Dibahas Dalam Rakor, Pemkot Palopo dan Bulog Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan
Kamis, 27 Jun 2024 21:23
Rakor yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kota Palopo itu, dilaksanakan di Cafe Solata, Jl. KH. M. Hasyim, Kamis (27/06/2024). Foto: Istimewa
PALOPO - Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palopo, Ilham Hamid yang mewakili Pj Wali Kota Palopo membuka Rapat Kordinasi (Rakor) penyusunan prognosa neraca pangan Kota Palopo tahun 2024.
Rakor yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kota Palopo itu, dilaksanakan di Cafe Solata, Jl. KH. M. Hasyim, Kamis (27/06/2024).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Palopo, Andi Enceng Amir mengatakan, kegiatan itu dimaksudkan untuk menjalin sinergitas antar lembaga dan perangkat daerah terkait, dalam penyusunan prognosa neraca pangan.
"Jadi ini untuk pemenuhan dan ketersediaan (data), juga penyamaan persepsi dalam menyajikan informasi. Baik itu mengenai ketersediaan, kebutuhan, surplus, dan juga defisit pada komoditi pangan yang ada dalam suatu wilayah tertentu,” kata Andi Enceng Amir.
"Jadi melalui Rakor ini, diharapkan nantinya mitra-mitra kami, bisa memberikan masukan dan saran dalam penyusunan prognosa neraca pangan ini," lanjutnya.
Sementara itu sambutan Pj Wali Kota Palopo, Asrul Sani yang disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ilham Hamid, mengungkapkan bahwa proyeksi neraca pangan menjadi data yang sangat vital untuk memastikan kondisi surplus atau defisitnya kondisi pangan.
“Pemerintah berharap, agar rapat koordinasi ini disamping memantapkan dan memfokuskan kesamaan persepsi antara pemerintah pusat dan daerah, tetapi yang lebih utama adalah mengakselerasi pemahaman dan kinerja aparatur pemerintah dalam penyusunan proyeksi neraca pangan,” kata Ilham Hamid.
"Yang dimaksud di sini adalah peningkatan kualitas data proyeksi neraca pangan yang meliputi perbaikan metodologi, updating data secara periodic, survei stok pangan dan pelaksanaan bimbingan maupun suvervisi kepada pemangku kepentingan terkait," tambahnya.
Ilham juga meminta, agar para petugas pragnosa yang melakukan pendataan harus jeli dan bahkan mampu memprediksi ketersediaan pangan dalam periode tertentu, sehingga bila ada ancaman kekurangan stok pangan bisa diantiisipasi sejak dini.
"Semua pemangku kepentingan terkait agar konsen terhadap pemenuhan dan penyajian data ril terkait neraca pangan. Data dari OPD terkait sangat dibutuhkan untuk kesempurnaan dan validitas penyusunan laporan neraca pangan. Intensifkan komunikasi dan koordinasi selanjutnya implementasikan dengan maksimal," ujarnya.
Rakor itu diisi pemaparan dari para nara sumber, yakni Adi Yanuar, Kapala Cabang Bulog Palopo, Hj. Nurlaeli Kaso, Kadis Perdagangan Kota Palopo, Ibnu Hasyim, Kadis Pertanian Kota Palopo.
Ada pula Muhammad Rismat, Kepala BPS Kota Palopo, dan Syahrul Amrullah Syabani, analisis ketahanan pangan, spesialis ketersediaan bahan pangan pada Dinas Ketahanan Pangan Kota Palopo.
Hadir pada rakor tersebut masing-masing perwakilan unsur Forkopimda Kota Palopo, kepala perangkat daerah serta operator dan pengelola data masing-masing OPD terkait, serta undangan lainnya.
Rakor yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kota Palopo itu, dilaksanakan di Cafe Solata, Jl. KH. M. Hasyim, Kamis (27/06/2024).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Palopo, Andi Enceng Amir mengatakan, kegiatan itu dimaksudkan untuk menjalin sinergitas antar lembaga dan perangkat daerah terkait, dalam penyusunan prognosa neraca pangan.
"Jadi ini untuk pemenuhan dan ketersediaan (data), juga penyamaan persepsi dalam menyajikan informasi. Baik itu mengenai ketersediaan, kebutuhan, surplus, dan juga defisit pada komoditi pangan yang ada dalam suatu wilayah tertentu,” kata Andi Enceng Amir.
"Jadi melalui Rakor ini, diharapkan nantinya mitra-mitra kami, bisa memberikan masukan dan saran dalam penyusunan prognosa neraca pangan ini," lanjutnya.
Sementara itu sambutan Pj Wali Kota Palopo, Asrul Sani yang disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ilham Hamid, mengungkapkan bahwa proyeksi neraca pangan menjadi data yang sangat vital untuk memastikan kondisi surplus atau defisitnya kondisi pangan.
“Pemerintah berharap, agar rapat koordinasi ini disamping memantapkan dan memfokuskan kesamaan persepsi antara pemerintah pusat dan daerah, tetapi yang lebih utama adalah mengakselerasi pemahaman dan kinerja aparatur pemerintah dalam penyusunan proyeksi neraca pangan,” kata Ilham Hamid.
"Yang dimaksud di sini adalah peningkatan kualitas data proyeksi neraca pangan yang meliputi perbaikan metodologi, updating data secara periodic, survei stok pangan dan pelaksanaan bimbingan maupun suvervisi kepada pemangku kepentingan terkait," tambahnya.
Ilham juga meminta, agar para petugas pragnosa yang melakukan pendataan harus jeli dan bahkan mampu memprediksi ketersediaan pangan dalam periode tertentu, sehingga bila ada ancaman kekurangan stok pangan bisa diantiisipasi sejak dini.
"Semua pemangku kepentingan terkait agar konsen terhadap pemenuhan dan penyajian data ril terkait neraca pangan. Data dari OPD terkait sangat dibutuhkan untuk kesempurnaan dan validitas penyusunan laporan neraca pangan. Intensifkan komunikasi dan koordinasi selanjutnya implementasikan dengan maksimal," ujarnya.
Rakor itu diisi pemaparan dari para nara sumber, yakni Adi Yanuar, Kapala Cabang Bulog Palopo, Hj. Nurlaeli Kaso, Kadis Perdagangan Kota Palopo, Ibnu Hasyim, Kadis Pertanian Kota Palopo.
Ada pula Muhammad Rismat, Kepala BPS Kota Palopo, dan Syahrul Amrullah Syabani, analisis ketahanan pangan, spesialis ketersediaan bahan pangan pada Dinas Ketahanan Pangan Kota Palopo.
Hadir pada rakor tersebut masing-masing perwakilan unsur Forkopimda Kota Palopo, kepala perangkat daerah serta operator dan pengelola data masing-masing OPD terkait, serta undangan lainnya.
(UMI)
Berita Terkait
News
Listrik Hijau PLN Jadi Motor Penggerak Ketahanan Pangan di Sulsel
Hingga Mei 2026, tercatat sebanyak 4.280 pelanggan telah memanfaatkan program tersebut dengan total daya terpasang mencapai 206.312 kiloVolt Ampere (kVA).
Senin, 08 Jun 2026 22:14
Sulsel
Tim Gegana Musnahkan Granat Nanas Peninggalan Zaman Belanda di Palopo
Dalam upaya menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat, aparat kepolisian melalui Tim Gegana Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan melaksanakan pemusnahan bahan peledak berbahaya yang ditemukan di wilayah Kota Palopo pada Ahad (5/04/026) sekira pukul 10.00 WITA.
Minggu, 05 Apr 2026 16:18
News
PT Vale Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Panen Demplot Padi Berkelanjutan di Kolaka
Program ini merupakan kelanjutan dari penanaman perdana yang dilakukan pada November 2025 di tiga desa binaan PT Vale, yakni Desa Puubunga dan Desa Pubenua di Kecamatan Baula, serta Desa Lemedai di Kecamatan Tanggetada.
Senin, 09 Mar 2026 22:14
News
Pemerintah Turun ke Pasar, Stabilitas Harga Pangan Sulsel Terpantau Aman
Di tengah meningkatnya kebutuhan pokok menjelang Ramadan, kabar baik datang dari hasil inspeksi lapangan lintas instansi. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memastikan harga bahan pokok di pasar tradisional masih relatif stabil
Jum'at, 20 Feb 2026 10:19
News
Stok Melimpah, Bulog Sebut Sulsel Pilar Ketahanan Pangan Nasional
Direktur Utama Perum BULOG, Mayjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, mengapresiasi kinerja Kanwil Sulselbar yang dinilai menunjukkan performa terbaik secara nasional.
Jum'at, 06 Feb 2026 19:43
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
SATU Indonesia Awards 2026 Sambangi Makassar, Dorong Anak Muda Jadi Agen Perubahan
2
Pemerintah Pusat Bangun 62,54 Km Jalan Daerah di Sulsel Perkuat Konektivitas Wilayah
3
IAS Resmi Kantongi Diskresi DPP Maju di Musda Golkar Sulsel
4
SMA Islam Athirah Bukit Baruga Gelar Employee Gathering di Pantai Bira
5
Inovasi Sipakatau Tingkatkan Temuan Kasus TB di Maros hingga 47,65 Persen
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
SATU Indonesia Awards 2026 Sambangi Makassar, Dorong Anak Muda Jadi Agen Perubahan
2
Pemerintah Pusat Bangun 62,54 Km Jalan Daerah di Sulsel Perkuat Konektivitas Wilayah
3
IAS Resmi Kantongi Diskresi DPP Maju di Musda Golkar Sulsel
4
SMA Islam Athirah Bukit Baruga Gelar Employee Gathering di Pantai Bira
5
Inovasi Sipakatau Tingkatkan Temuan Kasus TB di Maros hingga 47,65 Persen