Peduli Banjir Luwu, Pj Wali Kota Palopo Serahkan Bantuan
Sabtu, 04 Mei 2024 18:11
Pj. Wali Kota Palopo, Asrul Sani bersama Pj. Ketua TP-PKK Kota Palopo, Hasnawati Asrul mengunjungi korban terdampak banjir di Belopa, Kabupaten Luwu, Sabtu (04/05/2024). Foto: Humas Pemkot Palopo
PALOPO - Pj. Wali Kota Palopo, Asrul Sani bersama Pj. Ketua TP-PKK Kota Palopo, Hasnawati Asrul mengunjungi korban terdampak banjir di Belopa, Kabupaten Luwu, Sabtu (04/05/2024).
Asrul Sani menyampaikan ucapan belasungkawa kepada para korban yang terdampak banjir.
"Kepada masyarakat Kabupaten Luwu, agar tetap menjaga kesehatan dan keselamatan di situasi seperti ini," kata Asrul Sani.
Asrul beserta istri, kemudian melakukan penyaluran bantuan logistik berupa makanan siap saji, air mineral, susu dan popok bayi serta obat-obatan.
"Selain itu, ada juga bantuan kesehatan lainnya. Bantuan tersebut berasal dari sumbangsih masyarakat Kota Palopo," ujarnya.
Selain jajaran Pemerintah Kota Palopo, tampak hadir juga Pj Gubernur Sulsel beserta Kapolda Sulsel yang turut melakukan pantauan udara menggunakan helikopter.
Pantauan udara dilakukan di kawasan yang terdampak banjir dan longsor di wilayah Luwu dan Wajo.
"Terlihat jelas bekas banjir yang menghubungkan air laut dengan air yang datang dari darat, dengan warna coklat yang mendominasi pesisir," kata Bahtiar Baharuddin.
Kondisi ini, kata Bahtiar, menunjukkan dampak serius dari bencana alam yang terjadi di sejumlah kabupaten diantaranya Luwu dan Wajo.
"Lahan pertanian masyarakat, fasilitas publik seperti masjid dan Polsek Siwa (Wajo), serta rumah-rumah penduduk masih terendam," ujarnya.
Untuk diketahui, akibat bencana alam ini Pemkab Luwu memberlakukan status tanggap darurat hingga 30 hari ke depan.
Asrul Sani menyampaikan ucapan belasungkawa kepada para korban yang terdampak banjir.
"Kepada masyarakat Kabupaten Luwu, agar tetap menjaga kesehatan dan keselamatan di situasi seperti ini," kata Asrul Sani.
Asrul beserta istri, kemudian melakukan penyaluran bantuan logistik berupa makanan siap saji, air mineral, susu dan popok bayi serta obat-obatan.
"Selain itu, ada juga bantuan kesehatan lainnya. Bantuan tersebut berasal dari sumbangsih masyarakat Kota Palopo," ujarnya.
Selain jajaran Pemerintah Kota Palopo, tampak hadir juga Pj Gubernur Sulsel beserta Kapolda Sulsel yang turut melakukan pantauan udara menggunakan helikopter.
Pantauan udara dilakukan di kawasan yang terdampak banjir dan longsor di wilayah Luwu dan Wajo.
"Terlihat jelas bekas banjir yang menghubungkan air laut dengan air yang datang dari darat, dengan warna coklat yang mendominasi pesisir," kata Bahtiar Baharuddin.
Kondisi ini, kata Bahtiar, menunjukkan dampak serius dari bencana alam yang terjadi di sejumlah kabupaten diantaranya Luwu dan Wajo.
"Lahan pertanian masyarakat, fasilitas publik seperti masjid dan Polsek Siwa (Wajo), serta rumah-rumah penduduk masih terendam," ujarnya.
Untuk diketahui, akibat bencana alam ini Pemkab Luwu memberlakukan status tanggap darurat hingga 30 hari ke depan.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Mentan RI Gerak Cepat Tangani Banjir di Bone, Bawa Bantuan Pangan Rp9 Miliar
Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Bone bergerak cepat menangani bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bone, khususnya di Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur.
Senin, 11 Mei 2026 13:18
News
Gubernur Sulsel Hadir di Tengah Musibah Banjir Bone, Bawa Bantuan dan Santunan
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Kabupaten Bone sekaligus menyerahkan bantuan kedaruratan, bantuan sosial 500 paket sembako, dan santunan
Sabtu, 09 Mei 2026 17:13
Sulsel
Tim Gegana Musnahkan Granat Nanas Peninggalan Zaman Belanda di Palopo
Dalam upaya menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat, aparat kepolisian melalui Tim Gegana Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan melaksanakan pemusnahan bahan peledak berbahaya yang ditemukan di wilayah Kota Palopo pada Ahad (5/04/026) sekira pukul 10.00 WITA.
Minggu, 05 Apr 2026 16:18
Makassar City
Legislator Makassar Sebut Penanganan Banjir Tak Boleh Sistem Tambal Sulam
DPRD Kota Makassar mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar agar tidak menangani persoalan banjir dengan pendekatan sementara atau “tambal sulam”.
Jum'at, 13 Mar 2026 22:44
Makassar City
229 Warga Mengungsi, Pemkot Makassar Pastikan Kebutuhan Terpenuhi
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau posko pengungsian warga terdampak banjir di SDN Paccerakkang, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 22.35 Wita.
Jum'at, 27 Feb 2026 14:20
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat
5
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat
5
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target