Bawaslu Sulsel Temukan 54 TPS Potensi PSU di 19 Kabupaten/kota
Minggu, 18 Feb 2024 23:36
Bawaslu Sulsel melakukan konferensi pers hasil pengawasan Pemilu 2024. Foto: IST
MAKASSAR - Bawaslu Sulsel menyampaikan sebanyak 54 TPS berpotensi melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Data ini ialah hasil pengawasan Pemilu selama pencoblosan pada 14 Februari 2024.
Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad mengatakan 54 TPS berpotensi PSU itu tersebar di 19 kabupaten/kota.
"Kepulauan Selayar 3, Jeneponto 2, Takalar 7, Gowa 2, Maros 2, dan Pangkep 4. Di Kota Makassar 2, Pangkep 4. Kemudian Barru, Kota Parepare, Pinrang, Enrekang, dan Sidrap masing-masing 1 TPS," kata Saiful.
"Kemudian di Kabupaten Soppeng 2, Wajo 6, Bone 2, dan Sinjai 5 TPS. 9 dari 19 daerah sudah keluar rekomendasinya," sambung Saiful dalam sesi konferensi pers di Makassar pada Ahad (18/02/2024).
Saiful menuturkan, ada beberapa faktor sehingga PSU berpotensi dilaksanakan. Pertama adanya orang yang memilih lebih dari satu kali dari TPS yang sama atau lain dan kedua Daftar Pemilih Tambahan atau DPTb dapat surat suara, dua hingga lima surat suara.
Kesembilan daerah yang sudah keluar rekomendasi untuk PSU ialah Kepulauan Selayar, Takalar, Wajo, Kota Palopo, Kabupaten Barru, Kota Parepare, Pinrang, Sidrap, dan Enrekang.
"Sedangkan dua kabupaten lainnya yaitu Kabupaten Tana Toraja 5 TPS yang berpotensi PSU dan Toraja Utara 4 TPS belum keluar rekomendasinya," ujar Saiful.
Saiful bilang, pelaksanaan PSU tidak semua surat suara yang dicoblos. Bisa saja hanya pemilihan presiden dan wakil presiden (PPWP) atau pemilihan DPR RI, tergantung situasinya.
"Masyarakat perlu tahu pelaksanaan PSU tidak semua jenis surat suara di PSU-kan, tapi jenis surat suara yang tidak sesuai saja," jelasnya.
Ketua KPU Kepulauan Selayar, Nurul Badriyah menyampaikan di daerahnya memang ada tiga TPS yang direkomendasikan PSU.
"Kecamatan Benteng, Kelurahan Benteng Selatan TPS 17 dan TPS 21, serta Kecamatan Bontoharu Kelurahan Putabangun TPS 2 Balang Sembok," ungkapnya.
Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad mengatakan 54 TPS berpotensi PSU itu tersebar di 19 kabupaten/kota.
"Kepulauan Selayar 3, Jeneponto 2, Takalar 7, Gowa 2, Maros 2, dan Pangkep 4. Di Kota Makassar 2, Pangkep 4. Kemudian Barru, Kota Parepare, Pinrang, Enrekang, dan Sidrap masing-masing 1 TPS," kata Saiful.
"Kemudian di Kabupaten Soppeng 2, Wajo 6, Bone 2, dan Sinjai 5 TPS. 9 dari 19 daerah sudah keluar rekomendasinya," sambung Saiful dalam sesi konferensi pers di Makassar pada Ahad (18/02/2024).
Saiful menuturkan, ada beberapa faktor sehingga PSU berpotensi dilaksanakan. Pertama adanya orang yang memilih lebih dari satu kali dari TPS yang sama atau lain dan kedua Daftar Pemilih Tambahan atau DPTb dapat surat suara, dua hingga lima surat suara.
Kesembilan daerah yang sudah keluar rekomendasi untuk PSU ialah Kepulauan Selayar, Takalar, Wajo, Kota Palopo, Kabupaten Barru, Kota Parepare, Pinrang, Sidrap, dan Enrekang.
"Sedangkan dua kabupaten lainnya yaitu Kabupaten Tana Toraja 5 TPS yang berpotensi PSU dan Toraja Utara 4 TPS belum keluar rekomendasinya," ujar Saiful.
Saiful bilang, pelaksanaan PSU tidak semua surat suara yang dicoblos. Bisa saja hanya pemilihan presiden dan wakil presiden (PPWP) atau pemilihan DPR RI, tergantung situasinya.
"Masyarakat perlu tahu pelaksanaan PSU tidak semua jenis surat suara di PSU-kan, tapi jenis surat suara yang tidak sesuai saja," jelasnya.
Ketua KPU Kepulauan Selayar, Nurul Badriyah menyampaikan di daerahnya memang ada tiga TPS yang direkomendasikan PSU.
"Kecamatan Benteng, Kelurahan Benteng Selatan TPS 17 dan TPS 21, serta Kecamatan Bontoharu Kelurahan Putabangun TPS 2 Balang Sembok," ungkapnya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Bawaslu Luwu Timur Sebut Pendidikan Politik Kunci Hentikan Pemilih Jual Suara
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Luwu Timur menegaskan bahwa kualitas pemilih masih menjadi tantangan serius dalam demokrasi. Salah satunya masih adanya pemilih yang bersedia menggadaikan hak pilihnya.
Rabu, 21 Jan 2026 10:14
Sulsel
Bawaslu Bantaeng Dorong Pendidikan Demokrasi bagi Pemilih Pemula
Menanamkan nilai demokrasi sejak dini menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas pemilu. Atas dasar ini Bawaslu Kabupaten Bantaeng hadir di SMA Negeri 1 Bantaeng dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Demokrasi, Senin (12/01/2026).
Senin, 12 Jan 2026 13:50
Sulsel
Pawennari Sebut Pendidikan Politik Kunci Wujudkan Pemilih Berkualitas
Ketua Bawaslu Kabupaten Luwu Timur, Pawennari, menilai pendidikan politik memiliki peran penting dalam membentuk pemilih yang sadar dan kritis, sehingga berpengaruh langsung terhadap kualitas Pemilu.
Senin, 29 Des 2025 13:51
Sulsel
Bawaslu Soppeng Perketat Pengawasan Pemutakhiran Data Parpol Berkelanjutan
KPU Soppeng memyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pemutakhiran Data Parpol Berkelanjutan dan Peraturan KPU 3 Tahun 2025 Tentang Penggantian Antar Waktu Calon Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/kota.
Jum'at, 19 Des 2025 20:54
Sulsel
Bawaslu Soppeng Gelar Outbond Leadership Camp, Perkuat SDM dan Kelembagaan
Bawaslu Soppeng menggelar kegiatan Penguatan Kelembagaan dan Kapasitas Sumber Daya Manusia bertajuk “Transformasi Sumber Daya Manusia Bawaslu Soppeng lewat Outbond Leadership Camp”.
Senin, 15 Des 2025 12:31
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Status Tersangka Dipersoalkan, LP2D Sebut Putri Dakka Mainkan Isu PAW DPR
2
Wamen Kependudukan Puji Kolaborasi Pemkot Makassar di Kampung KB Manggala
3
Aryaduta Makassar Ajak Komunitas dan Tamu Hidup Sehat dengan Poundfit
4
Badan Kehormatan DPRD Makassar Tegur Legislator Terkait Video Viral
5
OJK Resmikan Learning Center, Perkuat Pengembangan SDM dan Literasi Keuangan Indonesia Timur
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Status Tersangka Dipersoalkan, LP2D Sebut Putri Dakka Mainkan Isu PAW DPR
2
Wamen Kependudukan Puji Kolaborasi Pemkot Makassar di Kampung KB Manggala
3
Aryaduta Makassar Ajak Komunitas dan Tamu Hidup Sehat dengan Poundfit
4
Badan Kehormatan DPRD Makassar Tegur Legislator Terkait Video Viral
5
OJK Resmikan Learning Center, Perkuat Pengembangan SDM dan Literasi Keuangan Indonesia Timur