Pengangguran Tembus Angka 10 Ribu, Pemkab Maros Gelar Job Fair
Senin, 09 Okt 2023 22:16
Pemkab Maros bakal menggelar job fair sebagai upaya untuk menekan angka pengangguran. Foto/Ilustrasi
MAROS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros akan menggelar job fair 19-20 Oktober mendatang di Kantor Mal Pelayanan Publik.
Kabid Tenaga Kerja Dinas Penanaman Modal, Pelayan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan, Darwansyah, mengatakan pada job fair mendatang ada sekitar 20-an perusahaan yang akan bergabung.
“Untuk sementara ada 300 lowongan yang disediakan. Semuanya itu tersedia dari sekitar 20 perusahaan," katanya, Senin (9/10/2023).
Dia mengatakan, perusahaan yang bergabung di job fair adalah perusahan yang beroperasi di Maros. “Namun, sebagaian juga ada yang di Makassar tapi itu hanya kantor pusatnya. Misalnya, Alfamart dan Indomaret kita masih berusaha untuk konfirmasi,” ujarnya.
Dengan adanya job fair ini, dia berharap bisa membantu para job seeker untuk mendapatkan pekerjaan. "Kami berharap dengan adanya job fair ini bisa menekan angka penagngguran,” tuturnya.
Dia mengatakan, saat ini angka pengangguran di Maros telah menyentuh angka 10.000 orang. Makanya berbagai carapun dilakukan pihaknya untuk mengurangi angka pengangguran di Maros.
Dia mengklaim tingginya angka pengangguran di Maros disebabkan oleh populasi yang juga terus meningkat.
"Juga terbatasnya perusahaan yang merekrut tenaga kerja yang sesuai dengan kualifikasi di Maros. Kompetensi tenaga kerja kita juga masih rendah. Sehingga perusahaan juga akan sulit memasukkan mereka ke pasar kerja,” terangnya.
Tak hanya itu, Pemkab Maros juga melakukan kerjasama dengan balai latihan kerja. Pihaknya juga saat ini tengah merancang pembangunan workshop alat berat dan pertanian di Tompobulu.
Kita juga punya program dengan kementrian. Kemudian MoU dengan PT sin untuk tenaga kerja ke Jepang,” imbuhnya.
Kabid Tenaga Kerja Dinas Penanaman Modal, Pelayan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan, Darwansyah, mengatakan pada job fair mendatang ada sekitar 20-an perusahaan yang akan bergabung.
“Untuk sementara ada 300 lowongan yang disediakan. Semuanya itu tersedia dari sekitar 20 perusahaan," katanya, Senin (9/10/2023).
Dia mengatakan, perusahaan yang bergabung di job fair adalah perusahan yang beroperasi di Maros. “Namun, sebagaian juga ada yang di Makassar tapi itu hanya kantor pusatnya. Misalnya, Alfamart dan Indomaret kita masih berusaha untuk konfirmasi,” ujarnya.
Dengan adanya job fair ini, dia berharap bisa membantu para job seeker untuk mendapatkan pekerjaan. "Kami berharap dengan adanya job fair ini bisa menekan angka penagngguran,” tuturnya.
Dia mengatakan, saat ini angka pengangguran di Maros telah menyentuh angka 10.000 orang. Makanya berbagai carapun dilakukan pihaknya untuk mengurangi angka pengangguran di Maros.
Dia mengklaim tingginya angka pengangguran di Maros disebabkan oleh populasi yang juga terus meningkat.
"Juga terbatasnya perusahaan yang merekrut tenaga kerja yang sesuai dengan kualifikasi di Maros. Kompetensi tenaga kerja kita juga masih rendah. Sehingga perusahaan juga akan sulit memasukkan mereka ke pasar kerja,” terangnya.
Tak hanya itu, Pemkab Maros juga melakukan kerjasama dengan balai latihan kerja. Pihaknya juga saat ini tengah merancang pembangunan workshop alat berat dan pertanian di Tompobulu.
Kita juga punya program dengan kementrian. Kemudian MoU dengan PT sin untuk tenaga kerja ke Jepang,” imbuhnya.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Jemaah Haji Maros 2027 Bertambah Jadi 475 Orang
Jumlah calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Maros untuk musim haji 2027 kembali bertambah. Dari sebelumnya 463 orang, kini tercatat sebanyak 475 jemaah.
Selasa, 08 Sep 2026 16:41
News
Wabup Maros Usulkan Pemberangkatan Haji Dipusatkan di Al-Markaz
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mengusulkan agar pemberangkatan jemaah haji asal Maros pada musim haji mendatang dipusatkan di satu lokasi, yakni Masjid Al-Markaz.
Selasa, 08 Sep 2026 15:22
Sulsel
Bapenda Maros Perpanjang Kebijakan Penghapusan Denda PBB-P2
Pemerintah Kabupaten Maros melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memperpanjang kebijakan penghapusan sanksi administratif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 31 Desember 2026.
Kamis, 03 Sep 2026 12:30
News
2.206 Ha Lahan Pertanian Maros Terancam Kekeringan, Bupati Kerahkan Pompa Air
Kekeringan ekstrem mulai mengancam sektor pertanian di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Rabu, 02 Sep 2026 11:38
Sulsel
Pemkab Maros dan BPN Perkuat Integrasi Data Pertanahan dan Pajak
Pemerintah Kabupaten Maros bersama Kantor Pertanahan Kabupaten Maros memperkuat sinergi dalam peningkatan pelayanan bidang pertanahan.
Selasa, 01 Sep 2026 17:54
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Hayat Gani Temui Waketum Perindo, Siap Gelar Workshop Bedah Dapil dan Verifikasi di Makassar
2
PKKMB UPRI 2026, Mahasiswa Baru Dibekali Pengetahuan Akademik, AI dan Integritas
3
Antrean BBM Meningkat, Pertamina Operasikan 25 SPBU 24 Jam di Makassar
4
Perkuat SDM, Bupati Jeneponto Buka PBK Batch 4 Tahun 2026
5
Cegah Pengisian BBM Berulang, Koperindag Lutim Siapkan Sistem Pendataan Digital di SPBU
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Hayat Gani Temui Waketum Perindo, Siap Gelar Workshop Bedah Dapil dan Verifikasi di Makassar
2
PKKMB UPRI 2026, Mahasiswa Baru Dibekali Pengetahuan Akademik, AI dan Integritas
3
Antrean BBM Meningkat, Pertamina Operasikan 25 SPBU 24 Jam di Makassar
4
Perkuat SDM, Bupati Jeneponto Buka PBK Batch 4 Tahun 2026
5
Cegah Pengisian BBM Berulang, Koperindag Lutim Siapkan Sistem Pendataan Digital di SPBU