Mendorong Pendidikan Berkualitas di Loeha Raya lewat Pelatihan Kurikulum PT Vale
Jum'at, 24 Mei 2024 19:12
PT Vale Indonesia melaksanakan program Pelatihan Kurikulum Satuan Pendidikan se-Loeha Raya untuk mendorong pendidikan berkualitas di wilayah operasi. Foto/Dok PT Vale
LUWU TIMUR - PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) terus berkomitmen tak hanya fokus pada aspek produksi, tetapi juga tanggung jawab sosialnya. Salah satu wujud nyata dari komitmen ini adalah upaya peningkatan mutu pendidikan di wilayah operasi.
Sebagai langkah awal, PT Vale bersama Yayasan Pendidikan Sorowako (YPS) melakukan pengembangan sekolah-sekolah yang berada di lima desa yaitu Rante Angin, Loeha, Bantilang, Masiku dan Tokalimbo melalui pembinaan dari Sekolah Umum YPS dan bekerja sama dengan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur, serta PT Vale Indonesia.
Jenis kegiatan pengembangan sekolah ini diawali dengan melakukan observasi ke 15 sekolah (TK-SMA), kemudian dilakukan pelatihan merujuk pada hasil asesmen. Melalui program Pelatihan Kurikulum Satuan Pendidikan se-Loeha Raya, PT Vale bertekad untuk membantu mengembangkan sekolah-sekolah di Loeha Raya, termasuk mendorong terciptanya pendidikan berkualitas.
Pelatihan yang berlangsung Senin (13/05/2024) hingga Jumat (17/ 05/2024) ini diikuti 36 guru yang mewakili sekolah tingkatan TK-SMA se-Loeha Raya dan dimentori langsung oleh sembilan guru YPS yang juga merupakan kepala sekolah YPS. Sekolah yang mendapatkan pendampingan terdiri dari tujuh Taman Kanak-Kanak (TK), lima SD, SMP, dan satu SMA.
Director External Relations PT Vale, Endra Kusuma, mengatakan sejalan dengan nilai-nilai PT Vale untuk meningkatkan kualitas masyarakat, program pelatihan diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kapasitas para tenaga pendidik khususnya yang ada Loeha Raya.
Apalagi, kata dia, program ini mengedukasi tenaga pendidik agar dapat menyusun Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP), meningkatkan kapasitas pendidik melalui pelatihan dan workshop merancang pembelajaran dan penilaian berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang mendorong siswa harus mampu berpikir kritis dan kreatif (critical thinking dan creativity). Serta siswa mampu menyelesaikan masalah (problem solving).
Kolaborasi aktif antara PT Vale dengan berbagai pihak, termasuk guru di sekolah-sekolah, bertujuan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman guna memajukan dunia pendidikan. Untuk itu kami berharap semoga pelatihan memberikan manfaat besar bagi tenaga pendidik dan mengimplementasikannya ke siswa-siswi mereka,” harapnya.
Endra Kusuma mencontohkan keberhasilan kolaborasi ini melalui perjalanan YPS, yang telah menjadi prototipe bagi sekolah-sekolah lainnya di daerah, khususnya di Luwu Timur. Dukungan dari PT Vale dan berbagai pihak telah membantu YPS untuk menjadi teladan dalam inovasi pendidikan dan peningkatan kapasitas guru, khususnya di Luwu Timur.
Salah seorang peserta pelatihan yang juga Kepala SDN 279 Rante Angin, Sungi menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara atas pelayanan terbaik yang diberikan kepada peserta.
“Pelatihan sepekan ini membawa sudut pandang baru, khususnya bagi kami (para guru) yang berasal dari seberang Danau Matano. (Pelatihan) ini memberi keyakinan bahwa manfaat yang kami peroleh akan berkelanjutan dan memiliki tindak lanjut yang berarti, tidak hanya berakhir di sini,” ungkapnya.
Hal serupa disampaikan oleh, Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Towuti, Desa Bantilang, Murniati Yani menyampaikan rasa terima kasih. “Saya berterima kasih yang tak terhingga kepada Tim jajaran YPS dan PT Vale yang telah memfasilitasi kami dengan luar biasa, kami sangat terbantu dalam meraih ilmu,” paparnya.
Sementara itu, Direktur Sekolah Umum YPS, Sulhaeni, mengatakan tanggung jawab mereka sebagai pendidik adalah untuk berbagi apa yang dimiliki, termasuk dalam pembentukan standar observasi terhadap sekolah itu sendiri. “Proses observasi ini menjadi kunci dalam menentukan kisi-kisi kurikulum, kepemimpinan sekolah, dan pengembangan siswa sebagai bagian integral dari sekolah,” ujarnya.
Sulhaeni juga menekankan pentingnya transformasi digital dalam pendidikan, yang telah mereka bagikan kepada peserta pelatihan. Dukungan dari PT Vale menjadi modal utama dalam memastikan proses akreditasi sekolah-sekolah di jenjang TK, SD, SMP, SMA, mengikuti jejak YPS yang telah berhasil mencapai akreditasi A.
“Kami siap berbagi pengalaman dan mendampingi sekolah-sekolah lainnya dalam proses akreditasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah,” paparnya.
Sebagai langkah awal, PT Vale bersama Yayasan Pendidikan Sorowako (YPS) melakukan pengembangan sekolah-sekolah yang berada di lima desa yaitu Rante Angin, Loeha, Bantilang, Masiku dan Tokalimbo melalui pembinaan dari Sekolah Umum YPS dan bekerja sama dengan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur, serta PT Vale Indonesia.
Jenis kegiatan pengembangan sekolah ini diawali dengan melakukan observasi ke 15 sekolah (TK-SMA), kemudian dilakukan pelatihan merujuk pada hasil asesmen. Melalui program Pelatihan Kurikulum Satuan Pendidikan se-Loeha Raya, PT Vale bertekad untuk membantu mengembangkan sekolah-sekolah di Loeha Raya, termasuk mendorong terciptanya pendidikan berkualitas.
Pelatihan yang berlangsung Senin (13/05/2024) hingga Jumat (17/ 05/2024) ini diikuti 36 guru yang mewakili sekolah tingkatan TK-SMA se-Loeha Raya dan dimentori langsung oleh sembilan guru YPS yang juga merupakan kepala sekolah YPS. Sekolah yang mendapatkan pendampingan terdiri dari tujuh Taman Kanak-Kanak (TK), lima SD, SMP, dan satu SMA.
Director External Relations PT Vale, Endra Kusuma, mengatakan sejalan dengan nilai-nilai PT Vale untuk meningkatkan kualitas masyarakat, program pelatihan diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kapasitas para tenaga pendidik khususnya yang ada Loeha Raya.
Apalagi, kata dia, program ini mengedukasi tenaga pendidik agar dapat menyusun Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP), meningkatkan kapasitas pendidik melalui pelatihan dan workshop merancang pembelajaran dan penilaian berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang mendorong siswa harus mampu berpikir kritis dan kreatif (critical thinking dan creativity). Serta siswa mampu menyelesaikan masalah (problem solving).
Kolaborasi aktif antara PT Vale dengan berbagai pihak, termasuk guru di sekolah-sekolah, bertujuan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman guna memajukan dunia pendidikan. Untuk itu kami berharap semoga pelatihan memberikan manfaat besar bagi tenaga pendidik dan mengimplementasikannya ke siswa-siswi mereka,” harapnya.
Endra Kusuma mencontohkan keberhasilan kolaborasi ini melalui perjalanan YPS, yang telah menjadi prototipe bagi sekolah-sekolah lainnya di daerah, khususnya di Luwu Timur. Dukungan dari PT Vale dan berbagai pihak telah membantu YPS untuk menjadi teladan dalam inovasi pendidikan dan peningkatan kapasitas guru, khususnya di Luwu Timur.
Salah seorang peserta pelatihan yang juga Kepala SDN 279 Rante Angin, Sungi menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara atas pelayanan terbaik yang diberikan kepada peserta.
“Pelatihan sepekan ini membawa sudut pandang baru, khususnya bagi kami (para guru) yang berasal dari seberang Danau Matano. (Pelatihan) ini memberi keyakinan bahwa manfaat yang kami peroleh akan berkelanjutan dan memiliki tindak lanjut yang berarti, tidak hanya berakhir di sini,” ungkapnya.
Hal serupa disampaikan oleh, Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Towuti, Desa Bantilang, Murniati Yani menyampaikan rasa terima kasih. “Saya berterima kasih yang tak terhingga kepada Tim jajaran YPS dan PT Vale yang telah memfasilitasi kami dengan luar biasa, kami sangat terbantu dalam meraih ilmu,” paparnya.
Sementara itu, Direktur Sekolah Umum YPS, Sulhaeni, mengatakan tanggung jawab mereka sebagai pendidik adalah untuk berbagi apa yang dimiliki, termasuk dalam pembentukan standar observasi terhadap sekolah itu sendiri. “Proses observasi ini menjadi kunci dalam menentukan kisi-kisi kurikulum, kepemimpinan sekolah, dan pengembangan siswa sebagai bagian integral dari sekolah,” ujarnya.
Sulhaeni juga menekankan pentingnya transformasi digital dalam pendidikan, yang telah mereka bagikan kepada peserta pelatihan. Dukungan dari PT Vale menjadi modal utama dalam memastikan proses akreditasi sekolah-sekolah di jenjang TK, SD, SMP, SMA, mengikuti jejak YPS yang telah berhasil mencapai akreditasi A.
“Kami siap berbagi pengalaman dan mendampingi sekolah-sekolah lainnya dalam proses akreditasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah,” paparnya.
(TRI)
Berita Terkait
News
SMA Islam Athirah Makassar Tekankan Adab sebagai Kunci Keberhasilan Siswa
Suasana upacara rutin di SMAS Islam Athirah Makassar, Senin (11/5/2026), diwarnai pesan kuat mengenai pentingnya adab dalam proses pendidikan.
Senin, 11 Mei 2026 12:43
Sulsel
PT Vale Deklarasikan Sekolah Bersinar, 37 SMA di Luwu Timur Siap Lawan Narkoba
PT Vale bersama Pemkab Luwu Timur dan BNN Provinsi Sulawesi Selatan resmi mendeklarasikan program Sekolah Bersinar (Bersih Narkoba) di Malili.
Kamis, 07 Mei 2026 21:02
Sulsel
Hardiknas 2026, MDA Perkuat Pendidikan Luwu Lewat Bantuan dan Program PELITA
PT Masmindo Dwi Area (MDA) menunjukkan komitmennya dengan menyalurkan bantuan sarana pendidikan sekaligus menjalankan program pembelajaran inovatif bagi siswa sekolah dasar.
Selasa, 05 Mei 2026 10:48
News
Athirah Connect Part II Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global
Upaya memperkuat kolaborasi dalam dunia pendidikan kembali ditegaskan oleh SMA Islam Athirah Bukit Baruga melalui penyelenggaraan Athirah Connect Part II: Communication, Networking, and Education Talk.
Senin, 04 Mei 2026 09:25
Sulsel
HUT ke-23 Luwu Timur: Menjaga Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus mengarahkan pembangunan pada keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan sebagai fondasi jangka panjang.
Minggu, 03 Mei 2026 12:58
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
RS Ibnu Sina YW-UMI Tegaskan Komitmen Layanan Tanpa Libur di Usia ke-22
2
Pemkot Makassar Bantah Isu Anggaran Rp10 Miliar untuk Konsumsi Wali Kota
3
Pelayanan PBG Gowa Tertinggi di Sulsel, Persentase Penerbitan Capai 95,03%
4
Klinik Bayi Tabung dengan Teknologi AI Kini Hadir di Makassar, Pertama di KTI
5
Wabup Gowa Sebut Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
RS Ibnu Sina YW-UMI Tegaskan Komitmen Layanan Tanpa Libur di Usia ke-22
2
Pemkot Makassar Bantah Isu Anggaran Rp10 Miliar untuk Konsumsi Wali Kota
3
Pelayanan PBG Gowa Tertinggi di Sulsel, Persentase Penerbitan Capai 95,03%
4
Klinik Bayi Tabung dengan Teknologi AI Kini Hadir di Makassar, Pertama di KTI
5
Wabup Gowa Sebut Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa