Rangga Terima Aspirasi, Warga Rappoala Minta Perbaikan Jalan Sapaya-Malakaji
Jum'at, 24 Nov 2023 19:58
Anggota DPRD Sulsel, Fahruddin Rangga bertemu warga di Gowa. Foto: Humas Fraksi Golkar
MAKASSAR - Anggota DPRD Sulsel, Fahruddin Rangga melakukan pengawasan APBD Provinsi di Desa Rappoala, Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Gowa. Desa ini merupakan titik ketiga bagi Rangga untuk melaksanakan kegiatan ini.
"Saya merasa seluruh masyarakat mempunyai kesempatan yang sama dapat mengambil bagian dalam dialog dan tanya jawab pengawasan APBD Provinsi Sulsel. Sehingga saya memilih Desa Rappoala, meski masuk dalam daerah dataran tinggi," kata Rangga.
Legislator Dapil Gowa-Takalar ini menuturkan, kegiatan pengawasan seperti ini dapat digunakan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dialami di wilayah masing-masing, karena dengan demikian dapat tersalurkan secara langsung.
"Sehingga masyarakat boleh secara lepas tanpa beban berbicara dan mengungkapkan keresahannya dalam pertemuan silaturahmi seperti ini," ujarnya.
Menurut dewan yang biasa disapa ketua ini menilai, pertemuan terbuka seperti ini merupakan wadah untuk mendengarkan dan menampung informasi dan masukan masyarakat. Sehingga apapun kondisi yang terjadi dan dialami wajib disampaikan.
"Oleh karenanya kenapa pertemuan seperti ini sangat penting untuk dihadiri, karena dengan wadah seperti inilah kita dapat lebih mudah mendapatkan informasi dan masalah yang terjadi di tengah masyarakat," paparnya.
Selain dari lapisan masyarakat, kegiatan ini juga dihadiri Anggota DPRD Gowa Fraksi Golkar, Baharuddin Emba, Danramil Tompo Bulu, Kepala Desa Rappo Lemba, Sekdes Rappoala, Kapolsek Tompo Bulu diwakili Kanit Serse dan beberapa kepala dusun.
Penyerapan aspirasi yang dilakukan Rangga tak sebatas saat acara formal. Politisi asal Takalar ini juga senang mendengarkan keluhan masyarakat lewat diskusi ringan usai acara.
Salah satu tokoh masyarakat, Ismail menyampaikan bahwa warga sangat berharap adanya prioritas perbaikan ruas Jalan Provinsi Poros Sapaya-Malakaji yang mengalami kerusakan berat beberapa kilometer. Kondisi ini menyulitkan masyarakat mengangkut hasil kebun dan sayur mayur untuk dipasarkan di Sungguminasa dan Kota Makassar,
"Kami juga menghargai bila ada bantuan alat mesin pertanian, pembangunan jalan tani, bantuan hewan ternak, dan bantuan untuk kelompok ibu-ibu. Masyarakat juga sangat mengharapkan penjelasan bagaimana prosedur mengusulkan proposal ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan," jelasnya.
Menurut Ismail, warga sangat butuh perhatian dan kelonggaran terhadap perbaikan fasilitas dan infrastruktur yang ada di desa, sementara tidak tersedia anggaran untuk perbaikan.
"Oleh karenanya sangat berharap ada bantuan penganggaran dari Pemprov Sulsel, baik yang bersifat hibah atau dalam bentuk belanja lain," kuncinya.
"Saya merasa seluruh masyarakat mempunyai kesempatan yang sama dapat mengambil bagian dalam dialog dan tanya jawab pengawasan APBD Provinsi Sulsel. Sehingga saya memilih Desa Rappoala, meski masuk dalam daerah dataran tinggi," kata Rangga.
Legislator Dapil Gowa-Takalar ini menuturkan, kegiatan pengawasan seperti ini dapat digunakan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dialami di wilayah masing-masing, karena dengan demikian dapat tersalurkan secara langsung.
"Sehingga masyarakat boleh secara lepas tanpa beban berbicara dan mengungkapkan keresahannya dalam pertemuan silaturahmi seperti ini," ujarnya.
Menurut dewan yang biasa disapa ketua ini menilai, pertemuan terbuka seperti ini merupakan wadah untuk mendengarkan dan menampung informasi dan masukan masyarakat. Sehingga apapun kondisi yang terjadi dan dialami wajib disampaikan.
"Oleh karenanya kenapa pertemuan seperti ini sangat penting untuk dihadiri, karena dengan wadah seperti inilah kita dapat lebih mudah mendapatkan informasi dan masalah yang terjadi di tengah masyarakat," paparnya.
Selain dari lapisan masyarakat, kegiatan ini juga dihadiri Anggota DPRD Gowa Fraksi Golkar, Baharuddin Emba, Danramil Tompo Bulu, Kepala Desa Rappo Lemba, Sekdes Rappoala, Kapolsek Tompo Bulu diwakili Kanit Serse dan beberapa kepala dusun.
Penyerapan aspirasi yang dilakukan Rangga tak sebatas saat acara formal. Politisi asal Takalar ini juga senang mendengarkan keluhan masyarakat lewat diskusi ringan usai acara.
Salah satu tokoh masyarakat, Ismail menyampaikan bahwa warga sangat berharap adanya prioritas perbaikan ruas Jalan Provinsi Poros Sapaya-Malakaji yang mengalami kerusakan berat beberapa kilometer. Kondisi ini menyulitkan masyarakat mengangkut hasil kebun dan sayur mayur untuk dipasarkan di Sungguminasa dan Kota Makassar,
"Kami juga menghargai bila ada bantuan alat mesin pertanian, pembangunan jalan tani, bantuan hewan ternak, dan bantuan untuk kelompok ibu-ibu. Masyarakat juga sangat mengharapkan penjelasan bagaimana prosedur mengusulkan proposal ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan," jelasnya.
Menurut Ismail, warga sangat butuh perhatian dan kelonggaran terhadap perbaikan fasilitas dan infrastruktur yang ada di desa, sementara tidak tersedia anggaran untuk perbaikan.
"Oleh karenanya sangat berharap ada bantuan penganggaran dari Pemprov Sulsel, baik yang bersifat hibah atau dalam bentuk belanja lain," kuncinya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Ramaikan Bursa Calon Ketua, Usman Marham jadi Figur Kunci di Tengah Kebuntuan Musda Golkar
Usman Marham pernah menjadi pengurus DPP Golkar selama tiga periode. Ia masuk pengurus era Ketua Umum Aburizal Bakrie, Setya Novanto, hingga Airlangga Hartarto di DPP Golkar.
Minggu, 26 Apr 2026 16:23
Sulsel
Andi Ina Kooperatif Penuhi Kembali Panggilan Kejati Sulsel, Berikan Klarifikasi ke BPKP
Mantan Ketua DPRD Sulsel periode 2019-2024, Andi Ina Kartika Sari kembali memenuhi panggilan Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejati) Sulsel pada Jumat (24/04/2026).
Jum'at, 24 Apr 2026 19:17
Sulsel
Ketua DPD Pinrang Usman Marham Serahkan Peluang Maju Musda ke DPP Golkar
Nama Usman Marham mulai ramai diperbincangkan dalam bursa calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda). Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Kabupaten Pinrang.
Kamis, 23 Apr 2026 22:06
Sulsel
Eks Waka DPRD Sulsel Syahar Tegaskan Tak Ada Pembahasan Bibit Nanas di APBD 2024
Mantan Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan periode 2019-2024, Syaharuddin Alrif ikut angkat bicara terkait isu dugaan korupsi bibit nanas yang sedang dikerjakan Kejati Sulsel.
Sabtu, 18 Apr 2026 20:54
Sulsel
Andi Ina dan Ni'matullah Klarifikasi Pemanggilan Kejati Sulsel soal Kasus Korupsi Bibit Nanas
Eks Ketua DPRD Sulsel periode 2019-2024, Andi Ina Kartika Sari, bersama sejumlah mantan pimpinan DPRD Sulawesi Selatan memberikan klarifikasi terkait pemanggilannya dalam kasus dugaan korupsi pengadaan bibit nanas senilai Rp60 miliar.
Sabtu, 18 Apr 2026 06:05
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
3
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
4
Siswa Berkebutuhan Khusus Athirah Bersinar di Pentas Inklusi
5
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
3
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
4
Siswa Berkebutuhan Khusus Athirah Bersinar di Pentas Inklusi
5
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa