Kementerian BUMN Sebut Transformasi Terminal Penumpang Pelindo Sudah Signifikan
Sabtu, 08 Apr 2023 08:04

Asisten Deputi Bidang Jasa dan Logistik Kementerian BUMN Desty Arlaini bersama jajaran manajemen Pelindo mengecek terminal penumpang sekaligus kedatangan kapal di Pelabuhan Makassar. Foto/Dok Pelindo
MAKASSAR - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menilai transformasi terminal penumpang kapal yang dilakukan Pelindo sudah sangat signifikan.
Hal itu diungkapkan Asisten Deputi Bidang Jasa dan Logistik Kementerian BUMN, Desty Arlaini, saat melakukan kunjungan ke Terminal Penumpang Anging Mammiri sekaligus memantau langsung kedatangan kapal laut milik PT Pelni, KM Binaiya, yang tiba dari Labuan Bajo dan sandar di Pelabuhan Makassar pada Jumat (7/4/2023) pagi.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut, antara lain Direktur Pengelola Pelindo, Putut Sri Muljanto, Regional Head 4 Pelindo Enriany Muis, General Manager (GM) Pelindo Regional 4 Makassar, Suhadi Hamid, dan Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT Pelni (Persero), Yahya Kuncoro.
“Insya Allah kalau melihat kondisi [terminal penumpang Pelabuhan Makassar] seperti saat ini sudah sangat rapi, istilahnya transformasi terminal penumpang kapal ini kelihatan sudah signifikan. Ada improvement, dibandingkan dengan beberapa bulan yang lalu saat saya juga berkunjung ke terminal penumpang ini, ketika sedang dilakukan perbaikan untuk Ruang Tunggu Sementara (RTS),” jelas Desty.
Selama ini, lanjut dia, mindset masyarakat tentang terminal penumpang untuk kapal tidak seperti bandara yang eksklusif. Namun, dengan adanya transformasi ini, termasuk dengan pelayanan prima ditunjang fasilitas, maka penumpang kapal lebih merasa nyaman dan dihargai untuk naik kapal.
"Mudah-mudahan dengan [kondisi] begini, tidak ada lagi stigma negatif untuk kapal penumpang,” tuturnya.
“Alhamdulillah hampir semua terminal penumpang yang saya kunjungi sudah oke dan Pelindo improvement-nya secara umum sudah luar biasa, hebat,” sambung Desty.
Sementara itu Direktur Pengelola PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, Putut Sri Muljanto, mengatakan saat ini kalau berbicara tentang terminal penumpang di seluruh Indonesia, pasti melihat yang ada di Pelabuhan Makassar. Direksi Pelindo memang memiliki program untuk melakukan perbaikan seluruh terminal penumpang yang dikelola perseroan.
“Mana yang harus investasi bangun terminal baru, mana yang hanya butuh pemeliharaan. Direksi Pelindo berkomitmen untuk melakukan standarisasi seluruh terminal penumpang di Indonesia, terutama di wilayah timur Indonesia. Setelah Pelindo merger, kami [direksi] bergegas melakukan perbaikan terminal penumpang secara bertahap, sebagai salah satu bentuk pelayanan Pelindo bagi masyarakat,” bebernya.
Dia menambahkan bahwa pelayanan publik banyak yang memantau, sehingga Pelindo harus memberikan yang terbaik. Menurut Putut, beberapa pelabuhan sudah diperbaiki, termasuk fasilitas yang ada di terminal penumpangnya.
Bahkan ke depan pihaknya berencana agar penumpang kapal di Pelabuhan Makassar tidak lagi menggunakan tangga untuk menuju terminal penumpang, namun akan disiapkan eskalator atau tangga berjalan agar menjadi lebih nyaman.
Putut juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada stakeholder yang selalu memberikan masukan kepada Pelindo. “Terima kasih untuk semua masukannya karena penting buat Pelindo. Terima kasih juga untuk supportnya selama ini,” tukas Putut.
Regional Head 4 Pelindo, Enriany Muis, menambahkan bahwa pihaknya akan selalu memperhatikan terkait pelayanan untuk kenyamanan para penumpang kapal.
“Kami selalu berupaya untuk terus melakukan perbaikan. Apalagi Pelabuhan Makassar merupakan pelabuhan yang terbesar di wilayah timur Indonesia, dan merupakan yang terbanyak dari segi jumlah penumpang kapalnya,” terang Enriany.
Pada musim mudik Lebaran tahun ini diestimasi akan ada peningkatan jumlah penumpang yang naik dan turun di Pelabuhan Makassar sebesar 5% yaitu menjadi 92.797 penumpang dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang tercatat sebanyak 88.378 orang.
Terkait improvement yang sudah dilakukan Pelindo khususnya di Pelabuhan Makassar juga dirasakan Rosmalawati, salah satu penumpang KM Lambelu. Menurut warga yang bermukim di Maros, Sulawesi Selatan dan akan melakukan mudik Lebaran ke Balikpapan ini, kondisi Pelabuhan Makassar saat ini telah berbeda jauh dibandingkan sebelumnya. Selama dua tahun tidak mudik dan tidak menggunakan moda transportasi laut, Rosmalawati mengaku kaget melihat situasi dan kondisi di Pelabuhan Makassar saat ini.
“Saya tadi sempat kaget saat tiba di Pelabuhan Makassar. Fasilitas yang disediakan sangat nyaman, terutama buat kami yang dari jauh. Karena jauh dari Maros, makanya saya sudah sejak pagi berada di pelabuhan, takut ketinggalan kapal. Dan melihat fasilitas yang ada di sini, wah saya kaget sekali,” ungkapnya. Dia berharap ke depannya fasilitas dan layanan akan menjadi semakin bagus dan baik.
Dalam kunjungannya ke Pelabuhan Makassar, Asisten Deputi Bidang Jasa dan Logistik Kementerian BUMN, Desty Arlaini, juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang menggunakan moda transportasi laut, terutama yang akan melakukan mudik Lebaran 1444 H/2023. Menurutnya, Pelindo dan Pelni sudah menyiapkan armada dan menyediakan fasilitasnya, supaya bisa dinikmati juga oleh penumpang kalau dengan perjalanan yang lebih matang.
“Pertama, direncanakan secara matang untuk mudiknya, jauh-jauh hari direncanakan jadi supaya beli tiketnya juga jauh-jauh hari. Mudah-mudahan semua selamat, tiba di tempat tujuan tanpa ada kekurangan suatu apapun,” tutup Desty.
Hal itu diungkapkan Asisten Deputi Bidang Jasa dan Logistik Kementerian BUMN, Desty Arlaini, saat melakukan kunjungan ke Terminal Penumpang Anging Mammiri sekaligus memantau langsung kedatangan kapal laut milik PT Pelni, KM Binaiya, yang tiba dari Labuan Bajo dan sandar di Pelabuhan Makassar pada Jumat (7/4/2023) pagi.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut, antara lain Direktur Pengelola Pelindo, Putut Sri Muljanto, Regional Head 4 Pelindo Enriany Muis, General Manager (GM) Pelindo Regional 4 Makassar, Suhadi Hamid, dan Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT Pelni (Persero), Yahya Kuncoro.
“Insya Allah kalau melihat kondisi [terminal penumpang Pelabuhan Makassar] seperti saat ini sudah sangat rapi, istilahnya transformasi terminal penumpang kapal ini kelihatan sudah signifikan. Ada improvement, dibandingkan dengan beberapa bulan yang lalu saat saya juga berkunjung ke terminal penumpang ini, ketika sedang dilakukan perbaikan untuk Ruang Tunggu Sementara (RTS),” jelas Desty.
Selama ini, lanjut dia, mindset masyarakat tentang terminal penumpang untuk kapal tidak seperti bandara yang eksklusif. Namun, dengan adanya transformasi ini, termasuk dengan pelayanan prima ditunjang fasilitas, maka penumpang kapal lebih merasa nyaman dan dihargai untuk naik kapal.
"Mudah-mudahan dengan [kondisi] begini, tidak ada lagi stigma negatif untuk kapal penumpang,” tuturnya.
“Alhamdulillah hampir semua terminal penumpang yang saya kunjungi sudah oke dan Pelindo improvement-nya secara umum sudah luar biasa, hebat,” sambung Desty.
Sementara itu Direktur Pengelola PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, Putut Sri Muljanto, mengatakan saat ini kalau berbicara tentang terminal penumpang di seluruh Indonesia, pasti melihat yang ada di Pelabuhan Makassar. Direksi Pelindo memang memiliki program untuk melakukan perbaikan seluruh terminal penumpang yang dikelola perseroan.
“Mana yang harus investasi bangun terminal baru, mana yang hanya butuh pemeliharaan. Direksi Pelindo berkomitmen untuk melakukan standarisasi seluruh terminal penumpang di Indonesia, terutama di wilayah timur Indonesia. Setelah Pelindo merger, kami [direksi] bergegas melakukan perbaikan terminal penumpang secara bertahap, sebagai salah satu bentuk pelayanan Pelindo bagi masyarakat,” bebernya.
Dia menambahkan bahwa pelayanan publik banyak yang memantau, sehingga Pelindo harus memberikan yang terbaik. Menurut Putut, beberapa pelabuhan sudah diperbaiki, termasuk fasilitas yang ada di terminal penumpangnya.
Bahkan ke depan pihaknya berencana agar penumpang kapal di Pelabuhan Makassar tidak lagi menggunakan tangga untuk menuju terminal penumpang, namun akan disiapkan eskalator atau tangga berjalan agar menjadi lebih nyaman.
Putut juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada stakeholder yang selalu memberikan masukan kepada Pelindo. “Terima kasih untuk semua masukannya karena penting buat Pelindo. Terima kasih juga untuk supportnya selama ini,” tukas Putut.
Regional Head 4 Pelindo, Enriany Muis, menambahkan bahwa pihaknya akan selalu memperhatikan terkait pelayanan untuk kenyamanan para penumpang kapal.
“Kami selalu berupaya untuk terus melakukan perbaikan. Apalagi Pelabuhan Makassar merupakan pelabuhan yang terbesar di wilayah timur Indonesia, dan merupakan yang terbanyak dari segi jumlah penumpang kapalnya,” terang Enriany.
Pada musim mudik Lebaran tahun ini diestimasi akan ada peningkatan jumlah penumpang yang naik dan turun di Pelabuhan Makassar sebesar 5% yaitu menjadi 92.797 penumpang dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang tercatat sebanyak 88.378 orang.
Terkait improvement yang sudah dilakukan Pelindo khususnya di Pelabuhan Makassar juga dirasakan Rosmalawati, salah satu penumpang KM Lambelu. Menurut warga yang bermukim di Maros, Sulawesi Selatan dan akan melakukan mudik Lebaran ke Balikpapan ini, kondisi Pelabuhan Makassar saat ini telah berbeda jauh dibandingkan sebelumnya. Selama dua tahun tidak mudik dan tidak menggunakan moda transportasi laut, Rosmalawati mengaku kaget melihat situasi dan kondisi di Pelabuhan Makassar saat ini.
“Saya tadi sempat kaget saat tiba di Pelabuhan Makassar. Fasilitas yang disediakan sangat nyaman, terutama buat kami yang dari jauh. Karena jauh dari Maros, makanya saya sudah sejak pagi berada di pelabuhan, takut ketinggalan kapal. Dan melihat fasilitas yang ada di sini, wah saya kaget sekali,” ungkapnya. Dia berharap ke depannya fasilitas dan layanan akan menjadi semakin bagus dan baik.
Dalam kunjungannya ke Pelabuhan Makassar, Asisten Deputi Bidang Jasa dan Logistik Kementerian BUMN, Desty Arlaini, juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang menggunakan moda transportasi laut, terutama yang akan melakukan mudik Lebaran 1444 H/2023. Menurutnya, Pelindo dan Pelni sudah menyiapkan armada dan menyediakan fasilitasnya, supaya bisa dinikmati juga oleh penumpang kalau dengan perjalanan yang lebih matang.
“Pertama, direncanakan secara matang untuk mudiknya, jauh-jauh hari direncanakan jadi supaya beli tiketnya juga jauh-jauh hari. Mudah-mudahan semua selamat, tiba di tempat tujuan tanpa ada kekurangan suatu apapun,” tutup Desty.
(TRI)
Berita Terkait

News
Pelindo Regional 4 Gelar Salat Idulfitri 1446 H di Pelabuhan Makassar
Dalam rangka merayakan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah/2025 Masehi, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 kembali menggelar Salat Idulfitri di area Pelabuhan Makassar.
Minggu, 30 Mar 2025 13:04

Makassar City
Pelindo Regional 4 Sediakan Posko Mudik Bersama BUMN 2025 di 3 Titik Strategis
Posko mudik ini telah beroperasi sejak 26 hingga 29 Maret 2025, dan akan kembali melayani arus balik pada 5 hingga 8 April nanti.
Jum'at, 28 Mar 2025 10:40

Sulsel
Ramadan Berkah! PT ISMA Bagikan Sembako ke Panti Asuhan & Rumah Tahfidz
PT Intan Sejahtera Utama (PT ISMA) kembali melaksanakan kegiatan berbagi sembako kepada Panti Asuhan Mulia dan Rumah Tahfidz Ashabul Jannah.
Selasa, 25 Mar 2025 00:30

News
Kunjungan Dirut Pelindo ke Pelabuhan Semayang: Pastikan Operasional Lancar & Berbagi Kebahagiaan Ramadan
Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono, bersama Executive Director 4 Pelindo Regional 4 Abdul Azis, melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Semayang, Balikpapan.
Minggu, 23 Mar 2025 03:28

News
Ramadan Penuh Berkah, ALFI & Pelindo Group Tebar 1.600 Paket Sembako untuk Pekerja Pelabuhan
Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) bersama Pelindo Group yakni Pelindo Regional 4 dan Terminal Peti Kemas (TPK) New Makassar membagikan 1.600 paket sembako untuk pekerja pelabuhan, Jumat (21/3/2025).
Jum'at, 21 Mar 2025 21:43
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat