Bawaslu Maros Jaring Panwaslu Kelurahan/Desa Berintegritas
Senin, 27 Mei 2024 14:34
Kandidat Panwaslu kelurahan dan desa jalani tes wawancara. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se-Kabupaten Maros melakukan tes wawancara terhadap peserta seleksi calon Panwaslu kelurahan/desa atau PKD untuk Pilkada 2024.
"Secara keseluruhan, jumlah pendaftar dan kebutuhan telah mencapai target. Semua kelurahan dan desa terisi pendaftar PKD. Hari ini, calon PKD akan diwawancarai oleh Panwascam secara serentak di 14 kecamatan," kata Ketua Bawaslu Maros Sufirman, Senin (27/5/2024).
Perekrutan ini kata dia bertujuan untuk mendapatkan PKD yang berintegritas, profesional, dan memiliki pengetahuan yang mumpuni dalam mengawal jalannya demokrasi di tingkat kelurahan/desa.
"Maka penting untuk melihat rekam jejak calon PKD, melalui wawancara tatap muka," tambahnya.
Masyarakat diharapkan turut berperan dalam mengawal proses rekrutmen PKD. Dengan memberikan masukan terhadap figur calon PKD yang mengikuti seleksi wawancara.
Melalui tanggapan langsung ke Panwascam atau Bawaslu Maros. Bisa juga melalui media sosial official panwascam atau Bawaslu Maros.
Sufirman menjelaskan, untuk Pilkada 27 November mendatang, Bawaslu Maros membutuhkan 103 orang. Panwaslu nantinya ditempatkan satu orang per kelurahan dan desa.
Sebelumnya, Bawaslu Maros membuka pendaftaran dari 18 Mei hingga 24 Mei 2024. Lalu kelompok kerja pembentukan PKD Pilkada 2024 melakukan verifikasi berkas dan dilanjutkan tes wawancara pada tanggal 27-28 Mei 2024.
103 PKD terpilih, akan bertugas melakukan pengawasan tahapan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah di masing-masing wilayah kerjanya.
"Secara keseluruhan, jumlah pendaftar dan kebutuhan telah mencapai target. Semua kelurahan dan desa terisi pendaftar PKD. Hari ini, calon PKD akan diwawancarai oleh Panwascam secara serentak di 14 kecamatan," kata Ketua Bawaslu Maros Sufirman, Senin (27/5/2024).
Perekrutan ini kata dia bertujuan untuk mendapatkan PKD yang berintegritas, profesional, dan memiliki pengetahuan yang mumpuni dalam mengawal jalannya demokrasi di tingkat kelurahan/desa.
"Maka penting untuk melihat rekam jejak calon PKD, melalui wawancara tatap muka," tambahnya.
Masyarakat diharapkan turut berperan dalam mengawal proses rekrutmen PKD. Dengan memberikan masukan terhadap figur calon PKD yang mengikuti seleksi wawancara.
Melalui tanggapan langsung ke Panwascam atau Bawaslu Maros. Bisa juga melalui media sosial official panwascam atau Bawaslu Maros.
Sufirman menjelaskan, untuk Pilkada 27 November mendatang, Bawaslu Maros membutuhkan 103 orang. Panwaslu nantinya ditempatkan satu orang per kelurahan dan desa.
Sebelumnya, Bawaslu Maros membuka pendaftaran dari 18 Mei hingga 24 Mei 2024. Lalu kelompok kerja pembentukan PKD Pilkada 2024 melakukan verifikasi berkas dan dilanjutkan tes wawancara pada tanggal 27-28 Mei 2024.
103 PKD terpilih, akan bertugas melakukan pengawasan tahapan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah di masing-masing wilayah kerjanya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Bawaslu Maros Dorong Anak Muda Aktif Awasi Pemilu Lewat P2P
Sebanyak 40 peserta asal Kabupaten Maros mengikuti Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).
Kamis, 14 Mei 2026 06:13
Sulsel
Loloskan LSM Pekan 21 sebagai Pemantau, KPU Maros Dilapor ke Bawaslu
Tim Kuasa Hukum Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Maros, AS Chaidir Syam-Andi Muetazim Mansyur melaporkan KPU Maros ke Bawaslu terkait putusan lembaga pemantau Pilkada.
Selasa, 26 Nov 2024 20:08
Sulsel
Bawaslu Maros Selidiki Beredarnya Paket Sembako Ajakan Coblos Kotak Kosong
Menjelang hari pencoblosan Pilkada Maros 2024, fenomena pembagian sembako di sejumlah wilayah ramai diperbincangkan.
Rabu, 20 Nov 2024 13:39
Sulsel
604 Pengawas TPS Maros Dilantik, Potensi PSU Jadi Perhatian
Pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) yang akan bertugas pada Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Maros resmi dilantik.
Senin, 04 Nov 2024 14:27
Sulsel
Laporannya dihentikan, Kuasa Hukum Chaidir-Muetazim Hormati Keputusan Bawaslu
Bawaslu Maros memutuskan tidak melanjutkan laporan dugaan ketidaknetralan Plt Bupati Maros Suhartina Bohari. Laporan tersebut sebelumnya dilayangkan Tim Paslon Bupati-Wakil Bupati AS Chaidir Syam-Muetazim.
Jum'at, 25 Okt 2024 16:51
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Muhsin Palinrungi, Direktur Ekrap IKN Pimpin IKA FSIKP UMI
2
DANCOW Indonesia Cerdas Season 2 Rampungkan Seleksi Provinsi di Makassar
3
Dari Sila ke Sila, dari Jiwa ke Jiwa: Menyulam Indonesia dalam Cahaya Tauhid
4
Hari Lahir Pancasila, Pelindo Group Makassar Perkuat Semangat Kebangsaan
5
Bupati Gowa Dorong Evaluasi Sarana dan Sistem Pengamanan RSUD Syekh Yusuf
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Muhsin Palinrungi, Direktur Ekrap IKN Pimpin IKA FSIKP UMI
2
DANCOW Indonesia Cerdas Season 2 Rampungkan Seleksi Provinsi di Makassar
3
Dari Sila ke Sila, dari Jiwa ke Jiwa: Menyulam Indonesia dalam Cahaya Tauhid
4
Hari Lahir Pancasila, Pelindo Group Makassar Perkuat Semangat Kebangsaan
5
Bupati Gowa Dorong Evaluasi Sarana dan Sistem Pengamanan RSUD Syekh Yusuf