Perindo Segera Serahkan Rekomendasi untuk 4 Cakada di Sulsel
Senin, 15 Jul 2024 13:54

Ketum DPP Perindo, Hary Tanoesoedibjo dijadwalkan akan menyerahkan rekomendasi kepada empat calon kepala daerah (Cakada) di Sulsel. Kolase Foto: Sindo Makasar
MAKASSAR - Ketum DPP Perindo, Hary Tanoesoedibjo dijadwalkan akan menyerahkan rekomendasi kepada empat calon kepala daerah (Cakada) di Sulsel. Kesemuanya berstatus sebagai calon bupati.
Mereka diantaranya ialah Darmawangsyah Muin di Gowa, Paris Yasir di Jeneponto, Zadrak Tombeg di Tana Toraja dan Arham Basmin di Luwu. Perindo akan mengusung calon bupati ini di Pilkada 2024.
"Mereka akan menerima secara langsung rekomendasi DPP Perindo sebagai usungan calon bupati di masing-masing daerah pemilihannya. Insya Allah akan dilaksanakan di Kantor DPP Perindo," kata Ketua DPW Perindo Sulsel, Sanusi Ramadhan.
Sanusi saat ini sedang berada di Jakarta untuk mengurus rekomendasi usungan Cakada dari Perindo. Jika tidak ada halangan, HT dijadwalkan akan menyerahkan surat sakti tersebut kepada Darmawangsyah dkk.
"Penyerahannya dijadwalkan hari Rabu, tanggal 17 Juli 2024 sekira pukul 15.00 sore. Dan kepada masing-masing calon bupati yang akan menerima rekomendasi telah menyatakan kesiapannya untuk menghadiri acara dimaksud," ujarnya.
Sanusi tak menampik, dinamika proses pengusungan Cakada di Perindo cukup alot. Namun ia mengaku keempat Cakada yang akan diusung ini merupakan sosok yang layak memimpin daerahnya masing-masing.
"Setelah rekomendasi itu diterima, kami berharap langkah selanjutnya adalah memperkuat konsolidasi tim pemenangan yang tentu kita harapkan dapat berbuah kemenangan." tutupnya.
Khusus di Pilkada Luwu, Perindo memang menjadi rebutan, meski hanya punya satu kursi. Ada TNI (Purn) Agussalim yang telah memasang logo Perindo di alat peraga sosialisasinya. Ada juga Jabbar Idris yang dikabarkan menerima surat tugas dari Perindo.
Namun Perindo memilih Arham di Pilkada Luwu 2024. Ketua Bappilu DPW Perindo Sulsel, Muhammad Askar menjelaskan alasan partainya mengusung Ketua DPD Nasdem Luwu itu.
"Pertama tentu yang diusung oleh Perindo sudah melalui seleksi yang sangat ketat, minimal memenuhi tiga syarat utama yaitu cukup dukungan kursi atau 20% kursi DPRD daerah yang bersangkutan," ungkapnya.
"Kedua memiliki pasangan yang pasti (paslon bupati dan wakil bupati), dan ketiga mempunyai popularitas dan elektabilitas yang mumpuni atau meyakinkan untuk menjadi pemenang," lanjutnya.
Askar melanjutkan bagi Cakada yang telah menerima rekomendasi Perindo, langkah selanjutnya adalah mereka segera mempermantap konsolidasi tim pemenangan. Kemudian melakukan sosialisasi yang massif dan terukur.
"Diperlukan juga Langkah eksekusi pemenangan yang betul-betul presisi untuk dikatakan menjadi pemenang. Pak Ketum (HT) berharap semua yang direkomendasi Perindo adalah pemenang," jelasnya.
Seluruh kader Perindo juga diinstruksikan untuk patuh terhadap keputusan partai. Mereka diminta untuk ikut memenangkan Cakada usungan Perindo di daerah masing-masing.
"Untuk pengurus tingkat daerah, kami pasti mewajibkan untuk bekerja keras memenangkan calon usungan perindo. Untuk itu konsolidasi dan usaha merapatkan barisan secara tepat, pasti dan berhasil harus menjadi prinsip utama dalam bergerak memenangkan calon usungan Perindo," kuncinya.
Mereka diantaranya ialah Darmawangsyah Muin di Gowa, Paris Yasir di Jeneponto, Zadrak Tombeg di Tana Toraja dan Arham Basmin di Luwu. Perindo akan mengusung calon bupati ini di Pilkada 2024.
"Mereka akan menerima secara langsung rekomendasi DPP Perindo sebagai usungan calon bupati di masing-masing daerah pemilihannya. Insya Allah akan dilaksanakan di Kantor DPP Perindo," kata Ketua DPW Perindo Sulsel, Sanusi Ramadhan.
Sanusi saat ini sedang berada di Jakarta untuk mengurus rekomendasi usungan Cakada dari Perindo. Jika tidak ada halangan, HT dijadwalkan akan menyerahkan surat sakti tersebut kepada Darmawangsyah dkk.
"Penyerahannya dijadwalkan hari Rabu, tanggal 17 Juli 2024 sekira pukul 15.00 sore. Dan kepada masing-masing calon bupati yang akan menerima rekomendasi telah menyatakan kesiapannya untuk menghadiri acara dimaksud," ujarnya.
Sanusi tak menampik, dinamika proses pengusungan Cakada di Perindo cukup alot. Namun ia mengaku keempat Cakada yang akan diusung ini merupakan sosok yang layak memimpin daerahnya masing-masing.
"Setelah rekomendasi itu diterima, kami berharap langkah selanjutnya adalah memperkuat konsolidasi tim pemenangan yang tentu kita harapkan dapat berbuah kemenangan." tutupnya.
Khusus di Pilkada Luwu, Perindo memang menjadi rebutan, meski hanya punya satu kursi. Ada TNI (Purn) Agussalim yang telah memasang logo Perindo di alat peraga sosialisasinya. Ada juga Jabbar Idris yang dikabarkan menerima surat tugas dari Perindo.
Namun Perindo memilih Arham di Pilkada Luwu 2024. Ketua Bappilu DPW Perindo Sulsel, Muhammad Askar menjelaskan alasan partainya mengusung Ketua DPD Nasdem Luwu itu.
"Pertama tentu yang diusung oleh Perindo sudah melalui seleksi yang sangat ketat, minimal memenuhi tiga syarat utama yaitu cukup dukungan kursi atau 20% kursi DPRD daerah yang bersangkutan," ungkapnya.
"Kedua memiliki pasangan yang pasti (paslon bupati dan wakil bupati), dan ketiga mempunyai popularitas dan elektabilitas yang mumpuni atau meyakinkan untuk menjadi pemenang," lanjutnya.
Askar melanjutkan bagi Cakada yang telah menerima rekomendasi Perindo, langkah selanjutnya adalah mereka segera mempermantap konsolidasi tim pemenangan. Kemudian melakukan sosialisasi yang massif dan terukur.
"Diperlukan juga Langkah eksekusi pemenangan yang betul-betul presisi untuk dikatakan menjadi pemenang. Pak Ketum (HT) berharap semua yang direkomendasi Perindo adalah pemenang," jelasnya.
Seluruh kader Perindo juga diinstruksikan untuk patuh terhadap keputusan partai. Mereka diminta untuk ikut memenangkan Cakada usungan Perindo di daerah masing-masing.
"Untuk pengurus tingkat daerah, kami pasti mewajibkan untuk bekerja keras memenangkan calon usungan perindo. Untuk itu konsolidasi dan usaha merapatkan barisan secara tepat, pasti dan berhasil harus menjadi prinsip utama dalam bergerak memenangkan calon usungan Perindo," kuncinya.
(UMI)
Berita Terkait

Sulsel
Gowa Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Lewat Peningkatan SPIP Terintegrasi
Pemerintah Kabupaten Gowa terus berupaya melakukan penguatan tata kelola pemerintahan untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Sabtu, 30 Agu 2025 18:56

Sulsel
Wabup Gowa Kagum Kiwal Tombolopao Dipimpin Sosok Perempuan
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Komando Inti Pengawal (Kiwal) Garuda Hitam Kecamatan Tombolopao.
Minggu, 24 Agu 2025 11:26

Sulsel
Respons Aspirasi Warga, Bupati Jeneponto Tunda Kenaikan Tarif Pajak PBB-P2
Pemerintah Kabupaten Jeneponto menggelar rapat di ruang rapat Bupati, Selasa 19 Agustus 2025.
Rabu, 20 Agu 2025 11:22

Sulsel
Wabup Gowa Terima Tanda Penghargaan Lencana Pancawarsa II
Wakil Bupati (Wabup) Gowa, Darmawangsyah Muin menerima Tanda Penghargaan Lencana Pancawarsa II dari Ketua Kwartir Cabang Pramuka Gowa, Sitti Husniah Talenrang, Rabu (13/8/2025).
Rabu, 13 Agu 2025 15:51

Sulsel
Produksi Jagung Gowa Meroket, Varietas NK Sumo Sakti Jadi Andalan
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin menghadiri Panen Raya Jagung NK Sumo Sakti yang dirangkaikan Pengukuhan KTNA Kabupaten Gowa di Desa Manjapai, Kecamatan Bontonompo.
Rabu, 13 Agu 2025 15:19
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Ormas Kiwal Gowa Serukan Stop Demo Anarkis, Minta Jangan Terprovokasi
2

Sekretariat DPRD Makassar Cari Lokasi Alternatif untuk Dijadikan Kantor
3

Pepe-pepeka ri Mangkasara: Api, Rakyat, dan Panggung Kekuasaan
4

Kolaborasi Bersama Wujudkan Pemulihan Berkeadilan & Transparan di Towuti
5

Antisipasi Dampak Demonstrasi, PAUD/TK hingga SMP di Makassar Belajar Daring
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Ormas Kiwal Gowa Serukan Stop Demo Anarkis, Minta Jangan Terprovokasi
2

Sekretariat DPRD Makassar Cari Lokasi Alternatif untuk Dijadikan Kantor
3

Pepe-pepeka ri Mangkasara: Api, Rakyat, dan Panggung Kekuasaan
4

Kolaborasi Bersama Wujudkan Pemulihan Berkeadilan & Transparan di Towuti
5

Antisipasi Dampak Demonstrasi, PAUD/TK hingga SMP di Makassar Belajar Daring