APBD Kabupaten Gowa pada 2024 Diproyeksikan Capai Rp2 Triliun
Jum'at, 13 Okt 2023 20:59
Wabup Gowa, Abdul Rauf Malaganni, menyerahkan Ranperda tentang APBD Tahun Anggaran 2024 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Gowa, Rabu (11/10) lalu. Foto/Herni Amir
GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa melalui Wakil Bupati Gowa, Abdul Rauf Malaganni, menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tentang APBD Tahun Anggaran 2024 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Gowa, Rabu (11/10) lalu.
Abdul Rauf mengatakan Pemkab Gowa terus berkomitmen untuk mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat salah satunya dengan menyusun Rancangan APBD yang berfokus pada kebutuhan dan prioritas masyarakat.
“Komitmen kami adalah bagaimana bisa memberikan pelayanan yang lebih baik dan berkelanjutan serta mengoptimalkan APBD Tahun 2024 dengan menerapkan pengawasan dan pencegahan korupsi dan menata ulang distribusi anggaran untuk memastikan tidak terjadi penyalahgunaan serta melibatkan masyarakat dalam pembuatan program kerja untuk meningkatkan partisipasi dan pengawasan terhadap penggunaan APBD,” ungkapnya.
Adapun proyeksi penerimaan pendapatan daerah secara akumulatif pada 2024 sebesar Rp.2.042.891.488.805,- yang bersumber dari PAD sebesar Rp.270.484.163.517,- atau 13 persen dari total pendapatan daerah. Kemudian pendapatan transfer yang berkontribusi adalah 84 persen dan merupakan komponen terbesar penyumbang pendapatan daerah yakni sebesar Rp.1.731.992.493.656,- , sedangkan untuk komponen penerimaan lain-lain ditargetkan Rp.40.414.831.632,- atau 1,97 persen.
Sementara untuk belanja daerah direncanakan sebesar Rp.2.042.891.488.805. Terdiri atas belanja operasi sebesar Rp.1.487.378.547.644,- atau 72,80 persen, kemudian belanja modal sebesar Rp.313.622.669.248,- atau 15,35 persen, selanjutnya belanja tidak terduga Rp.6.000.000.000,- dan komponen belanja transfer Rp.235.890.271.913.
“Tantangan yang dihadapi oleh pemerintah daerah ke depan adalah semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan publik sedangkan peluang yang dimiliki adalah potensi Sumber Daya Alam dan industri yang berkembang serta adanya kesempatan kolaborasi dengan sektor swasta untuk meningkatkan pendapatan daerah," kata Karaeng Kio sapaan akrab Wakil Bupati Gowa.
Olehnya ia berharap Ranperda APBD Tahun 2024 ini dapat dilanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai dengan mekanisme dan aturan perundang undangan yang berlaku.
Turut hadir pada penyerahan ini Pj Sekda Gowa, Abdul Karim Dania, para Pimpinan SKPD, Kabag dan Camat Lingkup Pemkab Gowa.
Abdul Rauf mengatakan Pemkab Gowa terus berkomitmen untuk mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat salah satunya dengan menyusun Rancangan APBD yang berfokus pada kebutuhan dan prioritas masyarakat.
“Komitmen kami adalah bagaimana bisa memberikan pelayanan yang lebih baik dan berkelanjutan serta mengoptimalkan APBD Tahun 2024 dengan menerapkan pengawasan dan pencegahan korupsi dan menata ulang distribusi anggaran untuk memastikan tidak terjadi penyalahgunaan serta melibatkan masyarakat dalam pembuatan program kerja untuk meningkatkan partisipasi dan pengawasan terhadap penggunaan APBD,” ungkapnya.
Adapun proyeksi penerimaan pendapatan daerah secara akumulatif pada 2024 sebesar Rp.2.042.891.488.805,- yang bersumber dari PAD sebesar Rp.270.484.163.517,- atau 13 persen dari total pendapatan daerah. Kemudian pendapatan transfer yang berkontribusi adalah 84 persen dan merupakan komponen terbesar penyumbang pendapatan daerah yakni sebesar Rp.1.731.992.493.656,- , sedangkan untuk komponen penerimaan lain-lain ditargetkan Rp.40.414.831.632,- atau 1,97 persen.
Sementara untuk belanja daerah direncanakan sebesar Rp.2.042.891.488.805. Terdiri atas belanja operasi sebesar Rp.1.487.378.547.644,- atau 72,80 persen, kemudian belanja modal sebesar Rp.313.622.669.248,- atau 15,35 persen, selanjutnya belanja tidak terduga Rp.6.000.000.000,- dan komponen belanja transfer Rp.235.890.271.913.
“Tantangan yang dihadapi oleh pemerintah daerah ke depan adalah semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan publik sedangkan peluang yang dimiliki adalah potensi Sumber Daya Alam dan industri yang berkembang serta adanya kesempatan kolaborasi dengan sektor swasta untuk meningkatkan pendapatan daerah," kata Karaeng Kio sapaan akrab Wakil Bupati Gowa.
Olehnya ia berharap Ranperda APBD Tahun 2024 ini dapat dilanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai dengan mekanisme dan aturan perundang undangan yang berlaku.
Turut hadir pada penyerahan ini Pj Sekda Gowa, Abdul Karim Dania, para Pimpinan SKPD, Kabag dan Camat Lingkup Pemkab Gowa.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Mengabdi Sejak 1988, Penjaga Sekolah di Gowa Diangkat jadi PPPK
Setelah puluhan tahun mengabdi sebagai penjaga sekolah dengan penghasilan minim, Muhammad Bakri Beta, penjaga sekolah di SMPN 1 Bajeng Barat, akhirnya resmi menerima SK PPPK Paruh Waktu.
Senin, 05 Jan 2026 16:05
Sulsel
Lewat Musik Lokal, Bupati Gowa Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menghadiri launching single terbaru “Teai Jodota” karya Daeng Talli dan “Tepo’ Jarung” karya Wahyu Jangji di Perumahan Gowa Lestari, Sabtu (3/1) malam.
Minggu, 04 Jan 2026 09:09
Sulsel
Pemkab Gowa Serahkan Sertfikat Hibah Pembangunan Kantor Haji dan Umrah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menyerahkan sertifikat hibah sekaligus meresmikan pembangunan Kantor Pusat Layanan Haji dan Umrah Kabupaten Gowa.
Sabtu, 03 Jan 2026 17:59
Sulsel
Prevalensi Stunting Gowa Terendah di Sulsel, Target Penurunan hingga 14 Persen
Kabupaten Gowa berhasil meraih Peringkat I Kategori Kabupaten dengan Progres Penurunan Stunting Terbaik serta Peringkat III Kategori Kabupaten dengan Pelaksanaan Inovasi Aksi Stop Stunting Terbaik dari Gubernur Provinsi Sulawesei Selatan.
Jum'at, 02 Jan 2026 17:18
Sulsel
Pergantian Tahun Tanpa Jarak, Bupati Gowa Turun Langsung Jaga Keamanan
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang memimpin patroli malam di perayaan malam tahun baru, Rabu (31/12) malam tadi.
Kamis, 01 Jan 2026 16:32
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ilham Ari Fauzi Sebut Struktur Pengurus PPP Sulsel Berjumlah 35 Orang
2
Kejari Jeneponto Didesak Tuntaskan Kasus Dugaan Mafia Pupuk Bersubsidi
3
Warga NTI Makassar Geger, Mahasiswa Ditemukan Meninggal Gantung Diri
4
Awal Tahun Jadi Momentum Penguatan Kinerja dan Integritas ASN Kemenkum Sulsel
5
Pilkada Dikembalikan ke DPRD: Jalan Konstitusional atau Kemunduran Demokrasi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ilham Ari Fauzi Sebut Struktur Pengurus PPP Sulsel Berjumlah 35 Orang
2
Kejari Jeneponto Didesak Tuntaskan Kasus Dugaan Mafia Pupuk Bersubsidi
3
Warga NTI Makassar Geger, Mahasiswa Ditemukan Meninggal Gantung Diri
4
Awal Tahun Jadi Momentum Penguatan Kinerja dan Integritas ASN Kemenkum Sulsel
5
Pilkada Dikembalikan ke DPRD: Jalan Konstitusional atau Kemunduran Demokrasi