Polres Sidrap Minta Masyarakat Ikut Mengawasi Proses Seleksi Polri
Kamis, 25 Apr 2024 14:30
Polres Sidrap melakukan pemeriksaan administrasi (Rikmin) awal terhadap calon siswa Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2024. Foto: Andi Mappanyukki
SIDRAP - Kepolisian Resor (Polres) Sidrap melakukan pemeriksaan administrasi (Rikmin) awal terhadap calon siswa Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2024. Hal itu dilakukan guna memastikan setiap calon yang lolos seleksi memenuhi kriteria dan berintegritas tinggi.
Kabag SDM Polres Sidrap, Kompol Nurdin dalam keterangan resminya menyatakan, pemeriksaan awal ini merupakan langkah penting mewujudkan lingkungan kerja profesional dan berintegritas.
“Kami bertekad untuk memastikan bahwa setiap calon siswa (Casis) Bintara dan Tamtama Polri yang kami rekrut adalah yang terbaik dari yang terbaik dan mampu melayani masyarakat dengan penuh tanggungjawab,” katanya pada Kamis (25/04/2024).
Ia mengemukakan, pemeriksaan ini meliputi berbagai aspek mulai dari berat badan, tinggi badan, ijazah, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan administrasi yang telah ditentukan.
"Dalam proses seleksi ini, Polres Sidrap juga menggandeng pihak terkait seperti dari Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta media untuk memastikan proses seleksi berlangsung objektif dan transparan," ujar Kompol Nurdin.
Perwira dengan pangkat satu mawar dipundak itu mengajak peran masyarakat untuk turut serta mengawasi proses seleksi Polri di Bumi Nene Mallomo ini.
"Masyarakat diharapkan dapat memberikan masukan atau melaporkan jika ada indikasi kecurangan selama proses seleksi berlangsung. Dengan keterlibatan aktif dari masyarakat, diharapkan proses seleksi ini akan lebih terbuka dan dapat dipercaya," harap Kompol Nurdin.
Diakhir pernyataannya, Kompol Nurdin memaparkan, proses seleksi ini adalah bagian dari upaya Polres Sidrap dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di institusi polri khususnya di Polres Sidrap ini.
"Tidak hanya kompeten dalam bidangnya tetapi juga memiliki integritas dan dedikasi yang tinggi terhadap negara dan masyarakat," pungkasnya.
Kabag SDM Polres Sidrap, Kompol Nurdin dalam keterangan resminya menyatakan, pemeriksaan awal ini merupakan langkah penting mewujudkan lingkungan kerja profesional dan berintegritas.
“Kami bertekad untuk memastikan bahwa setiap calon siswa (Casis) Bintara dan Tamtama Polri yang kami rekrut adalah yang terbaik dari yang terbaik dan mampu melayani masyarakat dengan penuh tanggungjawab,” katanya pada Kamis (25/04/2024).
Ia mengemukakan, pemeriksaan ini meliputi berbagai aspek mulai dari berat badan, tinggi badan, ijazah, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan administrasi yang telah ditentukan.
"Dalam proses seleksi ini, Polres Sidrap juga menggandeng pihak terkait seperti dari Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta media untuk memastikan proses seleksi berlangsung objektif dan transparan," ujar Kompol Nurdin.
Perwira dengan pangkat satu mawar dipundak itu mengajak peran masyarakat untuk turut serta mengawasi proses seleksi Polri di Bumi Nene Mallomo ini.
"Masyarakat diharapkan dapat memberikan masukan atau melaporkan jika ada indikasi kecurangan selama proses seleksi berlangsung. Dengan keterlibatan aktif dari masyarakat, diharapkan proses seleksi ini akan lebih terbuka dan dapat dipercaya," harap Kompol Nurdin.
Diakhir pernyataannya, Kompol Nurdin memaparkan, proses seleksi ini adalah bagian dari upaya Polres Sidrap dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di institusi polri khususnya di Polres Sidrap ini.
"Tidak hanya kompeten dalam bidangnya tetapi juga memiliki integritas dan dedikasi yang tinggi terhadap negara dan masyarakat," pungkasnya.
(UMI)
Berita Terkait
News
Terhubung Interpol 196 Negara, Imigrasi dan Polri Perkuat Pengawasan Buronan
Direktorat Jenderal Imigrasi bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memperkuat pengawasan buronan internasional melalui pemanfaatan aplikasi Interpol Global Hit Alert System (I-GHAS 24/7).
Jum'at, 06 Nov 2026 17:26
News
Polri di Persimpangan: Menguji Warisan Listyo Sigit, Memulihkan Marwah Bhayangkara
Presidium Pusat Alumni Ikatan Senat Mahasiswa Hukum Indonesia, Illank Radjab memberikan pandangannya terhadap kondisi politik saat ini. Serta catatan tentang kekuasaan, loyalitas institusional, dan agenda penyegaran kepolisian.
Rabu, 04 Nov 2026 22:01
News
Penegakan Hukum Penyadapan Ilegal Harus Profesional dan Transparan
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan pihaknya menghormati sepenuhnya proses penegakan hukum yang tengah berlangsung terkait penetapan beberapa perwira tinggi Polri sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal
Rabu, 04 Nov 2026 16:43
News
Nomor Presiden RI, Media hingga Tokoh Politik Diduga Disadap Sejak 2025
Bareskrim Polri mengungkap dugaan penyadapan ilegal terhadap sejumlah nomor telepon milik Presiden Republik Indonesia, pejabat negara, tokoh politik, media, organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat (LSM), hingga pengusaha.
Selasa, 03 Nov 2026 22:10
News
3 Petinggi Polri Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Nomor Telepon Presiden
Bareskrim Polri mengungkap dugaan penyadapan ilegal terhadap sejumlah nomor telepon, termasuk milik Presiden Republik Indonesia, pejabat negara, tokoh politik, media, organisasi masyarakat, LSM, hingga pengusaha.
Selasa, 03 Nov 2026 21:53
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Soliditas Tanpa Celah, Golkar Sulsel Jaga Barisan Lawan Wacana Munaslub
2
AI dan Hoaks Keagamaan: Ketika Teknologi Diuji oleh Kearifan Lokal
3
Semen Tonasa Gandeng BULOG, Sediakan 580 Paket Sembako Murah
4
Tamsil Linrung Apresiasi Ketegasan Kapolri Suyudi Kasus Penyadapan, Penegakan Hukum Tak Boleh Pandang Bulu
5
Dinilai Gagal Total, Kader Muda Golkar Takalar Desak IAS Segera Copot Zulkarnain Arief
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Soliditas Tanpa Celah, Golkar Sulsel Jaga Barisan Lawan Wacana Munaslub
2
AI dan Hoaks Keagamaan: Ketika Teknologi Diuji oleh Kearifan Lokal
3
Semen Tonasa Gandeng BULOG, Sediakan 580 Paket Sembako Murah
4
Tamsil Linrung Apresiasi Ketegasan Kapolri Suyudi Kasus Penyadapan, Penegakan Hukum Tak Boleh Pandang Bulu
5
Dinilai Gagal Total, Kader Muda Golkar Takalar Desak IAS Segera Copot Zulkarnain Arief