Operasi Keselamatan di Sulsel Jaring 8.137 Pelanggar Lalu Lintas, Terbanyak di Bone
Rabu, 22 Feb 2023 19:39
Selama 14 hari Operasi Keselamatan di Sulsel tercatat ada 8.137 pelanggar lalu lintas yang ditindak berupa teguran. Terbanyak di Kabupaten Bone. Foto/Ansar Jumasang
MAKASSAR - Operasi Keselamatan Pallawa 2023 yang dilakukan serentak oleh jajaran Ditlantas Polda Sulsel resmi berakhir. Selama 14 hari, tercatat ada 8.137 pelanggar lalu lintas yang ditindak berupa teguran. Terbanyak di Kabupaten Bone.
Dirlantas Polda Sulsel, Kombes Pol Faizal, menyampaikan Operasi Keselamatan dilakukan dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan tertib berlalu lintas. Diakuinya jumlah pelanggar lalu lintas masih cukup banyak, mencapai 8.137 pengendara.
"Dalam mewujudkan kemanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) harus didukung dengan perilaku manusia sebagai pengguna jalan yang tentu sudah memiliki kompetensi dan tingkat displin yang memadai," kata dia.
Dari data yang dihimpun di Ditlantas Polda Sulsel, kepolisian mengeluarkan sanksi tilang sebanyak 89 perkara. Semuanya di wilayah hukum Polrestabes Makassar. Namun, pelanggaran lalu lintas terbanyak terjadi di wilayah hukum Polres Bone.
"Untuk sanksi teguran di Sulsel ke pelanggar lalulintas sebanyak 8.137 perkara yang didominasi Satlantas Polres Bone 1.207 perkara, dengan beragam pelanggaran yang dilakukan," ungkapnya.
Ia menambahkan pelanggaran yang disanksi secara kasat mata selama pelaksanaan Operasi Keselamatan beragam. Di antaranya yakni penggunaan hlem tak ber-SNI, melawan arus, penggunaan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) tak sesuai spektek, penggunaan knalpot brong, mobil angkutan melebihi kapasitas, pengendara di bawah umur dan pelanggaran lainnya.
"Sementara itu, dari kejadian kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) sebanyak 117 peristiwa. Meninggal dunia 13 orang, luka berat 8 orang dan luka ringan 146 orang," tutupnya.
Dirlantas Polda Sulsel, Kombes Pol Faizal, menyampaikan Operasi Keselamatan dilakukan dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan tertib berlalu lintas. Diakuinya jumlah pelanggar lalu lintas masih cukup banyak, mencapai 8.137 pengendara.
"Dalam mewujudkan kemanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) harus didukung dengan perilaku manusia sebagai pengguna jalan yang tentu sudah memiliki kompetensi dan tingkat displin yang memadai," kata dia.
Dari data yang dihimpun di Ditlantas Polda Sulsel, kepolisian mengeluarkan sanksi tilang sebanyak 89 perkara. Semuanya di wilayah hukum Polrestabes Makassar. Namun, pelanggaran lalu lintas terbanyak terjadi di wilayah hukum Polres Bone.
"Untuk sanksi teguran di Sulsel ke pelanggar lalulintas sebanyak 8.137 perkara yang didominasi Satlantas Polres Bone 1.207 perkara, dengan beragam pelanggaran yang dilakukan," ungkapnya.
Ia menambahkan pelanggaran yang disanksi secara kasat mata selama pelaksanaan Operasi Keselamatan beragam. Di antaranya yakni penggunaan hlem tak ber-SNI, melawan arus, penggunaan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) tak sesuai spektek, penggunaan knalpot brong, mobil angkutan melebihi kapasitas, pengendara di bawah umur dan pelanggaran lainnya.
"Sementara itu, dari kejadian kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) sebanyak 117 peristiwa. Meninggal dunia 13 orang, luka berat 8 orang dan luka ringan 146 orang," tutupnya.
(TRI)
Berita Terkait
News
Sengketa Lahan di Maros Berujung Aduan ke Mabes Polri, Kabid Propam Polda Sulsel Terlapor
Seorang warga Kota Makassar, Andi Sarman melaporkan Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabid Propam) Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Zulham Effendy, ke Divisi Propam Mabes Polri atas dugaan intervensi dalam penanganan perkara sengketa lahan di Moncongloe, Kabupaten Maros.
Jum'at, 10 Apr 2026 17:42
News
Viral Dugaan Penganiayaan di Toraja Utara, Dua Polisi Diperiksa
Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) bergerak cepat menindaklanjuti dugaan keterlibatan personel Polres Toraja Utara dalam kasus penganiayaan di sebuah tempat hiburan malam di Kabupaten Toraja Utara.
Senin, 06 Apr 2026 16:37
Sulsel
Tim Gegana Musnahkan Granat Nanas Peninggalan Zaman Belanda di Palopo
Dalam upaya menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat, aparat kepolisian melalui Tim Gegana Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan melaksanakan pemusnahan bahan peledak berbahaya yang ditemukan di wilayah Kota Palopo pada Ahad (5/04/026) sekira pukul 10.00 WITA.
Minggu, 05 Apr 2026 16:18
News
Kapolri Dijadwalkan Resmikan Pusat Studi Kepolisian di Unhas
Universitas Hasanuddin (Unhas) bersama Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan menuntaskan persiapan peluncuran Pusat Studi Kepolisian di Fakultas Hukum (FH) Unhas. Pusat studi tersebut dijadwalkan akan diresmikan oleh Kapolri.
Jum'at, 03 Apr 2026 05:22
Sulsel
Muhammadiyah Sulsel Laporkan Kronologi Dugaan Pengambilalihan Masjid di Barru, Minta Atensi Polda
Penyerahan laporan kronologis tersebut disampaikan Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulsel, Prof Gagaring Pagalung, di Mapolda Sulsel, Kamis, 2 April 2026.
Kamis, 02 Apr 2026 10:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pilrek UNM Tunggu Finalisasi Statuta di Kemendiktisaintek
2
KPU Bantaeng Gandeng Kejari, Perkuat Dukungan Hukum Jelang Tahapan Pemilu 2027
3
Jemaah Haji Maros Diimbau Waspadai Suhu Ekstrem di Tanah Suci
4
PLN dan Warga Katimbang Tanam 400 Pohon untuk Cegah Banjir
5
Dr Andi Atssam Akan Digitalisasi Layanan hingga Benahi Infrastruktur FIKK UNM
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pilrek UNM Tunggu Finalisasi Statuta di Kemendiktisaintek
2
KPU Bantaeng Gandeng Kejari, Perkuat Dukungan Hukum Jelang Tahapan Pemilu 2027
3
Jemaah Haji Maros Diimbau Waspadai Suhu Ekstrem di Tanah Suci
4
PLN dan Warga Katimbang Tanam 400 Pohon untuk Cegah Banjir
5
Dr Andi Atssam Akan Digitalisasi Layanan hingga Benahi Infrastruktur FIKK UNM