hari dari tanggal 9 hingga 12 Dzulhijjah dan tiba di Mina lanjut melontar jumrah selama tiga hari," terangnya.
Diketahui, Bupati Luwu, Basmin Mattayang, menyambut 284 jamaah haji asal Kabupaten Luwu kloter 12 di Aula Rujab Bupati Luwu, Kelurahan Pammanu, Belopa Utara, Sabtu (15/07/2023).
Bacs Juga: Kloter Pertama Debarkasi Makassar Tiba di Tanah Air, Satu Jemaah Haji Wafat
Jemaah haji Kabupaten Luwu, tiba menggunakan 11 bus disambut ribuan keluarga jamaah yang antusias menanti di halaman sejak siang hari.
Tangis dan haru tak terbendung saat jamaah haji bergantian turun dari bus dan masuk ke Aula Rujab Bupati Luwu.
Basmin menjelaskan tugas berat dalam pelaksanaan haji tahun ini ialah karena kurang lebih 80% jamaah adalah lansia yang usianya diatas 60 tahun.
“Ada dua orang yang dipanggil oleh Allah SWT dan keduanya itu kalau saya tidak salah sudah melaksanakan wukuf di Arafah yang berarti sudah haji," ujarnya.
"Tentu kita harap mudah-mudahan Allah mengampuni segala dosanya, menerima segala amal ibadahnya, Allah menempatkan pada tempat yang layak di sisi-Nya yaitu surga Allah SWT,” doa Basmin Mattayang, yang diaminkan yang hadir.
Untuk diketahui, jamaah haji yang berasal dari Kabupaten Luwu sebanyak 286 orang terdiri 95 laki-laki dan 191 perempuan.
(GUS)
Berita Terkait

News
Menteri Agama Lobi Arab Saudi Tambah Kuota Pengawas Haji
Pemerintah Indonesia melalui Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar telah melobi pemerintah Arab Saudi agar dapat menambahkan kuota pengawas haji untuk jemaah haji Indonesia.
Rabu, 05 Mar 2025 05:41

News
Calon Jemaah Haji Reguler Indonesia Harus Miliki JKN Aktif
Pemerintah memastikan seluruh calon jemaah haji reguler harus terlindungi oleh Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mulai dari persiapan, keberangkatan ke tanah suci hingga kembali ke tanah air.
Kamis, 13 Feb 2025 10:06

Sulsel
Masa Tunggu Haji Reguler Kabupaten Bantaeng 48 Tahun
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bantaeng mencatat ada 8.445 orang dalam waiting list alias daftar tunggu jamaah haji reguler.
Rabu, 22 Jan 2025 17:18

News
Kuota Haji dan Petugas Haji Tahun 2025 Alami Penurunan
Kuota jemaah haji Indonesia tahun 1446 H/2025 mengalami penurunan yakni hanya mencapai 221 ribu jemaah. Berbeda dari tahun 2024 yang angkanya mencapai 241 ribu jemaah.
Senin, 30 Des 2024 18:55

News
Lelang Pesawat Jemaah Haji 2025 Dibuka, Kemenag: Transparan dan Akuntabel
Kementerian Agama mulai melakukan proses seleksi penyediaan transportasi udara bagi jemaah haji 1446 H/2025 M. Tahap pendaftaran dibuka sejak, Kamis (12/12/2024) di kantor Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU).
Jum'at, 13 Des 2024 10:19
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat