OJK Resmikan Learning Center, Perkuat Pengembangan SDM dan Literasi Keuangan Indonesia Timur
Jum'at, 30 Jan 2026 16:22
Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mirza Adityaswara meresmikan Learning Center OJK yang berlokasi di Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat di Makassar.
MAKASSAR - Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mirza Adityaswara meresmikan Learning Center OJK yang berlokasi di Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat di Makassar, Senin (26/1/2026).
Peresmian ini merupakan bagian dari upaya strategis OJK dalam memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) sektor jasa keuangan serta mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan, khususnya di Indonesia bagian Timur.
Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara dalam sambutannya menegaskan bahwa pengembangan SDM dan infrastruktur merupakan pilar penting dalam memperkuat ketahanan dan daya saing sektor jasa keuangan nasional.
OJK telah menyusun berbagai kerangka strategis, antara lain Blueprint Pengembangan SDM Industri Jasa Keuangan, Blueprint Pengembangan SDM OJK, serta Roadmap Infrastruktur Kelogistikan, guna memastikan kesiapan regulator dan industri dalam menghadapi tantangan ke depan.
“Perhatian yang lebih intensif terhadap pengembangan SDM di Kantor OJK Daerah menjadi kunci untuk memastikan keselarasan antara kebutuhan industri, regulator, dan dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang,” ujar Mirza.
Learning Center OJK dirancang tidak hanya sebagai fasilitas pelatihan internal, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran terbuka yang dapat dimanfaatkan secara lebih luas oleh pemangku kepentingan sektor jasa keuangan.
Keberadaan fasilitas ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi, peningkatan kompetensi, serta penguatan pemahaman terhadap regulasi dan isu-isu strategis di sektor jasa keuangan.
Sebagai bagian dari penguatan ekosistem pembelajaran nasional, OJK telah menetapkan tiga Kantor OJK Daerah sebagai Hub Learning Center, yaitu Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat di Makassar, Kantor OJK Provinsi Jawa Timur di Surabaya, serta Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan di Palembang.
Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Mochammad Muchlasin menyampaikan bahwa Learning Center OJK di Makassar dirancang sebagai ruang pembelajaran yang mendukung berbagai kegiatan edukasi, pelatihan, diskusi tematik, serta program pengembangan lainnya bagi SDM sektor jasa keuangan.
Di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat terdapat 80 perbankan, 17 perusahaan sektor pasar modal, keuangan derivatif, dan bursa karbon (PMDK), 89 perusahaan dari sektor perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun (PPDP), serta 71 perusahaan sektor pembiayaan, perusahaan modal ventura, lembaga keuangan mikro, dan lembaga jasa keuangan lainnya (PVML) yang seluruhnya membutuhkan penguatan kapasitas SDM agar selaras dengan regulasi dan isu-isu terkini industri jasa keuangan.
Peresmian Learning Center OJK ini menegaskan komitmen OJK untuk terus memperkuat peran dalam mendorong pertumbuhan sektor jasa keuangan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dan edukasi kepada masyarakat di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Peresmian ini merupakan bagian dari upaya strategis OJK dalam memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) sektor jasa keuangan serta mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan, khususnya di Indonesia bagian Timur.
Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara dalam sambutannya menegaskan bahwa pengembangan SDM dan infrastruktur merupakan pilar penting dalam memperkuat ketahanan dan daya saing sektor jasa keuangan nasional.
OJK telah menyusun berbagai kerangka strategis, antara lain Blueprint Pengembangan SDM Industri Jasa Keuangan, Blueprint Pengembangan SDM OJK, serta Roadmap Infrastruktur Kelogistikan, guna memastikan kesiapan regulator dan industri dalam menghadapi tantangan ke depan.
“Perhatian yang lebih intensif terhadap pengembangan SDM di Kantor OJK Daerah menjadi kunci untuk memastikan keselarasan antara kebutuhan industri, regulator, dan dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang,” ujar Mirza.
Learning Center OJK dirancang tidak hanya sebagai fasilitas pelatihan internal, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran terbuka yang dapat dimanfaatkan secara lebih luas oleh pemangku kepentingan sektor jasa keuangan.
Keberadaan fasilitas ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi, peningkatan kompetensi, serta penguatan pemahaman terhadap regulasi dan isu-isu strategis di sektor jasa keuangan.
Sebagai bagian dari penguatan ekosistem pembelajaran nasional, OJK telah menetapkan tiga Kantor OJK Daerah sebagai Hub Learning Center, yaitu Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat di Makassar, Kantor OJK Provinsi Jawa Timur di Surabaya, serta Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan di Palembang.
Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Mochammad Muchlasin menyampaikan bahwa Learning Center OJK di Makassar dirancang sebagai ruang pembelajaran yang mendukung berbagai kegiatan edukasi, pelatihan, diskusi tematik, serta program pengembangan lainnya bagi SDM sektor jasa keuangan.
Di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat terdapat 80 perbankan, 17 perusahaan sektor pasar modal, keuangan derivatif, dan bursa karbon (PMDK), 89 perusahaan dari sektor perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun (PPDP), serta 71 perusahaan sektor pembiayaan, perusahaan modal ventura, lembaga keuangan mikro, dan lembaga jasa keuangan lainnya (PVML) yang seluruhnya membutuhkan penguatan kapasitas SDM agar selaras dengan regulasi dan isu-isu terkini industri jasa keuangan.
Peresmian Learning Center OJK ini menegaskan komitmen OJK untuk terus memperkuat peran dalam mendorong pertumbuhan sektor jasa keuangan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dan edukasi kepada masyarakat di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
(GUS)
Berita Terkait
Ekbis
OJK Dorong Inovasi Keuangan Digital Aman dan Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menekankan pentingnya memastikan setiap inovasi memberikan manfaat nyata, memperluas akses keuangan, sekaligus menjamin keamanan dan pelindungan konsumen.
Minggu, 27 Sep 2026 11:31
Ekbis
OJK Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Ekonomi dan Keuangan Syariah
OJK menjadikan ISFO 2026 sebagai salah satu upaya memperkuat literasi sekaligus mendorong generasi muda menjadi penggerak ekonomi dan keuangan syariah.
Sabtu, 26 Sep 2026 12:14
Ekbis
LPS Luncurkan Pelajar Sulsel Menabung, Sasar 1.000 Siswa SMA
Sebanyak 1.000 pelajar SMA di Kota Makassar, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Gowa didorong membangun kebiasaan menabung secara konsisten melalui program Pelajar Sulsel Menabung.
Jum'at, 25 Sep 2026 10:57
Ekbis
FEKDI x IFSE 2026, OJK Percepat Transformasi Keuangan Digital Indonesia
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong transformasi keuangan digital tidak berhenti pada perkembangan teknologi, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap perekonomian.
Jum'at, 25 Sep 2026 08:38
News
Petani Rumput Laut Sulsel Didorong Naik Kelas Lewat Platform e-Seaweed
Melalui platform e-Seaweed, aktivitas budidaya, transaksi hingga data petani dicatat secara digital sehingga dapat menjadi rekam jejak usaha yang lebih kredibel bagi lembaga keuangan.
Kamis, 24 Sep 2026 20:06
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Bantaeng Dorong Pengelolaan Lingkungan untuk Raih Adipura
2
WR IV UMI Buka Seleksi Calon Hafizh/Hafizhah UPT PKD, 36 Mahasiswa Ikuti Seleksi
3
3 DPO Kasus Penyiraman Cabai di Jeneponto Ditangkap
4
Siswa SD Maros Juara Panahan Tradisional Sulsel
5
Beasiswa Pemkab Luwu Timur Bantu Tiga Anak Satu Keluarga Jadi Sarjana
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Bantaeng Dorong Pengelolaan Lingkungan untuk Raih Adipura
2
WR IV UMI Buka Seleksi Calon Hafizh/Hafizhah UPT PKD, 36 Mahasiswa Ikuti Seleksi
3
3 DPO Kasus Penyiraman Cabai di Jeneponto Ditangkap
4
Siswa SD Maros Juara Panahan Tradisional Sulsel
5
Beasiswa Pemkab Luwu Timur Bantu Tiga Anak Satu Keluarga Jadi Sarjana