OJK Terima 433 Layanan Konsumen di Sulsel, Terbanyak Sektor Perbankan
Sabtu, 07 Des 2024 22:35
OJK Sulselbar mencatat 433 layanan konsumen di Sulsel sepanjang Januari-November 2024. Terbanyak mengenai sektor perbankan. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) mencatat 433 layanan konsumen di Sulsel sepanjang Januari-November 2024. Terbanyak mengenai sektor perbankan.
Kepala OJK Sulselbar, Darwisman, menjelaskan sebanyak 281 layanan konsumen berkaitan sektor perbankan. Sisanya, 116 sektor pembiayaan, 10 sektor asuransi, 7 sektor fintech, dan 19 sektor lainnya yang berkaitan industri jasa keuangan.
Dari ratusan layanan konsumen itu, Darwisman menyebut 31,18 persen atau 135 layanan konsumen yang berkaitan permintaan informasi/dokumen. Disusul 89 layanan lain-lain (20,55 persen), 94 layanan restrukturisasi kredit (21,72 persen), dan 45 layanan permasalahan agunan.
"Berikutnya, ada 21 layanan penarikan kendaraan (4,85 persen), 18 layanan perbedaan perhitungan kewajiban (4,16 persen), 17 layanan laporan SLIK (3,93 persen), dan 14 layanan klaim asuransi (3,23 persen)," katanya.
Darwisman juga menjabarkan sebanyak 151 layanan konsumen sudah dalam proses. Lalu, ada 12 layanan konsumen yang sudah selesaikan dan 270 layanan konsumen yang diteruskan ke kantor pusat atau Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK).
Ia juga menjelaskan sepanjang Januari-November 2024, terdapat 8.904 permintaan informasi SLIK. Adapun permintaan layanan SLIK di Kantor OJK Sulselbar dilakukan secara tatap muka dan secara online melalui idebku.ojk.go.id
Kepala OJK Sulselbar, Darwisman, menjelaskan sebanyak 281 layanan konsumen berkaitan sektor perbankan. Sisanya, 116 sektor pembiayaan, 10 sektor asuransi, 7 sektor fintech, dan 19 sektor lainnya yang berkaitan industri jasa keuangan.
Dari ratusan layanan konsumen itu, Darwisman menyebut 31,18 persen atau 135 layanan konsumen yang berkaitan permintaan informasi/dokumen. Disusul 89 layanan lain-lain (20,55 persen), 94 layanan restrukturisasi kredit (21,72 persen), dan 45 layanan permasalahan agunan.
"Berikutnya, ada 21 layanan penarikan kendaraan (4,85 persen), 18 layanan perbedaan perhitungan kewajiban (4,16 persen), 17 layanan laporan SLIK (3,93 persen), dan 14 layanan klaim asuransi (3,23 persen)," katanya.
Darwisman juga menjabarkan sebanyak 151 layanan konsumen sudah dalam proses. Lalu, ada 12 layanan konsumen yang sudah selesaikan dan 270 layanan konsumen yang diteruskan ke kantor pusat atau Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK).
Ia juga menjelaskan sepanjang Januari-November 2024, terdapat 8.904 permintaan informasi SLIK. Adapun permintaan layanan SLIK di Kantor OJK Sulselbar dilakukan secara tatap muka dan secara online melalui idebku.ojk.go.id
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Sinergi OJK dan Pemkab Bulukumba Tingkatkan Inklusi Keuangan Nelayan Pesisir
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Sinergi Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kelurahan Bentengnge, Kabupaten Bulukumba.
Rabu, 13 Mei 2026 12:03
Ekbis
Waspada Modus Impersonasi, Satgas PASTI Hentikan Kegiatan Ilegal Magento
Satgas PASTI menghentikan kegiatan usaha Magento yang diduga menjalankan praktik penipuan dengan modus impersonasi atau penyalahgunaan nama perusahaan asing berizin.
Selasa, 12 Mei 2026 13:43
Ekbis
OJK Tingkatkan Strategi Anti-Scam Bersama Australia, Fokus Perlindungan Konsumen
Meningkatnya kasus penipuan di sektor jasa keuangan mendorong OJK memperkuat kolaborasi internasional, termasuk dengan Australia, guna mempercepat penanganan scam.
Selasa, 12 Mei 2026 06:50
Ekbis
OJK Soroti Risiko Investasi Digital, Dorong Literasi Kripto Sejak Dini
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya dalam memperluas pemahaman masyarakat mengenai keuangan digital, terutama kepada generasi muda.
Senin, 11 Mei 2026 19:00
Ekbis
Sinergi OJK dan Pemda Bone Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Pesisir
OJK Sulselbar terus memperkuat upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui sinergi Program EKI dan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Angkue, Kabupaten Bone.
Senin, 11 Mei 2026 11:57
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar