Hardiknas 2026, MDA Perkuat Pendidikan Luwu Lewat Bantuan dan Program PELITA
Selasa, 05 Mei 2026 10:48
PT Masmindo Dwi Area (MDA) menunjukkan komitmennya dengan menyalurkan bantuan sarana pendidikan sekaligus menjalankan program pembelajaran inovatif bagi siswa sekolah dasar. Foto/IST
LUWU - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Luwu menjadi momen penting bagi penguatan sektor pendidikan melalui kolaborasi berbagai pihak. Dalam kesempatan tersebut, PT Masmindo Dwi Area (MDA) menunjukkan komitmennya dengan menyalurkan bantuan sarana pendidikan sekaligus menjalankan program pembelajaran inovatif bagi siswa sekolah dasar.
Sebanyak 450 tas sekolah, 350 unit meja dan bangku belajar, serta perlengkapan olahraga diserahkan kepada delapan sekolah dasar dan dua sekolah menengah pertama di wilayah operasional perusahaan. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada Bupati Luwu dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu dalam upacara Hardiknas yang digelar di Lapangan Andi Djemma, Belopa, Senin (4/5/2026).
Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara MDA, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah sekitar operasional perusahaan.
Selain bantuan fisik, MDA juga menjalankan program PELITA Luwu (Pembelajaran Edukatif dan Eksploratif Anak Luwu) yang menyasar enam sekolah dasar, yakni SDN 41 Boneposi, SDN 43 Ranteballa, SDN 230 Ulusalu, SDN 476 Makalua, SDN 643 Gamaru, dan SDN 662 Salobulo. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara MDA, Indika Foundation, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu.
PELITA Luwu menghadirkan metode pembelajaran berbasis permainan yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Dalam pelaksanaannya, siswa mengikuti berbagai aktivitas secara berkelompok dengan sistem berpindah dari satu pos ke pos lainnya, sehingga setiap peserta dapat terlibat aktif sepanjang kegiatan berlangsung.
Pendekatan ini mendorong siswa untuk lebih berani berinteraksi, bekerja sama, dan mencoba hal-hal baru. Proses belajar tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung yang membuat materi lebih mudah dipahami dan diingat.Kepala Teknik Tambang (KTT) MDA, Mustafa Ibrahim, menyampaikan bahwa dukungan terhadap pendidikan merupakan bagian dari komitmen perusahaan di wilayah sekitar operasional.
“Momentum Hardiknas mengingatkan kita bahwa pembangunan selalu dimulai dari manusia. Melalui program ini, kami ingin ikut menyiapkan generasi muda Luwu agar lebih percaya diri, punya semangat belajar, dan siap menghadapi masa depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pendekatan belajar yang digunakan dalam PELITA diharapkan dapat memberi pengalaman yang lebih dekat dengan keseharian siswa.
“Kami ingin anak-anak bisa belajar dengan cara yang lebih menyenangkan. Dari situ biasanya muncul keberanian, rasa ingin tahu, dan semangat untuk terus berkembang,” tambahnya.
Program ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan MDA dalam mendukung pengembangan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan di wilayah sekitar operasional perusahaan.
Sebanyak 450 tas sekolah, 350 unit meja dan bangku belajar, serta perlengkapan olahraga diserahkan kepada delapan sekolah dasar dan dua sekolah menengah pertama di wilayah operasional perusahaan. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada Bupati Luwu dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu dalam upacara Hardiknas yang digelar di Lapangan Andi Djemma, Belopa, Senin (4/5/2026).
Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara MDA, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah sekitar operasional perusahaan.
Selain bantuan fisik, MDA juga menjalankan program PELITA Luwu (Pembelajaran Edukatif dan Eksploratif Anak Luwu) yang menyasar enam sekolah dasar, yakni SDN 41 Boneposi, SDN 43 Ranteballa, SDN 230 Ulusalu, SDN 476 Makalua, SDN 643 Gamaru, dan SDN 662 Salobulo. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara MDA, Indika Foundation, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu.
PELITA Luwu menghadirkan metode pembelajaran berbasis permainan yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Dalam pelaksanaannya, siswa mengikuti berbagai aktivitas secara berkelompok dengan sistem berpindah dari satu pos ke pos lainnya, sehingga setiap peserta dapat terlibat aktif sepanjang kegiatan berlangsung.
Pendekatan ini mendorong siswa untuk lebih berani berinteraksi, bekerja sama, dan mencoba hal-hal baru. Proses belajar tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung yang membuat materi lebih mudah dipahami dan diingat.Kepala Teknik Tambang (KTT) MDA, Mustafa Ibrahim, menyampaikan bahwa dukungan terhadap pendidikan merupakan bagian dari komitmen perusahaan di wilayah sekitar operasional.
“Momentum Hardiknas mengingatkan kita bahwa pembangunan selalu dimulai dari manusia. Melalui program ini, kami ingin ikut menyiapkan generasi muda Luwu agar lebih percaya diri, punya semangat belajar, dan siap menghadapi masa depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pendekatan belajar yang digunakan dalam PELITA diharapkan dapat memberi pengalaman yang lebih dekat dengan keseharian siswa.
“Kami ingin anak-anak bisa belajar dengan cara yang lebih menyenangkan. Dari situ biasanya muncul keberanian, rasa ingin tahu, dan semangat untuk terus berkembang,” tambahnya.
Program ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan MDA dalam mendukung pengembangan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan di wilayah sekitar operasional perusahaan.
(TRI)
Berita Terkait
News
SMA Islam Athirah Makassar Tekankan Adab sebagai Kunci Keberhasilan Siswa
Suasana upacara rutin di SMAS Islam Athirah Makassar, Senin (11/5/2026), diwarnai pesan kuat mengenai pentingnya adab dalam proses pendidikan.
Senin, 11 Mei 2026 12:43
Sulsel
Hardiknas 2026, Bupati Gowa Tekankan Pentingnya Ruang Bicara bagi Siswa
Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kabupaten Gowa 2026 di Lapangan Kantor Bupati Gowa, Senin (4/5), menjadi momentum menegaskan arah pendidikan yang lebih berpihak pada pengalaman siswa.
Senin, 04 Mei 2026 17:47
News
Athirah Connect Part II Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global
Upaya memperkuat kolaborasi dalam dunia pendidikan kembali ditegaskan oleh SMA Islam Athirah Bukit Baruga melalui penyelenggaraan Athirah Connect Part II: Communication, Networking, and Education Talk.
Senin, 04 Mei 2026 09:25
Sulsel
Sinergi MDA dan Pemuda Luwu Dorong Lahirnya Generasi Emas Matappa
Melalui forum bertajuk Sinergi Strategis: Membangun Generasi Emas Matappa, perusahaan ini melibatkan pemuda, mahasiswa, dan akademisi dalam ruang diskusi.
Minggu, 03 Mei 2026 15:30
Makassar City
Wujudkan Pendidikan Bermutu, Pemkot Makassar Siapkan Sejumlah Agenda Strategis
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, Achi Soleman mengungkap sejumlah agenda strategis yang akan dilaksanakan pada momentum peringatan komitmen dalam momentum Hardiknas 2026.
Sabtu, 02 Mei 2026 14:53
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
3
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
4
OJK Tingkatkan Strategi Anti-Scam Bersama Australia, Fokus Perlindungan Konsumen
5
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
3
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
4
OJK Tingkatkan Strategi Anti-Scam Bersama Australia, Fokus Perlindungan Konsumen
5
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa