Banjir Luwu, Bahtiar Pastikan Evakuasi dan Distribusi Bantuan di Wilayah Terisolir
Sabtu, 04 Mei 2024 10:34
Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, bersama Bupati dan Kapolres Kabupaten Luwu serta unsur Pemda, bergerak cepat meninjau kondisi terkini di Desa Cimpu dan Cimpu Utara. Foto: Istimewa
LUWU - Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, bersama Bupati dan Kapolres Kabupaten Luwu serta unsur Pemda, bergerak cepat meninjau kondisi terkini di Desa Cimpu dan Cimpu Utara, Kecamatan Suli, Sabtu, (4/05/2024) dini hari.
Mereka mengunjungi dua posko pengungsian yang telah disiapkan menampung warga terdampak, menunjukkan solidaritas yang kuat dalam menghadapi bencana banjir yang melanda.
"Alhamdulillah sudah bisa dilalui, tadi di sini air tergenang dan ada dapur umum yang disiapkan oleh Brimob. Kami terima kasih karena sudah menyiapkan dapur umum. Relatif masyarakat di sini terlayani," kata Bahtiar.
Pada pukul 02.17 WITA, Bahtiar Baharuddin memberikan kabar terbaru mengenai situasi di Kecamatan Latimojong, akses jalan yang masih terputus. Dengan kawasan yang terletak di pegunungan, sekitar 3.000 warga di Kecamatan Latimojong terisolasi, menunggu bantuan yang diharapkan dapat tiba melalui jalur udara.
Ia meyakinkan bahwa alat transportasi udara telah tersedia dan akan segera beroperasi untuk membantu evakuasi dan distribusi bantuan. Ia telah berkomunikasi ke Pangdam, Kapolda, Basarnas serta Danlanud.
"Prinsipnya pesawat tersedia, dan pagi (ini) sudah bisa. Jadi dipastikan itu bisa dilaksanakan," jelasnya.
Di Kecamatan Suli Barat, enam warga lainnya meninggal dunia, sehingga total korban jiwa di Kabupaten Luwu menjadi 14 orang. Sebelumnya terdata delapan warga dilaporkan meninggal dunia di Kecamatan Latimojong.
"Saya sekali lagi atas nama masyarakat dan Pemda Provinsi Sulsel menyampaikan duka yang sangat mendalam khususnya pada keluarga dan saudara kita yang di Luwu," ucapnya.
Bahtiar Baharuddin menyampaikan duka yang mendalam dan meminta doa dari seluruh masyarakat untuk para korban.
Upaya penanganan terus dilakukan. Bahtiar Baharuddin menegaskan bahwa TNI-Polri, BNPB, Basarnas, dan satuan-satuan pertolongan lainnya sedang bekerja keras untuk mengendalikan situasi dan memastikan keselamatan warga yang terdampak. Ia mengingatkan tetap waspada dan menjaga kesehatan.
Penjabat Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat Sulsel untuk menunjukkan rasa solidaritas dan persaudaraan dengan memberikan dukungan dalam bentuk apapun, termasuk doa atau bantuan melalui saluran resmi.
"Insyaallah cobaan ini bisa kita lalui bersama dan pasti ada jalan keluar," ujar Bahtiar.
Sedangkan, Pj Bupati Luwu, Muhammad Saleh, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pj Gubernur Sulsel yang telah hadir langsung di tengah-tengah masyarakat yang terdampak banjir. Kehadiran ini merupakan simbol kepedulian yang mendalam dari pemerintah terhadap warganya yang sedang mengalami kesulitan.
Dengan kondisi banjir yang mulai surut, masih terdapat warga yang mengungsi, menantikan proses pembersihan rumah-rumah mereka. Muhammad Saleh mengungkapkan harapannya agar cuaca kembali normal dalam waktu 2-3 hari ke depan, memungkinkan warga untuk kembali ke rumah masing-masing dan memulai proses pemulihan. "Sekarang kondisi banjir mulai surut. Masyarakat masih ada yang mengungsi untuk menunggu pembersihan rumah," tuturnya.
Kondisi saat ini menunjukkan bahwa meskipun bencana telah membawa dampak yang signifikan, semangat untuk bangkit dan memulihkan keadaan tetap kuat di hati masyarakat Luwu. Pj Bupati Luwu berharap dukungan terus mengalir dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat mempercepat proses pemulihan ini.
Mereka mengunjungi dua posko pengungsian yang telah disiapkan menampung warga terdampak, menunjukkan solidaritas yang kuat dalam menghadapi bencana banjir yang melanda.
"Alhamdulillah sudah bisa dilalui, tadi di sini air tergenang dan ada dapur umum yang disiapkan oleh Brimob. Kami terima kasih karena sudah menyiapkan dapur umum. Relatif masyarakat di sini terlayani," kata Bahtiar.
Pada pukul 02.17 WITA, Bahtiar Baharuddin memberikan kabar terbaru mengenai situasi di Kecamatan Latimojong, akses jalan yang masih terputus. Dengan kawasan yang terletak di pegunungan, sekitar 3.000 warga di Kecamatan Latimojong terisolasi, menunggu bantuan yang diharapkan dapat tiba melalui jalur udara.
Ia meyakinkan bahwa alat transportasi udara telah tersedia dan akan segera beroperasi untuk membantu evakuasi dan distribusi bantuan. Ia telah berkomunikasi ke Pangdam, Kapolda, Basarnas serta Danlanud.
"Prinsipnya pesawat tersedia, dan pagi (ini) sudah bisa. Jadi dipastikan itu bisa dilaksanakan," jelasnya.
Di Kecamatan Suli Barat, enam warga lainnya meninggal dunia, sehingga total korban jiwa di Kabupaten Luwu menjadi 14 orang. Sebelumnya terdata delapan warga dilaporkan meninggal dunia di Kecamatan Latimojong.
"Saya sekali lagi atas nama masyarakat dan Pemda Provinsi Sulsel menyampaikan duka yang sangat mendalam khususnya pada keluarga dan saudara kita yang di Luwu," ucapnya.
Bahtiar Baharuddin menyampaikan duka yang mendalam dan meminta doa dari seluruh masyarakat untuk para korban.
Upaya penanganan terus dilakukan. Bahtiar Baharuddin menegaskan bahwa TNI-Polri, BNPB, Basarnas, dan satuan-satuan pertolongan lainnya sedang bekerja keras untuk mengendalikan situasi dan memastikan keselamatan warga yang terdampak. Ia mengingatkan tetap waspada dan menjaga kesehatan.
Penjabat Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat Sulsel untuk menunjukkan rasa solidaritas dan persaudaraan dengan memberikan dukungan dalam bentuk apapun, termasuk doa atau bantuan melalui saluran resmi.
"Insyaallah cobaan ini bisa kita lalui bersama dan pasti ada jalan keluar," ujar Bahtiar.
Sedangkan, Pj Bupati Luwu, Muhammad Saleh, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pj Gubernur Sulsel yang telah hadir langsung di tengah-tengah masyarakat yang terdampak banjir. Kehadiran ini merupakan simbol kepedulian yang mendalam dari pemerintah terhadap warganya yang sedang mengalami kesulitan.
Dengan kondisi banjir yang mulai surut, masih terdapat warga yang mengungsi, menantikan proses pembersihan rumah-rumah mereka. Muhammad Saleh mengungkapkan harapannya agar cuaca kembali normal dalam waktu 2-3 hari ke depan, memungkinkan warga untuk kembali ke rumah masing-masing dan memulai proses pemulihan. "Sekarang kondisi banjir mulai surut. Masyarakat masih ada yang mengungsi untuk menunggu pembersihan rumah," tuturnya.
Kondisi saat ini menunjukkan bahwa meskipun bencana telah membawa dampak yang signifikan, semangat untuk bangkit dan memulihkan keadaan tetap kuat di hati masyarakat Luwu. Pj Bupati Luwu berharap dukungan terus mengalir dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat mempercepat proses pemulihan ini.
(GUS)
Berita Terkait
News
Aktivasi Serentak 480 SPPG 3T di Wilayah Timur Indonesia
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mendampingi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T)
Jum'at, 02 Okt 2026 23:19
News
Gubernur Bekali Praja IPDN Sulsel tentang Integritas, Kejujuran dan Kerja Keras
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman memberikan ceramah umum kepada para praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Sulawesi Selatan, Kabupaten Gowa, Rabu (30/9/2026).
Kamis, 01 Okt 2026 11:06
News
Dari Pemprov hingga Pemerintah Pusat, Jejak 40 Tahun Pengabdian Jufri Rahman
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman akan memasuki masa purnabakti sebagai aparatur sipil negara (ASN) pada 1 Oktober 2026.
Kamis, 01 Okt 2026 11:02
News
Usai Drainase Rampung, 800 Meter Jalan Aroepala Makassar Diaspal Lapis Kedua
Sebagian Jalan Aroepala di Kota Makassar akan kembali diaspal melalui program Multi Years Project (MYP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Pengaspalan lapis kedua ini akan dilakukan usai pengerjaan drainase rampung.
Kamis, 01 Okt 2026 10:51
Sulsel
Program MYP Irigasi Sulsel Tingkatkan Produksi Padi
Rehabilitasi jaringan irigasi di Desa Bontonyeleng dan Palang Barae, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan menunjukkan progres signifikan.
Rabu, 30 Sep 2026 10:25
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Semen Tonasa Ungkap Keunggulan Bata Interlock Presisi untuk Bangun Rumah
2
Kebakaran Lahan 3 Hektare di Lutim Padam Setelah Tiga Jam Pemadaman
3
IAS Disambut Empat Calon Ketua Golkar Bulukumba Saat Singgah dari Selayar
4
Tekuk Kaltim 1-0, Superco Superteam Juara dan Siap Lahirkan Talenta Timnas
5
SMA Islam Athirah Bukit Baruga Bentuk Karakter Siswa Lewat Perkemahan Pramuka
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Semen Tonasa Ungkap Keunggulan Bata Interlock Presisi untuk Bangun Rumah
2
Kebakaran Lahan 3 Hektare di Lutim Padam Setelah Tiga Jam Pemadaman
3
IAS Disambut Empat Calon Ketua Golkar Bulukumba Saat Singgah dari Selayar
4
Tekuk Kaltim 1-0, Superco Superteam Juara dan Siap Lahirkan Talenta Timnas
5
SMA Islam Athirah Bukit Baruga Bentuk Karakter Siswa Lewat Perkemahan Pramuka