Jalur Perseorangan, Rahman-Marowa Kurang 187 Dukungan di Pilkada Selayar 2024
Minggu, 14 Jul 2024 14:47

KPU Kepulauan Selayar telah menetapkan dan mengumumkan rekapitulasi hasil verfak kesatu dokumen dukungan bakal pasangan calon perseorangan untuk Pilkada 20204, Abdul Rahman Masriat. Dok KPU Selayar
SELAYAR - KPU Kepulauan Selayar telah menetapkan dan mengumumkan rekapitulasi hasil verifikasi faktual (Verfak) kesatu dokumen dukungan bakal pasangan calon perseorangan untuk Pilkada 20204, Abdul Rahman Masriat-Daeng Marowa. Hasilnya, pasangan Rahman-Marowa kekurangan 187 dukungan.
"Jadi jumlah dukungan yang dinyatakan memenuhi syarat totalnya 9.931 dukungan, dan tidak memenuhi syarat 1.531 dukungan. Sementara syarat minimal dukungan untuk jalur perseorangan ialah 10.118 dukungan," kata Ketua KPU Kepulauan Selayar, Andi Dewantara saat dihubungi pada Ahad (14/07).
Sehingga Bapaslon Rahman-Marowa dinyatakan belum memenuhi syarat (BMS) untuk maju di Pilkada Kepulauan Selayar 2024. Paket ini masih membutuhkan 187 dukungan.
"Jadi kami memberikan waktu selama lima hari untuk melakukan perbaikan. Waktunya itu mulai pada tanggal 13 (Juli) sampai 17 Juli untuk memasukkan perbaikan dukungan," ujar Andi Dewantara.
Komisioner KPU Kepulauan Selayar dua periode ini menuturkan, paket Rahman-Marowa wajib memasukkan dukungan minimal 187 dukungan. Namun boleh menginput dukungan sebanyak-banyaknya, tidak terbatas.
"Menurut PKPU, dukungan yang dimasukkan untuk perbaikan ialah dukungan baru atau KTP baru yang belum dimasukkan sebelumnya. Jadi tidak boleh dukungan yang lama, harus dukungan yang baru," terangnya.
Andi Dewantara menyebutkan, adapun dukungan Rahman-Marowa sudah tersebar di seluruh atau 11 kecamatan di Kepulauan Selayar. Sehingga paket ini sisa melengkapi dukungan yang kurang saja.
"Dukungan perbaikan nanti, tahapannya harus divermin (verifikasi administrasi) dulu. Kemudian kita verifikasi faktual lagi, lalu kita lihat lagi apakah bersyarat atau tidak," jelasnya.
Adapun Bapaslon Perseorangan di Pinrang, Bustan-Untung Pawettoi telah dinyatakan gugur. Jumlah dukungan hasil verifikasi administrasi perbaikan kesatu tidak memenuhi syarat minimal dukungan.
"Di Pinrang, Bapaslonnya sudah dinyatakan gugur. Karena dukungannya hanya 3.546 dukungan, sementara syarat minimal 25.073 dukungan," ungkap Kabag Teknis KPU Pinrang, M Yasien.
"Jadi jumlah dukungan yang dinyatakan memenuhi syarat totalnya 9.931 dukungan, dan tidak memenuhi syarat 1.531 dukungan. Sementara syarat minimal dukungan untuk jalur perseorangan ialah 10.118 dukungan," kata Ketua KPU Kepulauan Selayar, Andi Dewantara saat dihubungi pada Ahad (14/07).
Sehingga Bapaslon Rahman-Marowa dinyatakan belum memenuhi syarat (BMS) untuk maju di Pilkada Kepulauan Selayar 2024. Paket ini masih membutuhkan 187 dukungan.
"Jadi kami memberikan waktu selama lima hari untuk melakukan perbaikan. Waktunya itu mulai pada tanggal 13 (Juli) sampai 17 Juli untuk memasukkan perbaikan dukungan," ujar Andi Dewantara.
Komisioner KPU Kepulauan Selayar dua periode ini menuturkan, paket Rahman-Marowa wajib memasukkan dukungan minimal 187 dukungan. Namun boleh menginput dukungan sebanyak-banyaknya, tidak terbatas.
"Menurut PKPU, dukungan yang dimasukkan untuk perbaikan ialah dukungan baru atau KTP baru yang belum dimasukkan sebelumnya. Jadi tidak boleh dukungan yang lama, harus dukungan yang baru," terangnya.
Andi Dewantara menyebutkan, adapun dukungan Rahman-Marowa sudah tersebar di seluruh atau 11 kecamatan di Kepulauan Selayar. Sehingga paket ini sisa melengkapi dukungan yang kurang saja.
"Dukungan perbaikan nanti, tahapannya harus divermin (verifikasi administrasi) dulu. Kemudian kita verifikasi faktual lagi, lalu kita lihat lagi apakah bersyarat atau tidak," jelasnya.
Adapun Bapaslon Perseorangan di Pinrang, Bustan-Untung Pawettoi telah dinyatakan gugur. Jumlah dukungan hasil verifikasi administrasi perbaikan kesatu tidak memenuhi syarat minimal dukungan.
"Di Pinrang, Bapaslonnya sudah dinyatakan gugur. Karena dukungannya hanya 3.546 dukungan, sementara syarat minimal 25.073 dukungan," ungkap Kabag Teknis KPU Pinrang, M Yasien.
(UMI)
Berita Terkait

Sulsel
KPU Aktivasi Kembali PPK dan PPS untuk PSU Pilwalkot Palopo
KPU Palopo sedang menggodok perekrutan badan Adhoc untuk pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU). Jajaran PPK dan PPS sedang diaktivasi kembali.
Senin, 24 Mar 2025 03:52

Sulsel
Pemkab Selayar Programkan Penanaman 500 Ribu Pohon Kelapa Setiap Tahun
Bupati Kepulauan Selayar, Muh Natsir Ali berenacan mulai tahun 2026 akan memprogramkan gerakan menanam kelapa 500.000 ribu pohon setiap tahunnya.
Rabu, 19 Mar 2025 20:13

Sulsel
DKPP Periksa KPU Barru, Buntut Pemberhentian Debat Publik Pilkada 2024
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memeriksa lima komisioner Kabupaten Barru yakni Abdul Syafah B, Busman A Gani, Ilham, Abdul Mannan dan Arham dalam sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) untuk perkara Nomor 319-PKE-DKPP/XII/2024 di Kantor Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Kota Makassar pada Kamis (13/03/2025).
Kamis, 13 Mar 2025 19:16

News
Taufan Pawe: 24 Daerah Alami PSU Bukti KPU Tak Profesional dalam Pilkada Serentak
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menilai dengan adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk meminta adanya Pemungutan Suara Ulang (PSU) menandakan KPU tidak professional dalam menyelenggarakan Pilkada Serentak 2024.
Senin, 10 Mar 2025 22:56

Sulsel
KPU Butuh Rp11,5 Miliar untuk Pelaksanaan PSU Pilwalkot Palopo
KPU Sulsel menggelar pertemuan dengan Pj Wali Kota Palopo, Firmanza DP di Kantor KPU Provinsi pada Rabu (05/03/2025). Anggaran pemungutan suara ulang (PSU) Pilwalkot juga ikut dibahas dalam agenda ini.
Kamis, 06 Mar 2025 14:12
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat