Pemkot Parepare Kembali Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Angin Kencang
Jum'at, 15 Sep 2023 18:18

Penyaluran bantuan kepada warga terdampak angin kencang di di Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Jumat (15/9/2023). Foto: Istimewa
PAREPARE - Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kembali menyalurkan bantuan logistik ke warga terdampak angin kencang. Kali ini dilakukan di Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Jumat (15/9/2023).
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Parepare Irma Suryani menyampaikan, bantuan logistik yang disalurkan hari ini berupa terpal, selimut, matras, tikar, perlengkapan mandi, serta paket sembako berisi beras, telur, minyak, mi instan dan madu.
"Melaksanakan instruksi Bapak Wali Kota (Taufan Pawe), kami harus bergerak cepat menyalurkan bantuan kegawatdaruratan dengan memberikan bantuan logistik untuk meringankan beban warga yang terdampak," jelasnya.
Saat ini, BPBD Parepare tengah melakukan investigasi dan verifikasi rumah warga yang terdampak angin kencang di empat kecamatan untuk diberikan bantuan bahan material.
Hingga saat ini Call Center 112 Terpadu yaitu BPBD, Damkar dan Call Center 112 Dinas Kesehatan, terus membuka layanan aduan 1x24 jam jika ada warga yang membutuhkan bantuan.
"Melalui kesempatan ini juga, kami menghimbau warga agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap fenomena El Nino di mana angin kencang dan kemarau masih akan berlangsung hingga oktober mendatang berdasarkan rilis BMKG Wilayah IV Makassar," imbaunya.
Sebelumnya, BPBD Parepare telah menyalurkan bantuan logistik kepada 35 KK yang terdampak angin kencang pada tanggal 19 Agustus 2023. Sementara rumah warga yang terdampak angin kencang pada tanggal 12 September 2023 saat ini masih dalam proses penyaluran bantuan logistik dan dalam pendataan.
Irma menambahkan, BPBD Parepare juga telah menghimpun data rumah warga yang terdampak angin kencang pada tanggal 19 hingga 31 agustus berjumlah 147 KK terdiri dari 4 kecamatan telah diajukan dalam belanja BTT untuk bidang rehabilitasi dan rekonstruksi.
"Masih ada tambahan data susulan dari kelurahan 39 KK per tanggal 14 September 2023, dan jika warga yang belum masuk dalam pendataan terdampak bencana, silahkan melaporkan diri ke Kelurahan setempat atau bisa langsung ke Kantor Call Center 112 Terpadu," harapnya.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Parepare Irma Suryani menyampaikan, bantuan logistik yang disalurkan hari ini berupa terpal, selimut, matras, tikar, perlengkapan mandi, serta paket sembako berisi beras, telur, minyak, mi instan dan madu.
"Melaksanakan instruksi Bapak Wali Kota (Taufan Pawe), kami harus bergerak cepat menyalurkan bantuan kegawatdaruratan dengan memberikan bantuan logistik untuk meringankan beban warga yang terdampak," jelasnya.
Saat ini, BPBD Parepare tengah melakukan investigasi dan verifikasi rumah warga yang terdampak angin kencang di empat kecamatan untuk diberikan bantuan bahan material.
Hingga saat ini Call Center 112 Terpadu yaitu BPBD, Damkar dan Call Center 112 Dinas Kesehatan, terus membuka layanan aduan 1x24 jam jika ada warga yang membutuhkan bantuan.
"Melalui kesempatan ini juga, kami menghimbau warga agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap fenomena El Nino di mana angin kencang dan kemarau masih akan berlangsung hingga oktober mendatang berdasarkan rilis BMKG Wilayah IV Makassar," imbaunya.
Sebelumnya, BPBD Parepare telah menyalurkan bantuan logistik kepada 35 KK yang terdampak angin kencang pada tanggal 19 Agustus 2023. Sementara rumah warga yang terdampak angin kencang pada tanggal 12 September 2023 saat ini masih dalam proses penyaluran bantuan logistik dan dalam pendataan.
Irma menambahkan, BPBD Parepare juga telah menghimpun data rumah warga yang terdampak angin kencang pada tanggal 19 hingga 31 agustus berjumlah 147 KK terdiri dari 4 kecamatan telah diajukan dalam belanja BTT untuk bidang rehabilitasi dan rekonstruksi.
"Masih ada tambahan data susulan dari kelurahan 39 KK per tanggal 14 September 2023, dan jika warga yang belum masuk dalam pendataan terdampak bencana, silahkan melaporkan diri ke Kelurahan setempat atau bisa langsung ke Kantor Call Center 112 Terpadu," harapnya.
(MAN)
Berita Terkait

Sulsel
Walkot Parepare Tasming Hamid Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran
Kobaran api menghanguskan toko di Jalan Andi Makkasau pada 3 Maret 2025. Beruntung, kebakaran ini tak melebar dan berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran 112 (Damkar).
Senin, 03 Mar 2025 13:20

Sulsel
Cuaca Ekstrem, 14 Pohon Tumbang dan Puluhan Rumah Rusak Diterjang Angin di Maros
Hujan disertai angin kencang yang terjadi di Kabupaten Maros menyebabkan 14 pohon tumbang di Kabupaten Maros, Minggu (9/2/2025).
Senin, 10 Feb 2025 10:19

Sulsel
Cuaca Ekstrem Landa Sinjai: Rumah Warga Ambruk, Tiang Listrik dan Pohon Tumbang
Kabupaten Sinjai dilanda cuaca ekstrem. Hujan disertai angin kencang mengakibatkan rumah warga rusak, empat tiang listrik dan sejumlah pohon tumbang
Minggu, 15 Des 2024 13:56

Sulsel
Sasar 1034 Umat Nasrani, Pj Wali Kota Parepare Lepas Pasar Murah Jelang Nataru
Pemkot Parepare melalui Dinas Perdagangan (Disdag) melakukan pasar murah jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare, Abdul Hayat Gani melepas tim dan armada di halaman Kantor Kecamatan Ujung pada Minggu, 15 Desember 2024.
Minggu, 15 Des 2024 13:26

Sulsel
Pelayanan Publik Pemkot Parepare Dapat Rapor Hijau, Raih Penghargaan Ombudsman
Penyelenggaraan pelayanan publik di Kota Parepare mendapat penilaian positif. Ombudsman memberi rapor hijau. Pj Wali Kota Parepare Abdul Hayat Gani meraih penghargaan Ombudsman.
Kamis, 12 Des 2024 19:09
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat