SPMT Perkuat Layanan Pelabuhan Makassar untuk Dorong Ekonomi Sulsel

Rabu, 20 Mei 2026 08:36
SPMT Perkuat Layanan Pelabuhan Makassar untuk Dorong Ekonomi Sulsel
Suasana proses bongkar muat pupuk di Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan. Pasca-merger Pelindo, pengelolaan terminal multipurpose atau non-peti kemas ditangani oleh SPMT. Foto/Dok SINDO Makassar
Comment
Share
MAKASSAR - PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) terus memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan melalui peningkatan layanan operasional terminal non-peti kemas di Pelabuhan Makassar. Berbagai langkah efisiensi dilakukan, mulai dari pengoperasian terminal selama 24 jam dan tujuh hari dalam sepekan (24/7) hingga digitalisasi sistem bongkar muat.

SPMT yang merupakan Subholding PT Pelindo (Persero) berfokus pada pengelolaan terminal multipurpose atau non-peti kemas. Di Makassar, SPMT melayani beragam komoditas strategis seperti pupuk, pakan ternak, gandum, hingga kerja sama dengan Bulog untuk penanganan beras impor.

VP Komunikasi Korporasi PT Pelindo Multi Terminal, Farid Chairmawan, mengatakan peningkatan kualitas layanan menjadi salah satu fokus utama perusahaan untuk mendukung kelancaran arus logistik dan perdagangan di Sulsel.

Ia menjelaskan layanan operasional SPMT kini berjalan 24/7 sehingga waktu bongkar muat yang sebelumnya bisa mencapai 12 sampai 14 hari, kini dapat dipercepat menjadi sekitar 6 sampai 7 hari.

Menurut Farid, percepatan layanan tersebut didukung penerapan sistem digital melalui PTOS-M atau Pelindo Terminal Operation System – Multipurpose. Sistem ini memungkinkan seluruh aktivitas operasional dipantau secara real-time melalui Planning and Control Room (PnC) di Makassar New Port alias MNP, termasuk timbangan di gate yang langsung terhubung dengan pusat monitoring.

Selain meningkatkan efisiensi, SPMT juga menerapkan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) secara ketat. Penerapan standar keselamatan itu tidak hanya berlaku bagi internal Pelindo, tetapi juga seluruh mitra kerja seperti perusahaan bongkar muat (PBM) swasta.

Farid menegaskan, sebagai operator terminal, SPMT siap mendukung berbagai potensi komoditas baru yang berkembang di Sulawesi Selatan, termasuk yang berkaitan dengan program hilirisasi pemerintah.

“Ketika ada peluang ataupun potensi komoditas baru, kami sebagai operator terminal akan siap mendukung. Tapi tentunya kami melihat juga aspek feasibility-nya, potensi traffic-nya, dan keberlanjutan bisnisnya,” kata Farid.

Ia menambahkan, hilirisasi komoditas dinilai dapat memberi nilai tambah besar bagi pelaku usaha lokal sekaligus meningkatkan aktivitas perdagangan di pelabuhan.

“Ketika diolah di sini, tentu akan memberikan nilai tambah. Nilai tambahnya bukan hanya untuk Pelindo, tapi juga bagi pengusaha lokal,” ujarnya.

Farid juga menekankan bahwa aktivitas perdagangan yang semakin aktif akan berdampak langsung terhadap peningkatan kebutuhan layanan pelabuhan. “Semakin aktif perdagangannya, pelabuhannya akan makin aktif. Ketika traffic komoditas bertambah, pelabuhan juga harus siap, baik dari sisi alat maupun dermaga,” katanya.

Saat ini SPMT mengelola puluhan branch terminal multipurpose di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Makassar sebagai salah satu simpul logistik penting di kawasan timur Indonesia. Selain itu, SPMT juga membawahi tiga anak perusahaan yakni PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP), PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC), dan PT Terminal Curah Utama (TCU).

SPMT memiliki visi menjadi pemimpin konektivitas barang di Indonesia melalui pengelolaan terminal multipurpose yang mampu menciptakan ekosistem logistik bernilai tambah bagi stakeholder dan negara.
(TRI)
Berita Terkait
Digitalisasi dan Layanan 24/7, SPMT Persingkat Bongkar Muat di Pelabuhan Makassar
Ekbis
Digitalisasi dan Layanan 24/7, SPMT Persingkat Bongkar Muat di Pelabuhan Makassar
Melalui layanan operasional pelabuhan selama 24 jam dan 7 hari (24/7) dalam sepekan, serta didukung sistem digital terintegrasi, waktu bongkar muat menjadi lebih singkat.
Selasa, 19 Mei 2026 18:51
Pertumbuhan Ekonomi Sulsel 6,88 Persen Hasil Kerja Kolektif
News
Pertumbuhan Ekonomi Sulsel 6,88 Persen Hasil Kerja Kolektif
Perekonomian Sulawesi Selatan menunjukkan kinerja impresif pada triwulan I tahun 2026 berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel sebesar 6,88 persen secara year-on-year (y-on-y), disertai peningkatan penyerapan tenaga kerja serta membaiknya kualitas pekerjaan masyarakat.
Senin, 11 Mei 2026 10:40
Pelindo Fokus Tingkatkan Kinerja, Dirut Serap Masukan Langsung di Makassar
News
Pelindo Fokus Tingkatkan Kinerja, Dirut Serap Masukan Langsung di Makassar
Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda penguatan sinergi sekaligus sharing session terkait berbagai tantangan operasional yang dihadapi di lapangan.
Jum'at, 08 Mei 2026 20:15
Kunjungi Regional 4, Dirut Pelindo Perkuat Budaya HSSE dan Sinergi Operasional
News
Kunjungi Regional 4, Dirut Pelindo Perkuat Budaya HSSE dan Sinergi Operasional
Upaya memperkuat kinerja operasional dan koordinasi internal terus dilakukan Pelindo. Salah satunya melalui kunjungan kerja Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, ke Kantor Pelindo Regional 4.
Sabtu, 02 Mei 2026 08:02
Lonjakan Penumpang Lebaran 2026, Pelindo Regional 4 Layani 758 Ribu Orang
News
Lonjakan Penumpang Lebaran 2026, Pelindo Regional 4 Layani 758 Ribu Orang
Pelindo Regional 4 mencatat jumlah penumpang mencapai 758.291 orang hingga H+10, atau naik 10,41% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 686.770 orang.
Rabu, 01 Apr 2026 14:25
Berita Terbaru