APBD Perubahan Maros Meningkat 2 Persen
Minggu, 03 Sep 2023 16:21
Bupati Maros HAS Chaidir Syam. Foto: SINDO Makassar/Dok
MAROS - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan Kabupaten Maros tahun anggaran 2023 sebesar Rp1.465.270.254.863.
Jumlah ini meningkat dari APBD pokok tahun anggaran 2023 sebesar 2 persen yakni Rp1.437.792.246.614.
Bupati Maros AS Chaidir Syam mengatakan, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Maros pada APBD perubahan 2023 juga mengalami kenaikan menjadi Rp308 miliar. Pada APBD pokok sebelumnya hanya diproyeksi Rp267 miliar.
"Alhamdulillah sudah kita rampungkan dan rumuskan dalam satu pandangan dan komitmen yang sama," katanya saat rapat penandatanganan persetujuan bersama raperda perubahan APBD 2023 di ruang rapat paripurna DPRD Maros, baru-baru ini.
Pada rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Maros Andi Patarai Amir itu terungkap bahwa anggaran belanja daerah sebesar Rp1.584.383.017.384. Meningkat dari APBD pokok sebesar Rp1.479.688.652.614.
"Meningkat sekitar 7 persen, hingga mengakibat defisit sebesar Rp119.112.762.521. Untuk penerimaan pembiayaan, meningkat sebesar Rp119.112.763.521 atau sebesar 171 persen, sedangkan pengeluaran pembiayaan menurun 100 persen," jelasnya.
Chaidir juga mengatakan, Pemkab Maros menyiapkan belanja operasi sebesar Rp1.051.057.930.949. Belanja modal Rp382.663.963.835. Belanja tidak terduga Rp3.000.000.000 dan belanja transfer Rp147.661.122.600.
Mantan Ketua DPRD Maros itu mengatakan di APBD Perubahan pihaknya masih menyiapkan anggaran Covid-19 sebesar Rp8 miliar.
“Dana yang paling besar itu untuk dana Pilkada sebesar Rp17 miliar,” ujarnya.
Jumlah ini meningkat dari APBD pokok tahun anggaran 2023 sebesar 2 persen yakni Rp1.437.792.246.614.
Bupati Maros AS Chaidir Syam mengatakan, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Maros pada APBD perubahan 2023 juga mengalami kenaikan menjadi Rp308 miliar. Pada APBD pokok sebelumnya hanya diproyeksi Rp267 miliar.
"Alhamdulillah sudah kita rampungkan dan rumuskan dalam satu pandangan dan komitmen yang sama," katanya saat rapat penandatanganan persetujuan bersama raperda perubahan APBD 2023 di ruang rapat paripurna DPRD Maros, baru-baru ini.
Pada rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Maros Andi Patarai Amir itu terungkap bahwa anggaran belanja daerah sebesar Rp1.584.383.017.384. Meningkat dari APBD pokok sebesar Rp1.479.688.652.614.
"Meningkat sekitar 7 persen, hingga mengakibat defisit sebesar Rp119.112.762.521. Untuk penerimaan pembiayaan, meningkat sebesar Rp119.112.763.521 atau sebesar 171 persen, sedangkan pengeluaran pembiayaan menurun 100 persen," jelasnya.
Chaidir juga mengatakan, Pemkab Maros menyiapkan belanja operasi sebesar Rp1.051.057.930.949. Belanja modal Rp382.663.963.835. Belanja tidak terduga Rp3.000.000.000 dan belanja transfer Rp147.661.122.600.
Mantan Ketua DPRD Maros itu mengatakan di APBD Perubahan pihaknya masih menyiapkan anggaran Covid-19 sebesar Rp8 miliar.
“Dana yang paling besar itu untuk dana Pilkada sebesar Rp17 miliar,” ujarnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Pemkab Maros Siapkan 500 Paket Daging Kurban untuk Warga
Pemerintah Kabupaten Maros menyiapkan sekitar 500 paket daging kurban untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan pada momen Iduladha tahun ini.
Rabu, 29 Apr 2026 15:40
Sports
FAJI Maros Gelar Kejurda Arung Jeram di Tompobulu pada 7-10 Mei 2026
Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Maros akan menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) arung jeram di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, pada 7 hingga 10 Mei 2026 mendatang.
Selasa, 28 Apr 2026 11:52
Sulsel
4 SPPG di Maros Kembali Beroperasi, 9 Masih Disuspend
Sebanyak empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), kembali beroperasi setelah sebelumnya disuspend oleh Badan Gizi Nasional (BGN), Rabu (22/4/2026).
Rabu, 22 Apr 2026 17:43
News
Kumpulkan 560 Poin, Maros Juara Umum MTQ XXXIV Sulsel
Kabupaten Maros berhasil meraih juara umum pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Minggu, 19 Apr 2026 07:18
News
Ancaman Kemarau Panjang, BPBD Maros Petakan Wilayah Rawan Kekeringan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros mulai memetakan wilayah rawan terdampak musim kemarau panjang tahun ini.
Minggu, 19 Apr 2026 07:09
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kapolsek Tamalatea Tutup Aktivitas Tambang Diduga Ilegal di Bontoramba
2
Mercure Makassar Luncurkan Menu Baru The Light dengan Konsep Non-Alkohol
3
Penuhi Persyaratan, Achmad Fadhil Siap Bertarung di Muscab HIPMI Gowa
4
Lurah Empoang Selatan Ubah Sampah Plastik Jadi Paving Block
5
Layanan Ramah HAM, Imigrasi Parepare Permudah Kelompok Rentan Urus Paspor
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kapolsek Tamalatea Tutup Aktivitas Tambang Diduga Ilegal di Bontoramba
2
Mercure Makassar Luncurkan Menu Baru The Light dengan Konsep Non-Alkohol
3
Penuhi Persyaratan, Achmad Fadhil Siap Bertarung di Muscab HIPMI Gowa
4
Lurah Empoang Selatan Ubah Sampah Plastik Jadi Paving Block
5
Layanan Ramah HAM, Imigrasi Parepare Permudah Kelompok Rentan Urus Paspor