Bupati Gowa Siap Dukung Pengembangan Kawasan Strategis Nasional Mamminasata
Rabu, 28 Feb 2024 11:29
Bupati Adnan bersama 4 kepala daerah di kawasan Mamminasata mendampingi Pj Gubernur Sulsel saat bertemu Presiden Jokowi. Foto/Istimewa
JAKARTA - Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menjadi salah satu kepala daerah yang ikut mendampingi Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin ke Istana Negara bertemu dengan Presiden Joko Widodo, Selasa (27/2).
Saat dikonfirmasi, Bupati Adnan mengatakan kedatangam bersama Gubernur dan Forkopimda Sulsel serta beberapa kepala daerah lainnya untuk membahas konsep pembangunan Kawasan Mamminasata (Makassar-Maros-Sungguminasa-Takalar) yang sudah direncanakan sejak tahun 2011.
Orang nomor satu di Gowa ini mengaku Pemerintah Kabupaten Gowa siap mendukung dan menindaklanjuti Kawasan Strategis Nasional (KSN) Mamminasata. Menurutnya ini akan sangat berdampak positif bagi Kabupaten Gowa dari segi perekonomian.
“Kita memiliki kepentingan terkait keberlanjutan pembangunan Kawasan Strategis Nasional Mamminasata. Karena dengan hadirnya kawasan ini akan menambah perputaran ekonomi masyarakat Kabupaten Gowa dan Sulawesi Selatan secara keseluruhan,” ungkapnya.
Sementara itu Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin mengatakan bahwa pada kesempatan itu Presiden Jokowi meminta Pemerintah Provinsi, Forkopimda dan Pemerintah Kabupaten/Kota yang masuk dalam Kawasan Mamminasata untuk untuk membangun kawasan Kota Makassar dan sekitarnya supaya menjadi kota yang nyaman, sehat kemudian ekosistemnya dibangun, baik sistem ekonominya, sistem sosialnya termasuk bisnisnya.
Apalagi menurutnya, Makassar adalah pintu gerbangnya Indonesia Timur yang menjadi pusat perdagangan Indonesia Timur dan penopang Ibu Kota Nusantara (IKN) ke depan. Nantinya bahan-bahan pangan ke IKN bisa dari Makassar.
“Karena yang paling dekat potensi pertanian, paling besar peternakan, yang terdekat dari IKN itu justru Makassar. Jadi ketika IKN beroperasi, yang paling menikmati adalah Makassar dan sekitarnya, Provinsi Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Bahtiar Baharuddin juga menyebutkan bahwa yang sebelumnya Kawasan Strategis Nasional Mamminasata hanya empat kabupaten/kota yaitu, Makassar, Maros, Gowa dan Takalar, saat ini menjadi lima yaitu Pangkep.
"Hari ini kami tambahkan Pangkep, Makassar dan sekitarnya ini terkoneksi dari sisi daratan dan ada juga koneksi dari sisi laut, karena ada juga Geopark Maros Pangkep," ujarnya.
Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat dalam hal ini Presiden Joko Widodo yang memberikan perhatian kepada pembangunan di Sulawesi Selatan.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden yang memberikan perhatian yang begitu tinggi terhadap pembangunan di Provinsi Sulawesi Selatan," tuturnya.
Turut hadir mendampingi Gubernur Sulsel, Pangdam XIV Hasanuddin, Kapolda Sulawesi Selatan, Walikota Makassar, Bupati Maros, Bupati Pangkep dan Pj Bupati Takalar.
Saat dikonfirmasi, Bupati Adnan mengatakan kedatangam bersama Gubernur dan Forkopimda Sulsel serta beberapa kepala daerah lainnya untuk membahas konsep pembangunan Kawasan Mamminasata (Makassar-Maros-Sungguminasa-Takalar) yang sudah direncanakan sejak tahun 2011.
Orang nomor satu di Gowa ini mengaku Pemerintah Kabupaten Gowa siap mendukung dan menindaklanjuti Kawasan Strategis Nasional (KSN) Mamminasata. Menurutnya ini akan sangat berdampak positif bagi Kabupaten Gowa dari segi perekonomian.
“Kita memiliki kepentingan terkait keberlanjutan pembangunan Kawasan Strategis Nasional Mamminasata. Karena dengan hadirnya kawasan ini akan menambah perputaran ekonomi masyarakat Kabupaten Gowa dan Sulawesi Selatan secara keseluruhan,” ungkapnya.
Sementara itu Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin mengatakan bahwa pada kesempatan itu Presiden Jokowi meminta Pemerintah Provinsi, Forkopimda dan Pemerintah Kabupaten/Kota yang masuk dalam Kawasan Mamminasata untuk untuk membangun kawasan Kota Makassar dan sekitarnya supaya menjadi kota yang nyaman, sehat kemudian ekosistemnya dibangun, baik sistem ekonominya, sistem sosialnya termasuk bisnisnya.
Apalagi menurutnya, Makassar adalah pintu gerbangnya Indonesia Timur yang menjadi pusat perdagangan Indonesia Timur dan penopang Ibu Kota Nusantara (IKN) ke depan. Nantinya bahan-bahan pangan ke IKN bisa dari Makassar.
“Karena yang paling dekat potensi pertanian, paling besar peternakan, yang terdekat dari IKN itu justru Makassar. Jadi ketika IKN beroperasi, yang paling menikmati adalah Makassar dan sekitarnya, Provinsi Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Bahtiar Baharuddin juga menyebutkan bahwa yang sebelumnya Kawasan Strategis Nasional Mamminasata hanya empat kabupaten/kota yaitu, Makassar, Maros, Gowa dan Takalar, saat ini menjadi lima yaitu Pangkep.
"Hari ini kami tambahkan Pangkep, Makassar dan sekitarnya ini terkoneksi dari sisi daratan dan ada juga koneksi dari sisi laut, karena ada juga Geopark Maros Pangkep," ujarnya.
Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat dalam hal ini Presiden Joko Widodo yang memberikan perhatian kepada pembangunan di Sulawesi Selatan.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden yang memberikan perhatian yang begitu tinggi terhadap pembangunan di Provinsi Sulawesi Selatan," tuturnya.
Turut hadir mendampingi Gubernur Sulsel, Pangdam XIV Hasanuddin, Kapolda Sulawesi Selatan, Walikota Makassar, Bupati Maros, Bupati Pangkep dan Pj Bupati Takalar.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Pemkab Gowa Perkuat Pencegahan Korupsi Lewat Sosialisasi Integritas Aparatur
Pemkab Gowa terus memperkuat komitmennya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih melalui Sosialisasi Anti Korupsi bertema Membangun Kesadaran Integritas untuk Mewujudkan Organisasi.
Rabu, 01 Jul 2026 12:16
Sulsel
Wabup Gowa Lepas Kontingen Porsenijar, Targetkan Juara Umum di Sidrap
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, secara resmi melepas kontingen Kabupaten Gowa yang akan mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Pelajar/PGRI (Porsenijar) 2026 di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Selasa, 30 Jun 2026 18:31
Sulsel
One Day One District di Parigi, Bupati Gowa Serap Aspirasi dan Tinjau Infrastruktur
Menjelang satu tahun pelaksanaan program One Day One District (ODOD) yang pertama kali digelar di Kecamatan Parigi pada 28 Juni 2025, Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang
Minggu, 21 Jun 2026 18:49
News
Pertahankan Status KLA, Pemkab Gowa Perkuat Peran Anak sebagai Agen Perubahan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) melalui penyelenggaraan Grand Final Pemilihan Duta Anak Kabupaten Gowa.
Sabtu, 20 Jun 2026 18:40
Sulsel
KTNA Gowa Siap Ikuti PENAS XVII, Sekda Minta Promosikan Potensi Daerah
Sekda Gowa, Andy Azis, mengajak seluruh rombongan KTNA Kabupaten Gowa untuk mempromosikan produk unggulan sektor pertanian dan perikanan daerah pada PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo.
Rabu, 17 Jun 2026 18:54
Berita Terbaru