160 Calon Komisioner Bawaslu Kabupaten/kota Jalani Uji Kelayakan dan Kepatutan
Jum'at, 04 Agu 2023 10:48
Para calon Komisioner Bawaslu Kabupaten/kota menjalani uji kelayakan dan kepatutan. Foto: Humas Bawaslu Sulsel
MAKASSAR - Bawaslu Sulsel tengah menguji sebanyak 160 calon komisioner untuk 24 Bawaslu kabupaten/kota. Agenda ini berlangsung di Hotel Claro Makassar selama 4 hari mulai 3 sampai 6 Agustus 2023.
Komisioner Bawaslu Sulsel, Samsuar Saleh mengatakan jika fit and proper test dengan menggunakan sistem semi structured group discussion (SSGD). Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan calon komisioner Bawaslu kabupaten/kota.
"Jadi sifatnya 7 komisioner (Bawaslu Sulsel), hanya melihat, mengukur kemapuan seluruh peserta dalam grup diskusi yang lagi berjalan," kata Samsuar.
Samsuar menuturkan, para calon komisioner Bawaslu kabupaten/kota akan dilihat kualitasnya dan pengetahuannya soal kepemiluan. Apalagi masa kerja mereka sampai 5 tahun ke depan.
"Dengan metode SSGD (semi structured group discussion) bisa melahirkan komisioner terbaik di masing-masing kabupaten. Itu yang kami harapkan," ujarnya.
Mantan Ketua Bawaslu Gowa ini melanjutkan, pihaknya akan mendalami mulai dari wawasan, kemampuan mereka ketika ada sengketa.
"Kerja sama dan bagaimana kewibawaan mereka ketika ada masalah. Jadi kita ukur semua, bagaimana mereka bekerja sama satu kelompok," tuturnya.
Tahapan diskusi ini tetap ada penilaian. Bawaslu Sulsel akan mengirimkan nilai mereka, kepada pusat untuk ditentukan siapa calon komisioner kabupaten/kota yang akan dilantik.
Hanya saja, keputusan final tetap kewenangan pusat “Biar bagaimana pun yang mengeluarkan keputusan Bawaslu RI," kuncinya.
Komisioner Bawaslu Sulsel lainnya, Alamsyah menambahkan pihaknya hanya mengamati proses diskusi yang dilakukan calon komisioner. Namun ia mengaku hasil penilaiannya akan tetap menjadi pertimbangan pusat.
"Kami akan berikan skoring kepada calon komisioner. Penilaian kami tentu akan menjadi salah satu indikator bagi Bawaslu RI untuk menentukan nanti," kuncinya.
"Sebagai tahapan akhir, pelaksanaan kegiatannya selama 4 hari. Karena ada 24 kabupaten/kota yang bergilir mengikuti kegiatan ini," tutupnya.
Komisioner Bawaslu Sulsel, Samsuar Saleh mengatakan jika fit and proper test dengan menggunakan sistem semi structured group discussion (SSGD). Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan calon komisioner Bawaslu kabupaten/kota.
"Jadi sifatnya 7 komisioner (Bawaslu Sulsel), hanya melihat, mengukur kemapuan seluruh peserta dalam grup diskusi yang lagi berjalan," kata Samsuar.
Samsuar menuturkan, para calon komisioner Bawaslu kabupaten/kota akan dilihat kualitasnya dan pengetahuannya soal kepemiluan. Apalagi masa kerja mereka sampai 5 tahun ke depan.
"Dengan metode SSGD (semi structured group discussion) bisa melahirkan komisioner terbaik di masing-masing kabupaten. Itu yang kami harapkan," ujarnya.
Mantan Ketua Bawaslu Gowa ini melanjutkan, pihaknya akan mendalami mulai dari wawasan, kemampuan mereka ketika ada sengketa.
"Kerja sama dan bagaimana kewibawaan mereka ketika ada masalah. Jadi kita ukur semua, bagaimana mereka bekerja sama satu kelompok," tuturnya.
Tahapan diskusi ini tetap ada penilaian. Bawaslu Sulsel akan mengirimkan nilai mereka, kepada pusat untuk ditentukan siapa calon komisioner kabupaten/kota yang akan dilantik.
Hanya saja, keputusan final tetap kewenangan pusat “Biar bagaimana pun yang mengeluarkan keputusan Bawaslu RI," kuncinya.
Komisioner Bawaslu Sulsel lainnya, Alamsyah menambahkan pihaknya hanya mengamati proses diskusi yang dilakukan calon komisioner. Namun ia mengaku hasil penilaiannya akan tetap menjadi pertimbangan pusat.
"Kami akan berikan skoring kepada calon komisioner. Penilaian kami tentu akan menjadi salah satu indikator bagi Bawaslu RI untuk menentukan nanti," kuncinya.
"Sebagai tahapan akhir, pelaksanaan kegiatannya selama 4 hari. Karena ada 24 kabupaten/kota yang bergilir mengikuti kegiatan ini," tutupnya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Bawaslu Luwu Timur Sebut Pendidikan Politik Kunci Hentikan Pemilih Jual Suara
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Luwu Timur menegaskan bahwa kualitas pemilih masih menjadi tantangan serius dalam demokrasi. Salah satunya masih adanya pemilih yang bersedia menggadaikan hak pilihnya.
Rabu, 21 Jan 2026 10:14
Sulsel
Bawaslu Bantaeng Dorong Pendidikan Demokrasi bagi Pemilih Pemula
Menanamkan nilai demokrasi sejak dini menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas pemilu. Atas dasar ini Bawaslu Kabupaten Bantaeng hadir di SMA Negeri 1 Bantaeng dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Demokrasi, Senin (12/01/2026).
Senin, 12 Jan 2026 13:50
Sulsel
Pawennari Sebut Pendidikan Politik Kunci Wujudkan Pemilih Berkualitas
Ketua Bawaslu Kabupaten Luwu Timur, Pawennari, menilai pendidikan politik memiliki peran penting dalam membentuk pemilih yang sadar dan kritis, sehingga berpengaruh langsung terhadap kualitas Pemilu.
Senin, 29 Des 2025 13:51
Sulsel
Bawaslu Soppeng Perketat Pengawasan Pemutakhiran Data Parpol Berkelanjutan
KPU Soppeng memyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pemutakhiran Data Parpol Berkelanjutan dan Peraturan KPU 3 Tahun 2025 Tentang Penggantian Antar Waktu Calon Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/kota.
Jum'at, 19 Des 2025 20:54
Sulsel
Bawaslu Soppeng Gelar Outbond Leadership Camp, Perkuat SDM dan Kelembagaan
Bawaslu Soppeng menggelar kegiatan Penguatan Kelembagaan dan Kapasitas Sumber Daya Manusia bertajuk “Transformasi Sumber Daya Manusia Bawaslu Soppeng lewat Outbond Leadership Camp”.
Senin, 15 Des 2025 12:31
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Nilai Capai 7,71 Persen, Sidrap Juara Satu Pertumbuhan Ekonomi Sulsel 2025
2
BPP IKA UIN Alauddin Perkuat Konsolidasi dan Peran Strategis Alumni
3
Pemkab Gowa Percepat Distribusi MBG untuk Bumil, Busui dan Balita Non PAUD
4
Angkutan Lebaran 2026, Sulsel Jadi Simpul Strategis Transportasi Indonesia Timur
5
Silaturahim dan Buka Bersama, Momentum Penguatan Peran Alumni UIN Alauddin untuk Bangsa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Nilai Capai 7,71 Persen, Sidrap Juara Satu Pertumbuhan Ekonomi Sulsel 2025
2
BPP IKA UIN Alauddin Perkuat Konsolidasi dan Peran Strategis Alumni
3
Pemkab Gowa Percepat Distribusi MBG untuk Bumil, Busui dan Balita Non PAUD
4
Angkutan Lebaran 2026, Sulsel Jadi Simpul Strategis Transportasi Indonesia Timur
5
Silaturahim dan Buka Bersama, Momentum Penguatan Peran Alumni UIN Alauddin untuk Bangsa