Kabupaten Maros Kembali Raih Predikat Opini WTP ke-14
Rabu, 29 Mei 2024 17:28
Bupati dan Wakil Bupati Maros AS Chaidir Syam-Suhartina Bohari menerima hasil pemeriksaan di Kantor BPK RI perwakilan Sulsel. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Pemerintah Kabupaten Maros kembali mendapatkan penghargaan di bidang pengelolaan keuangan daerah dengan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Penghargaan tahun ini merupakan penghargaan yang ke-14, dan 12 kali di antaranya diperoleh secara berturut-turut.
Opini WTP untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2023 diserahkan di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Sulsel, Makassar, Rabu (29/5/2024).
Selain Maros, WTP juga diserahkan kepada Pemkab Gowa dan Pinrang.
Bupati Maros AS Chaidir Syam mengatakan, ini merupakan capain terbaik karena persentase yang belum ditindaklanjuti berada pada angka nol persen.
“Tapi kita harus tetap benahi persoalan aset. Harus ada perbaikan di Maros,” tuturnya.
Mantan Ketua DPRD Maros itu menyebut setiap tahun seleksi WTP semakin ketat.
“Tapi hal tersebut memberikan pelajaran berharga kepada Pemda untuk menyiapakan SOP-nya, perbup yang harus kita siapkan untuk menjamin akuntabilitas dan transparansi terhadap penggunaan anggaran,” ujarnya.
Alumni Ilmu Pemerintahan Unhas itu juga mengapresiasi seluruh stakeholder yang telah bekerja sama dengan baik.
“Terutama dalam menjalankan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel,” imbuhnya.
Sementara itu Ketua DPRD Maros Andi Patarai Amir mengapresiasi prestasi tersebut.
“Ini adalah bentuk pertanggung jawaban kepada masyarakat. Semoga bisa jadi cambuk untuk terus berbuat yang lebih baik bagi masyarakat,” tutupnya.
Penghargaan tahun ini merupakan penghargaan yang ke-14, dan 12 kali di antaranya diperoleh secara berturut-turut.
Opini WTP untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2023 diserahkan di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Sulsel, Makassar, Rabu (29/5/2024).
Selain Maros, WTP juga diserahkan kepada Pemkab Gowa dan Pinrang.
Bupati Maros AS Chaidir Syam mengatakan, ini merupakan capain terbaik karena persentase yang belum ditindaklanjuti berada pada angka nol persen.
“Tapi kita harus tetap benahi persoalan aset. Harus ada perbaikan di Maros,” tuturnya.
Mantan Ketua DPRD Maros itu menyebut setiap tahun seleksi WTP semakin ketat.
“Tapi hal tersebut memberikan pelajaran berharga kepada Pemda untuk menyiapakan SOP-nya, perbup yang harus kita siapkan untuk menjamin akuntabilitas dan transparansi terhadap penggunaan anggaran,” ujarnya.
Alumni Ilmu Pemerintahan Unhas itu juga mengapresiasi seluruh stakeholder yang telah bekerja sama dengan baik.
“Terutama dalam menjalankan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel,” imbuhnya.
Sementara itu Ketua DPRD Maros Andi Patarai Amir mengapresiasi prestasi tersebut.
“Ini adalah bentuk pertanggung jawaban kepada masyarakat. Semoga bisa jadi cambuk untuk terus berbuat yang lebih baik bagi masyarakat,” tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
PBB Maros Baru Rp32 Miliar, Wabup Muetazim Semprot Camat
Capaian Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Maros, baru mencapai 67.84 persen hingga Juli 2026.
Selasa, 18 Agu 2026 15:54
News
Pimpin Upacara HUT RI ke-81, Chaidir Syam Soroti Pengangguran hingga Kemarau
Pemerintah Kabupaten Maros menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-81, Senin (17/8/2025).
Senin, 17 Agu 2026 14:58
News
Menipis, Stok Air Bersih di Lekopancing Diprediksi Hanya Bertahan 3 Pekan
Memasuki musim kemarau, debit air baku di sejumlah sumber air milik PDAM Tirta Bantimurung Maros mulai mengalami penurunan, salah satunya adalah Lekopancing.
Rabu, 12 Agu 2026 11:35
News
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah
Kabupaten Maros meraih penghargaan juara I dalam pengelolaan keuangan daerah untuk kategori kabupaten dengan kemampuan keuangan rendah di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Selasa, 11 Agu 2026 14:36
Sulsel
Pemkab Maros Hemat Tagihan Listrik Rp40 Juta per Bulan dari Kebijakan WFH
Penerapan kebijakan Work From Home (WFH) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maros mampu menekan penggunaan listrik. Penghematan tagihan listrik disebut mencapai sekitar Rp40 juta per bulan.
Selasa, 11 Agu 2026 13:17
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ribuan Alumni Smansa Makassar Tumpah Ruah di Fun Walk HUT ke-76
2
Prihatin Lansia di Jeneponto, Salmawati dan Ketua Karang Taruna Turun Beri Bantuan
3
Tujuh UMKM Sulsel Buka Jalan ke Pasar Global di KKI 2026
4
320 Peserta dari 52 Instansi Ramaikan PLN Mobile Padel Competition 2026 di Makassar
5
Setelah Yordania, Film Solata Kembali Berkiprah di Festival Film Cekoslowakia
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ribuan Alumni Smansa Makassar Tumpah Ruah di Fun Walk HUT ke-76
2
Prihatin Lansia di Jeneponto, Salmawati dan Ketua Karang Taruna Turun Beri Bantuan
3
Tujuh UMKM Sulsel Buka Jalan ke Pasar Global di KKI 2026
4
320 Peserta dari 52 Instansi Ramaikan PLN Mobile Padel Competition 2026 di Makassar
5
Setelah Yordania, Film Solata Kembali Berkiprah di Festival Film Cekoslowakia