Pemkot dan BNN Palopo Dorong Advokasi Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba
Rabu, 15 Mei 2024 20:45
Sekda Palopo, Firmanza DP membuka Rakor pelaksanaan advokasi program ketahanan keluarga anti narkoba berbasis sumber daya pembangunan desa/kelurahan. Foto: Humas Pemkot Palopo
PALOPO - Sekda Palopo, Firmanza DP membuka Rakor pelaksanaan advokasi program ketahanan keluarga anti narkoba berbasis sumber daya pembangunan desa/kelurahan di Cafe D'Twins, Rabu (15/05/2024).
Firmanza DP mengatakan, permasalahan narkoba merupakan salah satu tantangan besar yang dihadapi belakangan ini.
"Penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga berdampak buruk bagi stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat," kata Firmanza DP.
Oleh karena itu, kata Firmanza, upaya penanggulangan narkoba harus melibatkan berbagai pihak dan dilaksanakan secara menyeluruh mulai dari tingkat pusat sampai tingkat Kelurahan.
"Program ketahanan keluarga anti narkoba yang berbasis sumber daya pembangunan kelurahan ini, adalah langkah strategis yang sangat penting dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat," katanya.
Ada beberapa poin penting yang harus ditekankan, lanjut Firmanza, yang pertama adalah pemberdayaan keluarga.
"Keluarga adalah benteng utama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Ini yang harus kita sama-sama perkuat," ujarnya.
Yang kedua, tambah Firmanza, adalah peningkatan kesadaran masyarakat. Sosialisasi dan edukasi mengenai bahaya narkoba terus dilakukan secara intensif.
"Masyarakat harus diberikan pemahaman yang jelas, tentang resiko dan dampak negatif penyalahgunaan narkoba serta cara-cara untuk mencegahnya," tambahnya.
Selanjutnya, adalah pemanfaatan sumber daya lokal. Setiap Kelurahan memiliki potensi yang dapat digunakan untuk mendukung program ini.
"Terakhir mari kita bekerja secara sungguh-sungguh dan penuh komitmen dalam melaksanakan program ini. Agar kita dapat menciptakan Kota Palopo yang bebas dari penyalahgunaan narkoba dan lebih sejahtera," tutupnya.
Pada kesempatan ini, Firmanza DP membawakan materi "Peran Pemerintah dan Unsur Kelurahan Mewujudkan Palopo Bersinar (Bersih Narkoba)".
Turut hadir pada kegiatan ini, Kepala BNN Kota Palopo, Kepala Badan Kesbangpol Kota Palopo, Kepala OPD yang sempat hadir.
Selain itu, hadir pula Ketua Tim BNN Kota Palopo, Lurah Amasangan, Lurah Luminda, TP-PKK Kelurahan, Babinsa, bhabinkamtibmas, ketua RW, tokoh pemuda serta tamu undangan.
Firmanza DP mengatakan, permasalahan narkoba merupakan salah satu tantangan besar yang dihadapi belakangan ini.
"Penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga berdampak buruk bagi stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat," kata Firmanza DP.
Oleh karena itu, kata Firmanza, upaya penanggulangan narkoba harus melibatkan berbagai pihak dan dilaksanakan secara menyeluruh mulai dari tingkat pusat sampai tingkat Kelurahan.
"Program ketahanan keluarga anti narkoba yang berbasis sumber daya pembangunan kelurahan ini, adalah langkah strategis yang sangat penting dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat," katanya.
Ada beberapa poin penting yang harus ditekankan, lanjut Firmanza, yang pertama adalah pemberdayaan keluarga.
"Keluarga adalah benteng utama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Ini yang harus kita sama-sama perkuat," ujarnya.
Yang kedua, tambah Firmanza, adalah peningkatan kesadaran masyarakat. Sosialisasi dan edukasi mengenai bahaya narkoba terus dilakukan secara intensif.
"Masyarakat harus diberikan pemahaman yang jelas, tentang resiko dan dampak negatif penyalahgunaan narkoba serta cara-cara untuk mencegahnya," tambahnya.
Selanjutnya, adalah pemanfaatan sumber daya lokal. Setiap Kelurahan memiliki potensi yang dapat digunakan untuk mendukung program ini.
"Terakhir mari kita bekerja secara sungguh-sungguh dan penuh komitmen dalam melaksanakan program ini. Agar kita dapat menciptakan Kota Palopo yang bebas dari penyalahgunaan narkoba dan lebih sejahtera," tutupnya.
Pada kesempatan ini, Firmanza DP membawakan materi "Peran Pemerintah dan Unsur Kelurahan Mewujudkan Palopo Bersinar (Bersih Narkoba)".
Turut hadir pada kegiatan ini, Kepala BNN Kota Palopo, Kepala Badan Kesbangpol Kota Palopo, Kepala OPD yang sempat hadir.
Selain itu, hadir pula Ketua Tim BNN Kota Palopo, Lurah Amasangan, Lurah Luminda, TP-PKK Kelurahan, Babinsa, bhabinkamtibmas, ketua RW, tokoh pemuda serta tamu undangan.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Ratusan Personel Polres Maros Tes Urine Mendadak
Ratusan personel Polres Maros menjalani pemeriksaan urine secara mendadak, Senin (4/3/2026). Tes ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini penyalahgunaan narkoba di lingkungan kepolisian.
Rabu, 04 Mar 2026 13:57
News
Jalur Laut Jadi Andalan Pengedar Selundupkan Narkoba ke Sulsel
BNNP Sulsel memperketat pengawasan terhadap jalur-jalur laut non-resmi atau "jalur tikus" yang kerap menjadi pintu masuk utama peredaran narkotika di wilayah Sulawesi Selatan, Selasa (30/12/2025).
Selasa, 30 Des 2025 17:54
News
BNNP Sulsel Amankan 70 Tersangka dan 20.878 Gram Narkoba Sepanjang 2025
BNNP Sulsel menggar Press Release Akhir Tahun Anggaran 2025, di Gedung BNNP Sulsel, Jalan Manunggal, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Selasa (30/12/2025).
Selasa, 30 Des 2025 15:48
News
BNNP Sulsel Musnahkan 7,6 Kg Narkoba
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan memusnahkan barang bukti narkotika hasil penindakan sepanjang tahun 2025. Pemusnahan berlangsung di Lobi Kantor BNN Sulsel.
Rabu, 26 Nov 2025 13:49
Sulsel
Pemkab Wajo dan Pemkot Palopo Teken MoU Ketahanan Pangan dan Komoditas Cabai
Bupati Wajo, Andi Rosman menerima kunjungan Wali Kota Palopo, Naili Trisal beserta rombongan di Rujab Bupati Pasanggrahan, Kamis (30/10/2025)
Kamis, 30 Okt 2025 17:31
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Siap Hadapi Arus Mudik 2026, DLU Makassar Prediksi Lonjakan Penumpang
2
Demokrasi “Empirik” Islam
3
Bergantian Kepala Daerah-Legislator Hadiri Bukber HUT RMS, Cermin Kuatnya Jejaring Politik di Sulsel
4
Anggaran Perbaikan Rp4,5 Miliar Masjid 99 Kubah Disorot: Bukan Perbaiki, Malah Tambah Bocor
5
Sultan Tajang Soroti Rehab Masjid 99 Kubah: Sudah Dianggarkan Rp4,5 Miliar, Kok Masih Bocor
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Siap Hadapi Arus Mudik 2026, DLU Makassar Prediksi Lonjakan Penumpang
2
Demokrasi “Empirik” Islam
3
Bergantian Kepala Daerah-Legislator Hadiri Bukber HUT RMS, Cermin Kuatnya Jejaring Politik di Sulsel
4
Anggaran Perbaikan Rp4,5 Miliar Masjid 99 Kubah Disorot: Bukan Perbaiki, Malah Tambah Bocor
5
Sultan Tajang Soroti Rehab Masjid 99 Kubah: Sudah Dianggarkan Rp4,5 Miliar, Kok Masih Bocor