PAN Sulsel Bentuk Tim Pilkada, Dorong Kader di 10 Daerah jadi Cakada
Sabtu, 20 Apr 2024 13:18
DPW PAN Sulsel melaksanakan rapat pleno membahas agenda politik penting menyambut pelaksanaan Pilkada serentak November 2024 mendatang. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Selatan melaksanakan rapat pleno membahas agenda politik penting menyambut pelaksanaan Pilkada serentak November 2024 mendatang. Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPW PAN Sulsel, Ashabul Kahfi didampingi Sekretaris Jamaluddin Jafar di Kafe Kanrejawa Aroepala, Jumat (20/04/2024) malam.
Kahfi menguraikan secara gamblang pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2024 sebagai bahan evaluasi untuk menatap Pilkada serentak. Ia menambahkan secara umum capaian target politik PAN Sulsel relatif baik.
Untuk DPR RI, PAN mendudukkan tiga kadernya di tiga dapil DPR RI dengan capaian akumulasi suara sekitar 400.000-an atau sekitar 15% dari suara sah dari seluruh pemilih di Sulawesi Selatan.
"Tingkat provinsi, kami hanya bisa mendudukkan kader PAN sebanyak 4 kursi dari sebelumnya 7 kursi di Pileg 2019. Dan yang menggembirakan adalah untuk caleg kota dan kabupaten kursi yang kita dapatkan sebanyak 74 kursi, dimana sebelumnya hanya 72 kursi di Pileg 2019," kata Kahfi.
Anggota DPR RI ini menuturkan, dengan perolehan suara yang relatif baik ini, PAN Sulsel siap menatap Pilkada serentak 2024. Kahfi menunjuk Irfan AB sebagai ketua Tim Pilkada didampingi oleh Syamsuddin Karlos dan Rizaldi.
"Atas capaian suara PAN Sulsel yang relatif baik ini, kami mendorong kader-kader terbaik PAN Sulsel untuk maju di Pilkada nantinya," tegas Ketua Komisi VIII DPR RI ini.
Ada 10 kader PAN Sulsel yang berpotensi didorong maju di Pilkada 2024. Diantaranya ialah Chaidir Syam dan Irfan AB di Maros, Amran Mahmud di Wajo, Eddy Manaf di Bulukumba, Mitra Fakhruddin MB di Enrekang, Husniah Talenrang di Gowa, Syamsuddin Karlos di Jeneponto.
Selanjutnya Hamzah Hamid dan Jamaluddin Jafar di Makassar, Musfdalifah di Parepare, Nurkanita Maruddani Kahfi di Bantaeng, Muh Idris di Kepulauan Selayar dan Karaeng Mudding di Luwu Utara.
Sebelumnya, ada 4 kabupaten dimana kader PAN menjadi kepala daerah, yakni Kabupaten Maros, Wajo, Bulukumba dan Enrekang.
Kahfi menguraikan secara gamblang pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2024 sebagai bahan evaluasi untuk menatap Pilkada serentak. Ia menambahkan secara umum capaian target politik PAN Sulsel relatif baik.
Untuk DPR RI, PAN mendudukkan tiga kadernya di tiga dapil DPR RI dengan capaian akumulasi suara sekitar 400.000-an atau sekitar 15% dari suara sah dari seluruh pemilih di Sulawesi Selatan.
"Tingkat provinsi, kami hanya bisa mendudukkan kader PAN sebanyak 4 kursi dari sebelumnya 7 kursi di Pileg 2019. Dan yang menggembirakan adalah untuk caleg kota dan kabupaten kursi yang kita dapatkan sebanyak 74 kursi, dimana sebelumnya hanya 72 kursi di Pileg 2019," kata Kahfi.
Anggota DPR RI ini menuturkan, dengan perolehan suara yang relatif baik ini, PAN Sulsel siap menatap Pilkada serentak 2024. Kahfi menunjuk Irfan AB sebagai ketua Tim Pilkada didampingi oleh Syamsuddin Karlos dan Rizaldi.
"Atas capaian suara PAN Sulsel yang relatif baik ini, kami mendorong kader-kader terbaik PAN Sulsel untuk maju di Pilkada nantinya," tegas Ketua Komisi VIII DPR RI ini.
Ada 10 kader PAN Sulsel yang berpotensi didorong maju di Pilkada 2024. Diantaranya ialah Chaidir Syam dan Irfan AB di Maros, Amran Mahmud di Wajo, Eddy Manaf di Bulukumba, Mitra Fakhruddin MB di Enrekang, Husniah Talenrang di Gowa, Syamsuddin Karlos di Jeneponto.
Selanjutnya Hamzah Hamid dan Jamaluddin Jafar di Makassar, Musfdalifah di Parepare, Nurkanita Maruddani Kahfi di Bantaeng, Muh Idris di Kepulauan Selayar dan Karaeng Mudding di Luwu Utara.
Sebelumnya, ada 4 kabupaten dimana kader PAN menjadi kepala daerah, yakni Kabupaten Maros, Wajo, Bulukumba dan Enrekang.
(UMI)
Berita Terkait
News
Pilkada Langsung Disebut Beri Ruang Demokrasi, Guru Besar UINAM Tetap Ingatkan Risikonya
Pilkada langsung yang sudah dijalani sekitar 20 tahun terakhir, dinilai memberi ruang demokrasi untuk masyarakat. Meski, demikian risiko yang terjadi tetap sangat memungkinkan.
Selasa, 10 Feb 2026 18:23
News
Muchlis Misbah Dorong Uji Publik Wacana Pilkada Lewat DPRD
Anggota DPRD Kota Makassar, Muchlis Misbah, mendorong dilakukannya uji publik secara terbuka terkait wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD.
Senin, 19 Jan 2026 23:37
Makassar City
William Sebut Pilkada Lewat DPRD Rawan Praktik Transaksional
Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Makassar, William, secara tegas menolak wacana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
Jum'at, 09 Jan 2026 13:12
News
Pilkada Via DPRD: Jangan Korbankan Kedaulatan Rakyat
Pengamat Kebijakan Publik & Politik, Ras MD ikut angkat biacara mengenai wacana kepala daerah kembali dipilih oleh DPRD. Dukungan dari sebagian elite politik, termasuk dari Partai Gerindra, membuat isu ini menjadi bahan perbincangan publik.
Senin, 29 Des 2025 22:21
Sulsel
Tinggalkan Hanura, Hermanto Pindah ke PAN Meski Belum Setahun Jabat Wawali Parepare
Kader Hanura, Hermanto memilih pindah partai. Ia hengkang ke PAN, meski belum setahun menjabat Wakil Wali Kota Parepare.
Senin, 16 Jun 2025 18:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bentuk Tim 5, PKB Sulsel Terapkan Uji Kompetensi Berlapis untuk Calon Ketua DPC
2
Fraksi Golkar Makassar Sebut Penertiban PKL Kembalikan Fungsi Fasilitas Publik
3
Observatorium Unismuh Makassar Jadi Titik Pemantauan Hilal
4
Jalan Beton 315 Meter yang Dibangun Swadaya H Faisal Ibrahim di Bone Diresmikan
5
Mercure Makassar Hadirkan Bukber Dua Konsep dan Program Sosial
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bentuk Tim 5, PKB Sulsel Terapkan Uji Kompetensi Berlapis untuk Calon Ketua DPC
2
Fraksi Golkar Makassar Sebut Penertiban PKL Kembalikan Fungsi Fasilitas Publik
3
Observatorium Unismuh Makassar Jadi Titik Pemantauan Hilal
4
Jalan Beton 315 Meter yang Dibangun Swadaya H Faisal Ibrahim di Bone Diresmikan
5
Mercure Makassar Hadirkan Bukber Dua Konsep dan Program Sosial