Bantu Warga Kekeringan, Baznas Maros Distribusikan 75.000 Liter Air Bersih
Rabu, 23 Agu 2023 14:01
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Maros mengdistribusikan bantuan air bersih, untuk membantu warga yang mengalami kekeringan di Wilayah Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros. Foto: Najmi S Limonu
MAROS - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Maros mengdistribusikan bantuan air bersih, untuk membantu warga yang mengalami kekeringan di Wilayah Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros.
Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian, Baznas Maros H Mager, mengatakan, bantuan air bersih sebanyak 75.000 liter ini disalurkan ke wilayah yang paling terdampak, yakni Desa Minasaupa. Dia menuturkan, penyaluran air bersih ini dilakukan selama 4 hari.
"Kita menyalurkan air bersih ini dilakukan dengan menggandeng berbagai lembaga, diantaranya Pemadam Kebakaran, BPBD, PMI, Abu Darda, Arunesia dan Kurir Langit. Bersama-sama mereka mengatur distribusi air bersih dengan efisien dan merata, sehingga mencapai mereka yang benar-benar membutuhkan," jelasnya.
Distribusi air bersih dilakukan dengan menyediakan titik-titik distribusi di sejumlah lokasi strategis di desa. Warga yang membutuhkan dapat mengambil air dari titik distribusi ini dengan membawa wadah sendiri.
"Para relawan dari berbagai kelompok masyarakat juga turut ambil bagian dalam distribusi bantuan ini. Mereka membantu mengarahkan warga dan memastikan kelancaran proses distribusi," ujarnya.
Kepala Dusun Desa Pappaka, Desa Minasa Upa, Dahla menambahkan, kekeringan dan minimnya air bersih ini sudah lama dialami warga desa.
"Kekeringan selama berbulan-bulan sudah dialami warga, mengakibatkan mata air dan penampungan air hujan yang sudah mulai habis," terangnya.
Dengan adanya bantuan air bersih dari Baznas ini, masyarakat sangat bersyukur dan merasa sangat terbantu mengingat air merupakan sumber kehidupan.
Distribusi bantuan air bersih merupakan inisiatif yang sangat penting dalam situasi kekeringan.
"Dengan adanya program distribusi bantuan air bersih ini, diharapkan masyarakat dapat merasa lega sementara waktu dan dapat membantu mengurangi dampak dari krisis air yang sedang dihadapi," ujarnya.
Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian, Baznas Maros H Mager, mengatakan, bantuan air bersih sebanyak 75.000 liter ini disalurkan ke wilayah yang paling terdampak, yakni Desa Minasaupa. Dia menuturkan, penyaluran air bersih ini dilakukan selama 4 hari.
"Kita menyalurkan air bersih ini dilakukan dengan menggandeng berbagai lembaga, diantaranya Pemadam Kebakaran, BPBD, PMI, Abu Darda, Arunesia dan Kurir Langit. Bersama-sama mereka mengatur distribusi air bersih dengan efisien dan merata, sehingga mencapai mereka yang benar-benar membutuhkan," jelasnya.
Distribusi air bersih dilakukan dengan menyediakan titik-titik distribusi di sejumlah lokasi strategis di desa. Warga yang membutuhkan dapat mengambil air dari titik distribusi ini dengan membawa wadah sendiri.
"Para relawan dari berbagai kelompok masyarakat juga turut ambil bagian dalam distribusi bantuan ini. Mereka membantu mengarahkan warga dan memastikan kelancaran proses distribusi," ujarnya.
Kepala Dusun Desa Pappaka, Desa Minasa Upa, Dahla menambahkan, kekeringan dan minimnya air bersih ini sudah lama dialami warga desa.
"Kekeringan selama berbulan-bulan sudah dialami warga, mengakibatkan mata air dan penampungan air hujan yang sudah mulai habis," terangnya.
Dengan adanya bantuan air bersih dari Baznas ini, masyarakat sangat bersyukur dan merasa sangat terbantu mengingat air merupakan sumber kehidupan.
Distribusi bantuan air bersih merupakan inisiatif yang sangat penting dalam situasi kekeringan.
"Dengan adanya program distribusi bantuan air bersih ini, diharapkan masyarakat dapat merasa lega sementara waktu dan dapat membantu mengurangi dampak dari krisis air yang sedang dihadapi," ujarnya.
(GUS)
Berita Terkait
News
Sidang Tipikor Kasus Baznas Enrekang, Ahli Sebut Dana ZIS Bukan Uang Negara
Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Makassar beberapa waktu lalu, saksi ahli dihadirkan untuk memperjelas posisi dana ZIS dalam kerangka hukum administrasi dan keuangan negara.
Rabu, 06 Mei 2026 19:11
News
Tim Hukum Sebut Kasus ZIS Enrekang Keliru Sejak Awal, Terdakwa Minta Dibebaskan
Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di BAZNAS Kabupaten Enrekang kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada PN Makassar, Selasa (5/5/2026).
Selasa, 05 Mei 2026 18:08
Makassar City
Legislator Makassar Mengeluh Air Tak Mengalir 4 Bulan, Tapi Tetap Dapat Tagihan
Anggota DPRD Kota Makassar, Rahmat Taqwa Quraisy (RTQ), mengkritik kinerja PDAM terkait krisis air bersih yang terus berulang setiap tahun, Kamis (16/4/2026).
Kamis, 16 Apr 2026 22:03
Sulsel
Bupati Bone Teken MoU SPAM Air Bersih, Nilai Investasi Tembus Rp200 Miliar
Pemerintah Kabupaten Bone menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama penyediaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dengan pihak ketiga, PT Biosant Tirta Lestari.
Kamis, 12 Feb 2026 11:04
Makassar City
Air Bersih Mengalir Lagi, Janji Wali Kota Munafri Terwujud di Jalan Titang
Komitmen Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, untuk terus mendengar dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat kembali terlihat nyata.
Selasa, 09 Des 2025 21:16
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Eks Sekwan DPRD Wajo Siap Bantu Penyelidikan Polisi soal Kasus Anggaran Makan Minum Dewan
2
Sambut Harlah ke-50, LPM Profesi UNM Gelar Lomba Video Opini
3
Pemkot Makassar Benahi SPMB 2026, Server Terpisah hingga Helpdesk Sekolah
4
Rektor UIN Alauddin Singgung Penyakit Intelektual di Pengukuhan 3 Guru Besar
5
Bupati Bone Serahkan Trofi Juara BBC 2026 kepada Palakka FC
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Eks Sekwan DPRD Wajo Siap Bantu Penyelidikan Polisi soal Kasus Anggaran Makan Minum Dewan
2
Sambut Harlah ke-50, LPM Profesi UNM Gelar Lomba Video Opini
3
Pemkot Makassar Benahi SPMB 2026, Server Terpisah hingga Helpdesk Sekolah
4
Rektor UIN Alauddin Singgung Penyakit Intelektual di Pengukuhan 3 Guru Besar
5
Bupati Bone Serahkan Trofi Juara BBC 2026 kepada Palakka FC